2 Usaha Kuliner dengan Modal yang Kecil

usaha kecil-kecilan

Temanpintar.com – Lagi-lagi masalah pada modal untuk usaha, sebuah usaha memang membutuhkan yang namanya modal. Betulakan sob? Tetapi itu bukan lah persoalan yang amat penting.

Banyak sekali orang yang gak maju-maju karena merasa kurang dalam hal modal. Padahal banyak sekali usaha yang gak modal sampai puluhan juta bahkan ratusan juta.

Pasti Anda pernah mendengar kisah seorang usahawan yang menjadi sukses tapi dulu awalnya dengan modal yang sangat sedikit. Kebanyakan dari meraka itu enggak memulainya dari modal besar kok sob. Bahkan ada yang berawal dari iseng-iseng dan merasa penasaran.

Saya kasih saran aja deh sob dengan usaha yang mudah dulu: Kuliner. Yup, semua orang membutuhkan yang namanya mengkonsumsi makanan atau jajan. Urusan yang satu ini gak boleh tertunda, makanya bisnis ini memberi peluang yang cerah bagi kamu.

Selagi masih muda, kesampingkan dulu soal besaran modal ya!!! Yang penting maju dan berkreasi dulu.

Ini saya kasih contoh beberapa bisnis kuliner yang cukup lumayan gak keluar modal banyak.

Angkringan

Angkringan banyak sekali terdapat di daerah jawa tengah dan sekitarnya. Angkringan sendiri identic dengan makanan kelas bawah.

Menu pada angkringan ini termasuk sangat sederhana: aneka minuman seperti Susu jahe, Kopi, makanan seperti nasi kucing (nasi yang di dalamnya terdapat ikan tongkol atau tempe), aneka lauk seperti sate keong, sate ayam, sate telur puyuh dan sate kepala ayam dan tak lupa goring-gorengan seperti tahu susur, tempe, pisang goreng, dll,. Selain produksinya yang lumayan murah, untuk modal angkringan seperti ini gak perlu modal yang terlalu besar.

Gerobak atau Lapak bisa kamu menyewanya, makanan biasanya berupa titipan-titipan dari tetangga atau teman. Tinggal kita mencari tempat yang strateges untuk usaha ini.

Aneka Bubur

Bubur enggak Cuma identic dengan makanan untuk bayi dan lanjut usia, lihat saja bubur ayam atau kajang hijau, keduanya ini laris sebagai pengisi perut pada waktu pagi hari.

Dengan harganya yang cukup murah, enggak heran banyak sekali penjual bubur yang di serbu oleh para pembeli. Sampai-sampai- kalau kita mau beli antrinya bisa sampai 12 orang. Modal yang diperlukan untuk usaha ini juga gak terlalu besar.

Bubur ayam buat pagi hari sudah biasakan. Kalau jualnya pada malam gimana?

Misalnya saja bubur ini di modif, seperti bubur kacang hijau plus buah dan lain sebagainya. Waktu jualan pun kamu bisa atur sendiri.

yang penting sabar dan tetap semangat dalam mencoba berbagai usaha…

Selamat Mencoba!!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *