Informasi Lagu
Artis: Abandon All Ships
Judul Lagu: Faded
Album: Infamous
Tahun Rilis Album: 2012
Penulis Lagu: Sebastiano Giufeppe Cassisi Nunez, Angelo Aita, Martin Jan Broda
Trivia: Lagu “Faded” merupakan salah satu trek yang menarik perhatian dari album debut mereka, Infamous, yang dikenal dengan perpaduan antara elemen metalcore berat dan produksi musik elektronik yang kaya.
Lirik dan Terjemahan
Pada akhirnya semua ini tidak akan penting
Pada akhirnya kita semua akan hancur
Pada akhirnya hanya kita yang akan penting
Pada akhirnya aku tidak akan pernah hancur
Aku menolak untuk sekadar ada
Pada akhirnya kita akan dirindukan
Aku menolak untuk sekadar ada
Pada akhirnya kita harus melawan
Aku tidak akan pernah hancur
Tidak ada yang benar-benar penting
Pada akhirnya semua ini tidak akan penting
Pada akhirnya kita semua akan hancur
Pada akhirnya hanya kita yang akan penting
Pada akhirnya aku tidak akan pernah hancur
Aku percaya hanya pada diriku sendiri
Pada akhirnya tidak ada orang lain
Aku percaya hanya pada diriku sendiri
Tidak ada orang lain
Aku tidak akan pernah hancur
Tidak ada yang benar-benar penting
Pada akhirnya semua ini tidak akan penting
Pada akhirnya kita semua akan hancur
Pada akhirnya hanya kita yang akan penting
Pada akhirnya aku tidak akan pernah hancur
Pada akhirnya semua ini tidak akan penting
Pada akhirnya kita semua akan hancur
Pada akhirnya hanya kita yang akan penting
Pada akhirnya aku tidak akan pernah hancur
(Aku menolak untuk sekadar ada)
Makna Lagu
Lagu “Faded” dari Abandon All Ships tampaknya mengeksplorasi tema-tema nihilisme, ketidakpastian masa depan, dan penemuan kekuatan diri di tengah kehancuran yang tak terhindarkan. Liriknya berulang kali menekankan bahwa pada akhirnya, “none of this will matter” (tidak ada yang akan penting) dan bahwa semua orang pada akhirnya akan “shatter” (hancur). Ini menciptakan suasana keputusasaan eksistensial.
Namun, ada juga elemen perlawanan yang kuat. Baris seperti “In the end only us will matter” dan “I will never shatter” menunjukkan adanya penegasan identitas dan ketahanan pribadi. Meskipun dunia atau situasi di sekitar mereka mungkin runtuh, narator bersikeras bahwa mereka tidak akan ikut hancur. Penolakan untuk “just exist” (sekadar ada) menyiratkan keinginan untuk hidup dengan makna atau tujuan yang dipilih sendiri, meskipun kesadaran bahwa segala sesuatu bersifat sementara.
Secara keseluruhan, lagu ini adalah tentang menghadapi kesia-siaan eksistensial sambil secara bersamaan menemukan resolusi dan kekuatan dalam ikatan diri atau kelompok yang tersisa, menegaskan bahwa ketahanan pribadi adalah hal yang paling penting ketika segalanya memudar atau menghilang.








