Goodbye Song - Abandoned Pools Lirik Terjemahan

Lirik Lagu Abandoned Pools – Goodbye Song dan Terjemahan

Informasi Lagu “Goodbye Song”

  • Artis: Abandoned Pools
  • Album: Armed To The Teeth
  • Tahun Rilis: 2005
  • Genre: Rock Alternatif
  • Penulis Lagu: Tommy Walter
  • Trivia: Lagu ini merupakan salah satu trek yang menonjol dari satu-satunya album studio band, “Armed To The Teeth”.

Tentang Lagu

Come on
Ayo lah
I’m not washed up
Aku belum selesai
And you’re not back luck
Dan kau bukan nasib buruk
For anyone
Bagi siapa pun

Come on
Ayo lah
Things got dark
Segalanya menjadi gelap
But now our story’s just begun
Tapi sekarang kisah kita baru saja dimulai

If I was all that I could be
Jika aku adalah semua yang aku bisa
Would you then love me
Apakah kau akan mencintaiku
Despite the history
Meskipun sejarahnya
Stupid things, I know the shame
Hal-hal bodoh, aku tahu rasa malunya

[G]If this is the end of us
Jika ini adalah akhir dari kita
[C]I’ll sing you this goodbye song
Aku akan menyanyikan lagu perpisahan ini untukmu
[G]But if you’re a lonely girl
Tetapi jika kau gadis kesepian
[D]You might as well come on home
Kau sebaiknya pulang saja

Come on
Ayo lah
What will it take till you see these are better days
Apa yang dibutuhkan sampai kau melihat ini adalah hari-hari yang lebih baik
Come on
Ayo lah
What will it take for you to find out the hard way
Apa yang dibutuhkan agar kau tahu dengan cara yang sulit

If I was all that I could be
Jika aku adalah semua yang aku bisa
Would you then love me
Apakah kau akan mencintaiku
Despite the history
Meskipun sejarahnya
Stupid things, I know the shame
Hal-hal bodoh, aku tahu rasa malunya

[G]If this is the end of us
Jika ini adalah akhir dari kita
[C]I’ll sing you this goodbye song
Aku akan menyanyikan lagu perpisahan ini untukmu
[G]But if you’re a lonely girl
Tetapi jika kau gadis kesepian
[D]You might as well come on home
Kau sebaiknya pulang saja
You might as well come on home
Kau sebaiknya pulang saja
Come home.
Pulanglah.
Come home.
Pulanglah.
Come home.
Pulanglah.

[G]If this is the end of us
Jika ini adalah akhir dari kita
[C]I’ll sing you this goodbye song
Aku akan menyanyikan lagu perpisahan ini untukmu
[G]But if you’re a lonely girl
Tetapi jika kau gadis kesepian
[D]You might as well come on home
Kau sebaiknya pulang saja
[G]If this is the end of us
Jika ini adalah akhir dari kita
[C]I’ll sing you this goodbye song
Aku akan menyanyikan lagu perpisahan ini untukmu
[G]But if you’re a lonely girl
Tetapi jika kau gadis kesepian
[D]You might as well come on home
Kau sebaiknya pulang saja
Come home.
Pulanglah.

Yeah.
Ya.
I’m busting at the seams
Aku hampir meledak
To tell you everything
Untuk memberitahumu segalanya
And it’s scaring me
Dan itu membuatku takut
Cause nothing’s sure
Karena tidak ada yang pasti
And nothing makes sense anymore
Dan tidak ada yang masuk akal lagi
I’m busting at the seams
Aku hampir meledak
To tell you everything
Untuk memberitahumu segalanya
And it’s scaring me
Dan itu membuatku takut
Cause nothing’s sure
Karena tidak ada yang pasti
and nothing makes sense anymore
dan tidak ada yang masuk akal lagi

Makna Lagu “Goodbye Song”

Lagu “Goodbye Song” dari Abandoned Pools membahas tema hubungan yang sedang berada di persimpangan jalan, penuh dengan keraguan diri dan ketidakpastian. Liriknya mencerminkan upaya untuk meyakinkan pasangan bahwa meskipun masa lalu mungkin penuh dengan kesalahan (“Stupid things, I know the shame”), ada potensi untuk masa depan yang lebih baik (“But now our story’s just begun”).

Inti dari lagu ini adalah sebuah permohonan dan penawaran: jika perpisahan benar-benar terjadi, sang narator akan menyanyikan lagu perpisahan ini, namun ia juga memberikan harapan bahwa jika pasangannya merasa kesepian, ia harus pulang. Baris “If I was all that I could be, would you then love me / Despite the history” menunjukkan kerentanan narator yang mempertanyakan apakah nilai dirinya cukup untuk diterima oleh pasangannya, terlepas dari kesalahan masa lalu mereka.

Bagian akhir lagu (“I’m busting at the seams / To tell you everything”) mengungkapkan urgensi dan kecemasan narator untuk mengungkapkan perasaannya, karena ia merasa berada di titik puncak, di mana segala sesuatu terasa tidak pasti dan tidak masuk akal lagi. Ini adalah campuran antara menerima kemungkinan akhir dan berharap untuk memulai lagi.

Allen Jonathan
Allen Jonathan
Articles: 1027