Informasi Lagu “Only So Many Days”
Lagu ini merupakan salah satu karya dari Abandoned Pools, sebuah proyek musik rock alternatif yang didominasi oleh vokalis dan penulis lagu Richard Walters. Meskipun detail spesifik mengenai tanggal rilis album atau singel dari lagu ini mungkin memerlukan verifikasi lebih lanjut dari sumber resmi, gaya musiknya khas dengan nuansa alternative rock atau post-grunge yang sering dijumpai dalam katalog musik Abandoned Pools.
Trivia: Abandoned Pools dikenal dengan liriknya yang introspektif dan seringkali gelap, membahas tema-tema eksistensial, kehilangan, dan kritik sosial, yang sangat tercermin dalam nuansa mendesak lagu ini.
Lirik dan Terjemahan
Kembalikan kakimu ke tanah
Atau kehilangan dirimu
Omong kosong hipotetis ini tidak berlaku
Dan setiap kata adalah kebohongan
Hanya begitu banyak hari sampai kita
Lupa bagaimana perasaan kita sebelumnya
Hanya begitu banyak hari sampai kita
Tidak bisa mengingat apa yang kita perjuangkan
Kembalikan tubuhmu ke jalurnya
Atau kehilangan pikiranmu
Omong kosong hipotetis ini tidak berlaku
Dan setiap kata adalah kebohongan
Hanya begitu banyak hari sampai kita
Lupa bagaimana perasaan kita sebelumnya
Hanya begitu banyak hari sampai kita
Tidak bisa mengingat apa yang kita perjuangkan
Hanya begitu banyak hari sampai kita
Lupa bagaimana perasaan kita sebelumnya
Hanya begitu banyak hari sampai kita
Tidak bisa mengingat apa yang kita perjuangkan
Hanya begitu banyak hari sampai kita
Lupa bagaimana perasaan kita sebelumnya
Hanya begitu banyak hari sampai kita
Tidak bisa mengingat apa yang kita perjuangkan
Makna Lagu “Only So Many Days”
Lagu “Only So Many Days” dari Abandoned Pools menyampaikan rasa frustrasi dan urgensi yang intens dalam menghadapi apa yang oleh penulis lirik disebut sebagai “hypothetical hogwash” (omong kosong hipotetis) yang tampaknya mengelilingi mereka. Liriknya menyiratkan bahwa ada batasan seberapa lama seseorang bisa bertahan atau berjuang sebelum mereka kehilangan arah atau melupakan tujuan awal mereka.
Baris pembuka, “Get your feet back on the ground / Or lose yourself,” adalah seruan untuk mempertahankan realitas dan integritas diri. Ini menunjukkan adanya tekanan dari dunia luar atau lingkungan yang cenderung menjauhkan diri dari kebenaran (“every single word is a lie”).
Chorus utama, “Only so many days until we / Forget the way we felt before / Can’t remember what we’re fighting for,” adalah inti emosional lagu ini. Ini adalah refleksi melankolis tentang memudarnya semangat atau tujuan seiring berjalannya waktu. Ada ketakutan bahwa kesibukan sehari-hari atau kepalsuan yang dihadapi akan mengikis memori akan perasaan otentik atau alasan di balik perjuangan mereka. Lagu ini berfungsi sebagai peringatan untuk menghargai waktu yang tersisa untuk mempertahankan apa yang penting sebelum terlambat.








