Informasi Lagu
Artis: Abbath
Judul Lagu: Outstrider
Album: Outstrider (Album self-titled pertama band)
Tahun Rilis: 2019
Genre: Black/Thrash Metal
Trivia: Album Outstrider menandai debut band Abbath setelah sang vokalis/gitaris ikonik, Abbath (nama asli Olve Eikemo), meninggalkan band Immortal. Lagu “Outstrider” menjadi lagu andalan yang memperkenalkan gaya musik band baru ini, yang menggabungkan elemen black metal, thrash, dan melodi yang lebih terbuka.
Lirik dan Terjemahan
Dewa perang teguh di sisiku
Jejak usus mengalir di belakang
Di mana keteraturan berkuasa aku membelah
Tidak ada kutukan atau ancaman yang akan mematahkan langkahku
Cerberus menggigit tumitku
Dikejar keluar dari ladang Hades yang terkutuk
Pemberontak tak meminta, orang aneh takkan pernah menyerah
Apa yang Mammon tidak berikan, si penjahat akan mencurinya
Eon tidak menua tubuhku
Tak berubah seperti hujan yang turun
Luka berevolusi tapi tidak pernah berubah
Pikiran terlepas dari segalanya kecuali amarah
Simpan rantaimu
Tembok pertahananmu
Simpan kandangmu
Dunia terbakar
Sampah buronan di neraka, diasingkan, kekacauan dilarang
Berdarah, bangkrut, tak gentar, kematian menolakku sekarang
Charybdis menjaga ambang batas di mana kewarasan terungkap
Kutukan Behemoth mengubahku dalam bayang-bayang
Hidup membenciku, lalu kematian menolakku sekarang
Dari rahim aku meledak, dengan cakar yang tajam
Bencana menimpa hidupku dan aku berenang ke pantai
Dari laut berwarna merah aku menghantam pantai
Mengeringkan darah musuhku, pisaumu seperti lintah
Busur sabit malaikat maut
Kehancuran Serafim
Penyimpangan kekacauan berkembang
Tidak mati atau hidup
Terlalu bejat untuk neraka
Dicemooh oleh mahkota surga
Bidat memberontak
Kematian menolakku sekarang
Makna Lagu
Lagu “Outstrider” dari Abbath adalah manifestasi dari persona seorang pemberontak abadi yang menolak segala bentuk tatanan atau otoritas, baik itu surga maupun neraka. Judul “Outstrider” sendiri menyiratkan seseorang yang berjalan di luar batas atau norma yang ditetapkan.
Liriknya dipenuhi dengan citra mitologi dan kegelapan: Dewa perang, Cerberus, Hades, dan Behemoth. Narator menggambarkan dirinya sebagai entitas yang kebal terhadap penuaan (“Eons do not age my frame”) dan hanya didorong oleh amarah. Ia menolak belenggu (“Keep your chains, Your barricades, Keep your cage”) dan beroperasi di luar hukum moralitas konvensional. Frasa kunci seperti “Wanted scum in hell banished bedlam banned” dan “Life despised me then death denies me now” menekankan statusnya sebagai makhluk terbuang yang bahkan ditolak oleh kematian itu sendiri.
Ini adalah lagu tentang penolakan total terhadap sistem, mencari kekuatan dalam kekacauan dan isolasi, serta perayaan identitas sebagai ‘yang lain’ (the other) yang independen dari struktur kekuasaan kosmik.








