Informasi Lagu
- Artis: Abbath
- Judul Lagu: The Book Of Breath
- Album: Dread Reaver
- Tahun Rilis: 2022
- Genre: Black/Death Metal
- Penulis Lagu: Ole Andre Farstad, Olve Eikemo, Simon Dancaster (Informasi penulis berdasarkan data HTML mentah, mungkin merujuk pada anggota band yang berbeda atau kolaborator.)
Lagu ini adalah bagian dari album Dread Reaver, yang menandai evolusi sound Abbath setelah keluar dari band Immortal. Album ini menampilkan energi yang tinggi dan mempertahankan esensi black metal sambil menambahkan elemen death metal yang lebih menonjol.
Lirik dan Terjemahan
Ikon zaman
Buat hariku dengan kehendak
Disukai oleh para bijak
Dimurnikan di dalam tungku
Api dihembuskan oleh pompa
Dari napas neraka
Palu dan landasan
Mengalahkan ketidakmurnian dari bijih
Hirup buku napas
Hirup buku napas
Lelehkan celah dari inti
Dalam tumpukan besi bunuh
Uap menyelimuti bengkel
Wajah iblis balas menatap
Mereka akan mendengar neraka mengaum
Dalam cahaya sisa bara api
Basuh kotoran kita dengan abu
Kauterisasi luka kita yang berdarah
Hirup buku napas
Hirup buku napas
Kita tenggelam seperti timah, tak ada jiwa yang selamat
Gema pompa terukir selamanya
Pengetahuan mistis kita akan mati bersama kita
Sesuai perintah serikat
Kerajinan Vulcan meminjamkan seni
Bakar telapak tangan kita yang melepuh
Bengkel akan melelehkan paru-paru keropeng gelap
Untuk menggoreng ludah percikan api
Dan kita akan tenggelam seperti timah
Tak ada sejengkal daging yang tak terluka
Gema jauh, pompa mendidih
Panggang eter, renyah dan hangus
Hirup buku napas
Hembuskan buku napas
Makna Lagu
Lirik lagu “The Book Of Breath” terdengar sangat atmosferik dan metaforis, khas genre black/death metal yang sering mengangkat tema-tema kuno, mistis, dan api neraka. Secara umum, lagu ini menggambarkan proses penciptaan, pemurnian, atau penderitaan yang intens, yang mungkin terinspirasi oleh mitologi pandai besi atau alkimia (merujuk pada dewa api Romawi, Vulcan).
Frasa kunci seperti “Icon of the ages,” “Tempered in the furnace,” dan “Hammer and anvil” merujuk pada proses penempaan logam di dalam api, yang secara metaforis dapat melambangkan pemurnian jiwa atau pembentukan sesuatu yang abadi namun menyakitkan.
Bagian “Inhale the book of breath / Exhale the book of breath” adalah inti dari lagu ini. Ini bisa diartikan sebagai ritual penyerapan pengetahuan kuno atau kekuatan elemental (napas neraka) dan kemudian memancarkannya kembali. Kesulitan dan rasa sakit yang digambarkan (“Our mystic lore will die with us,” “Scorch ether, crisp and charred”) menunjukkan bahwa proses transenden ini memerlukan pengorbanan besar atau melewati penderitaan yang luar biasa, di mana jiwa manusia diuji hingga batasnya oleh kekuatan api dan napas infernal.








