Informasi Lagu
- Artis: AC/DC
- Lagu: Dog Eat Dog
- Album: Let There Be Rock
- Tahun Rilis: 1977
- Penulis Lagu: A. Young, M. Young, B. Scott
- Genre: Hard Rock
- Trivia: Lagu ini adalah lagu pembuka di album Let There Be Rock, salah satu album paling ikonik dari AC/DC. Lagu ini sering menjadi pembuka penampilan langsung mereka di era Bon Scott, memberikan pernyataan energi tinggi sejak awal pertunjukan.
Lirik dan Terjemahan
Yah, ini anjing makan anjing
Makan kucing juga
Orang Prancis makan katak
Dan aku makan kamu
Pria bisnis, ketika kamu membuat kesepakatan
Apakah kamu tahu siapa yang bisa kamu percaya?
Apakah kamu menandatangani hidupmu?
Apakah kamu menulis namamu di debu?
Hei, hei, hei
Setiap anjing punya harinya
Ini adalah anjing makan anjing
Anjing makan anjing
Anjing makan anjing
Baca beritanya
Seseorang menang
Seseorang kalah
Atas itu di atas dan bawah itu di bawah
Dan limbo berada di antaranya
Naik, kamu menang
Turun, kamu kalah
Ini adalah permainan siapa saja
Hei, hei, hei
Setiap anjing punya harinya
Ini adalah anjing makan anjing
Anjing makan anjing
Woof!
Guk!
Dan ini adalah mata ganti mata
Gigi ganti gigi
Itu bohong; itulah kebenarannya
Lihat orang buta di jalan
Mencari sesuatu yang gratis
Dengar orang baik bertanya kepada temannya
“Hei, apa untungnya buatku?”
Hei, hei, hei
Setiap anjing punya harinya
Ini adalah anjing makan anjing
Anjing makan anjing
Anjing makan anjing, anjing makan anjing
Anjing makan anjing, anjing makan anjing
Makna Lagu “Dog Eat Dog”
Lagu “Dog Eat Dog” dari AC/DC adalah komentar tajam mengenai sifat kompetitif dan sinis dari dunia, terutama dalam konteks bisnis dan interaksi sosial. Frasa “dog eat dog” (anjing makan anjing) secara harfiah merujuk pada persaingan brutal di mana setiap orang bertindak demi kepentingan diri sendiri, tanpa mempedulikan orang lain.
Liriknya menggambarkan dunia di mana kepercayaan adalah barang langka. Baris seperti “Business man, when you make a deal / Do you know who you can trust? / Do you sign your life away? / Do you write your name in dust?” menyoroti ketidakpastian dan potensi penipuan dalam hubungan profesional. Ini menyiratkan bahwa dalam mengejar kesuksesan atau keuntungan, orang mungkin harus mengambil jalan yang meragukan atau mengorbankan integritas mereka.
Bait selanjutnya memperkuat tema ini dengan menggunakan pepatah kuno “eye for an eye, tooth for tooth,” yang menunjukkan siklus balas dendam atau pembalasan yang setara. Namun, kemudian diputarbalikkan dengan “It’s a lie; that’s the truth,” yang mengimplikasikan bahwa dalam realitas dunia yang keras ini, kebohongan dan perhitungan diri adalah norma yang diterima, bahkan dianggap sebagai kebenaran universal.
Secara keseluruhan, lagu ini mencerminkan pandangan yang keras tentang perjuangan untuk bertahan hidup dan sukses dalam sistem yang tidak adil, di mana naluri bertahan hidup yang paling dasar (seperti seekor anjing) adalah kunci untuk berhasil.








