Informasi Lagu
Artis: AC/DC
Judul Lagu: Meanstreak
Album: Blow Up Your Video
Tahun Rilis: 1988
Penulis Lagu: Malcolm Young, Angus Young, Brian Johnson
Trivia: Lagu “Meanstreak” sering diasosiasikan dengan gaya hidup rock and roll yang bebas dan keras yang dijunjung tinggi oleh AC/DC. Meskipun album Blow Up Your Video kurang sukses dibandingkan pendahulunya (Back in Black dan For Those About to Rock), lagu-lagu seperti “Heatseeker” dan “Meanstreak” tetap menjadi favorit penggemar karena mempertahankan energi hard rock klasik band tersebut. Lagu ini jarang dibawakan secara langsung dalam konser besar setelah tur album tersebut, namun tetap menjadi bagian penting dari diskografi mereka di akhir dekade 80-an.
Lirik dan Terjemahan
(Ooh yeah)
(Ooh ya)
I’ve been to the left, I’ve been to the right
Aku sudah ke kiri, aku sudah ke kanan
I’ve found myself in Abu Dhabi, just a mirage in the night
Aku mendapati diriku di Abu Dhabi, hanya fatamorgana di malam hari
Been to the high, I’ve been to the low
Pernah di puncak, pernah di dasar
And I’ve been to lots of places that I didn’t wanna go
Dan aku pernah ke banyak tempat yang tidak ingin kutuju
But I ain’t seen nothing to get me off my ass
Tapi aku belum melihat apa pun yang bisa membuatku bergerak
And laughed at all the jokers want to make me walk on glass
Dan menertawakan semua badut yang ingin membuatku berjalan di atas kaca
I could walk there, or I could crawl
Aku bisa berjalan ke sana, atau aku bisa merangkak
And I was meaner than a bad dog
Dan aku lebih kejam dari anjing galak
With his back against the wall
Dengan punggungnya menempel di dinding
Animal, animal
Hewan, hewan
Cannibal, cannibal
Karnivora, karnivora
See ‘em fall, see ‘em fall
Lihat mereka jatuh, lihat mereka jatuh
I’m the guy that they call
Aku adalah pria yang mereka panggil
Meanstreak
Sifat Sangar (Meanstreak)
I got a meanstreak
Aku punya sifat sangar
Meanstreak
Sifat Sangar (Meanstreak)
They call me “meanstreak”
Mereka memanggilku “sifat sangar”
I just don’t know who I want to be
Aku hanya tidak tahu siapa yang ingin kujadikan diriku
The count of Monte Cristo or the sheik of Araby
Count of Monte Cristo atau syekh Arab
Eaten rich, yeah, and I’ve eaten free
Makan enak, ya, dan aku makan gratis
And I’m the perfect culture vulture in the face of poverty
Dan aku adalah burung pemakan bangkai budaya yang sempurna di hadapan kemiskinan
And I ain’t met no one who told me I got class
Dan aku belum bertemu siapa pun yang memberitahuku bahwa aku punya kelas
They say never feed the animal
Mereka bilang jangan pernah beri makan hewan itu
The boy’s got too much flesh
Anak itu punya terlalu banyak daging
I’m the guy, ah, ya just can’t teach
Aku adalah pria yang tidak bisa kau ajari
And I always kick the castle that’s
Dan aku selalu menendang istana yang
Been built up on the beach (heh ha)
Telah dibangun di atas pantai (heh ha)
Animal, animal
Hewan, hewan
Cannibal, cannibal
Karnivora, karnivora
See ‘em fall, see ‘em fall
Lihat mereka jatuh, lihat mereka jatuh
I’m the guy that they call
Aku adalah pria yang mereka panggil
What’s your name?
Siapa namamu?
Meanstreak
Sifat Sangar (Meanstreak)
I got a meanstreak
Aku punya sifat sangar
Warn ‘em that I’m back
Peringatkan mereka bahwa aku kembali
I got a meanstreak
Aku punya sifat sangar
Want to feel a meanstreak?
Ingin merasakan sifat sangar?
They call me “meanstreak”
Mereka memanggilku “sifat sangar”
[?], meanstreak
[?], sifat sangar
What’s my name?
Siapa namaku?
Meanstreak
Sifat Sangar (Meanstreak)
Makna Lagu
Lirik lagu “Meanstreak” dari AC/DC pada dasarnya menggambarkan narasi tentang seorang individu yang memiliki sifat liar, keras kepala, dan tidak konvensional—sebuah “meanstreak”. Istilah “meanstreak” mengacu pada kecenderungan seseorang untuk menjadi kasar, jahat, atau sulit diatur. Penyanyi (Brian Johnson) mendeskripsikan pengalamannya yang luas, baik di tempat-tempat yang terhormat maupun yang tidak terlalu diinginkan (“Abu Dhabi” vs. “places that I didn’t wanna go”), namun ia menegaskan bahwa tidak ada yang berhasil membuatnya tunduk atau mengubah perilakunya.
Refleksi diri dalam lirik sering kali menggunakan metafora hewanistik seperti “animal” dan “cannibal”, menyoroti sisi primitif dan predatoris dari karakter ini. Baris seperti “I’m the guy that they call” dan perbandingan dengan tokoh sejarah yang eksentrik (“Count of Monte Cristo or the sheik of Araby”) memperkuat citra persona yang tangguh dan tidak terpengaruh oleh norma sosial. Lagu ini merayakan individualitas yang kasar dan menolak upaya untuk ‘mengajari’ atau menjinakkan sifat alami tersebut, seperti yang tersirat dalam kalimat “The boy’s got too much flesh” (ia terlalu liar untuk dijinakkan).








