Informasi Lagu
- Artis: AC/DC
- Album: The Razor’s Edge
- Dirilis: 21 September 1990
- Penulis Lagu: Angus Young, Malcolm Young, Brian Johnson
- Genre: Hard Rock
- Trivia: Lagu ini adalah lagu pembuka dan lagu judul dari album yang menandai kesuksesan besar AC/DC di era 90-an, khususnya setelah absen yang cukup panjang sejak album ‘Fly on the Wall’ (1985). Lagu ini menampilkan ciri khas riffing gitar yang sangat cepat dan agresif yang sangat disukai oleh penggemar Hard Rock klasik.
Lirik dan Terjemahan
Ada perkelahian di kiri
Dan berbaris di kanan
Jangan lihat ke langit
Kau akan mati ketakutan
Here comes the razor’s edge
Inilah ujung silet itu
(Ujung silet)
Kau hidup di ujungnya (di ambang batas)
Tak tahu salah dari benar
Mereka mengintai lehermu
Kau kehabisan nyawa
And here comes the razor’s edge
Dan inilah ujung silet itu
Here comes the razor’s edge
Inilah ujung silet itu
The razor’s edge
Ujung silet itu
(Ujung silet)
Untuk membangkitkan orang mati
(Ujung silet)
Untuk mencabik-cabik
Untuk membangkitkan orang mati
Here comes the razor’s edge
Inilah ujung silet itu
Here comes the razor’s edge
Inilah ujung silet itu
Well, here it comes
Yah, ini dia datang
Untuk mencabik-cabik
Ujung silet itu
Inilah ujung silet itu
Di atas ujung silet itu
Di mana kau akan dicabik-cabik
Punya ujung silet
Oleh ujung silet itu
Makna Lagu
Lagu “The Razor’s Edge” dapat diinterpretasikan sebagai deskripsi tentang kehidupan yang penuh konflik, bahaya, dan moralitas yang kabur, atau sering kali merujuk pada keadaan tekanan ekstrem di mana satu keputusan salah dapat berakibat fatal. Judul lagu sendiri, “The Razor’s Edge” (Ujung Silet), adalah metafora umum untuk berada dalam situasi yang sangat berbahaya atau membuat pilihan hidup yang sulit, di mana garis antara keselamatan dan kehancuran sangat tipis.
Liriknya menggambarkan suasana kekacauan sosial atau konflik (“fighting on the left / And marching on the right”) dan keadaan mental yang tertekan (“Don’t know wrong from right”). Baris “You’re gonna die of fright” dan “You’re running out of lives” memperkuat tema bahaya yang mengintai. Dalam konteks musik rock yang seringkali membahas sisi gelap kehidupan atau adrenalin, lagu ini merayakan atau setidaknya mengakui sensasi hidup di batas kemampuan atau bahaya tersebut, di mana kegembiraan (atau ketakutan) datang dari berada tepat di tepi jurang kehancuran (ujung silet).








