Cold Air - Acceptance Lirik Terjemahan

Lirik Lagu Acceptance – Cold Air dan Terjemahan

Informasi Lagu

  • Artis: Acceptance
  • Judul Lagu: Cold Air
  • Album: Wild, Free
  • Tahun Rilis: 2020
  • Penulis Lagu: Aaron Sprinkle, Bobby Darling, Christian Edwin McAlhaney, Christian McAlhaney, Garret Lunceford, Garrett Lunceford, Jason Vena, Kaylan Cloyd, Robert Earl Darling, Ryan Zwiefelhofer.
  • Trivia: Lagu ini merupakan bagian dari album studio keempat band, ‘Wild, Free’, yang menandai kembalinya mereka setelah jeda panjang.

Lirik dan Terjemahan

What it’s like to photograph, kneel down
Bagaimana rasanya memotret, berlutut
Take in all the scenery, a face within the crowd
Nikmati semua pemandangan, sebuah wajah di tengah kerumunan
Can you see the end if this, it’s closing in
Bisakah kau lihat akhirnya jika ini, itu semakin mendekat
It’s closing in
Itu semakin mendekat
[Am]We don’t belong here
Kita tidak pantas berada di sini
[G]We don’t belong
Kita tidak pantas
[C]Calling out, calling out, safe and sound
Memanggil keluar, memanggil keluar, aman dan nyaman
[F]We can’t survive here
Kita tidak bisa bertahan di sini
[Am]We can’t survive
Kita tidak bisa bertahan
[G]Calling out, calling out
Memanggil keluar, memanggil keluar
[Am]Hey, don’t it feel like the frontlines?
Hei, bukankah ini terasa seperti garis depan?
[G]And you say, what you mean when you look at me
Dan kau berkata, apa maksudmu saat kau menatapku
[C]Wait for a time when I’m listening
Tunggu sampai saat aku mendengarkan
[F]It’s closing in, it’s closing in
Itu semakin mendekat, itu semakin mendekat
[Am]We don’t belong here
Kita tidak pantas berada di sini
[G]We don’t belong
Kita tidak pantas
[C]Calling out, calling out, safe and sound
Memanggil keluar, memanggil keluar, aman dan nyaman
[F]We can’t survive here
Kita tidak bisa bertahan di sini
[Am]We can’t survive
Kita tidak bisa bertahan
[G]Calling out, calling out
Memanggil keluar, memanggil keluar
[Am]Hey, don’t it feel like the frontlines?
Hei, bukankah ini terasa seperti garis depan?
[G]Say what you mean when you look at me
Katakan apa maksudmu saat kau menatapku
[C]Wait for a time when I’m listening
Tunggu sampai saat aku mendengarkan
[F]Don’t it feel like the frontlines?
Bukankah ini terasa seperti garis depan?
[Am]Don’t it feel like the frontlines?
Bukankah ini terasa seperti garis depan?
[Am]We don’t belong here
Kita tidak pantas berada di sini
[G]We don’t belong
Kita tidak pantas
[C]Calling out, calling out
Memanggil keluar, memanggil keluar
[F]We can’t survive here
Kita tidak bisa bertahan di sini
[Am]We can’t survive
Kita tidak bisa bertahan
[G]Calling out, calling out
Memanggil keluar, memanggil keluar
[C]We don’t belong here
Kita tidak pantas berada di sini
[F]We don’t belong
Kita tidak pantas
[Am]Calling out, calling out, safe and sound
Memanggil keluar, memanggil keluar, aman dan nyaman
[G]We can’t survive here
Kita tidak bisa bertahan di sini
[C]We can’t survive
Kita tidak bisa bertahan
[F]Calling out, calling out
Memanggil keluar, memanggil keluar
[Am]Don’t it feel like the frontlines?…
Bukankah ini terasa seperti garis depan?…

Kredit Penulis

Writer(s): Aaron Sprinkle, Bobby Darling, Christian Edwin McAlhaney, Christian McAlhaney, Garret Lunceford, Garrett Lunceford, Jason Vena, Kaylan Cloyd, Robert Earl Darling, Ryan Zwiefelhofer

Lagu “Cold Air” dari Acceptance tampaknya mengeksplorasi tema isolasi, ketidaksesuaian, dan tekanan yang meningkat dalam sebuah situasi atau hubungan. Baris pembuka tentang memotret dan berlutut, sambil mengamati kerumunan, mungkin menyiratkan observasi dari luar, merasa terpisah dari apa yang terjadi di sekitar.

Frasa kunci seperti “We don’t belong here” (Kita tidak pantas berada di sini) dan “We can’t survive here” (Kita tidak bisa bertahan di sini) menegaskan rasa keterasingan yang mendalam. Bagian “Calling out, calling out, safe and sound” mungkin merujuk pada upaya sia-sia untuk mencari kenyamanan atau koneksi dari tempat di mana mereka merasa tidak diterima.

Bagian refrain, “Hey, don’t it feel like the frontlines?” (Hei, bukankah ini terasa seperti garis depan?), menyarankan bahwa situasi yang dihadapi terasa seperti zona konflik atau perang. Ini bisa jadi metafora untuk perjuangan emosional atau tantangan hidup yang memerlukan pertahanan diri yang konstan. Permintaan untuk “Say what you mean when you look at me” menunjukkan kerinduan akan kejujuran dan kejelasan komunikasi, yang mungkin kurang dalam situasi yang terasa seperti konflik.

Secara keseluruhan, lagu ini menangkap perasaan terjebak dalam situasi yang dingin atau tidak mendukung, dengan nada urgensi untuk keluar atau menemukan tempat yang lebih sesuai.

Allen Jonathan
Allen Jonathan
Articles: 1027