Informasi Lagu “December”
- Artis: Acceptance
- Album: Lost For Words EP
- Tahun Rilis: 2002
- Genre: Emo, Pop Punk, Alternative Rock
- Trivia: Lagu ini muncul di EP debut mereka, Lost For Words (2002), sebelum mereka merilis album penuh pertama mereka yang lebih terkenal, Phantoms (2005).
Lirik dan Terjemahan (dengan Akor)
Desember tiba,
Aku rasa aku tidak baik-baik saja,
bukan hari ini.
Ketika ayah pulang,
dia menyuruhku “naik ke atas”,
Aku memejamkan mata,
setetes air mata jatuh,
saat aku menjatuhkan diri ke tempat tidurku.
Tidak lagi.
Kemarahanku datang,
saat kudengar ibu menangis lagi,
menangis lagi.
Segalanya membingungkan aku tidak tahu harus berpaling pada apa.
Haruskah aku lari?
Ayah sudah menjadi gila terakhir kali,
Aku pikir aku mungkin,
akan menempatkannya di tempatnya.
Aku pikir aku harus lari.
Aku pikir aku mungkin.
Aku pikir aku mungkin akan lari.
Aku pikir aku mungkin..
Desember tiba,
Aku lupa maknanya,
untuk melihat pada Kristus.
Aku akan membantumu ayah,
Aku akan tunjukkan padamu bahwa ada maknanya.
Segalanya membingungkan aku tidak tahu harus berpaling pada apa.
Haruskah aku lari?
Ayah sudah menjadi gila terakhir kali,
Aku pikir aku mungkin,
akan menempatkannya di tempatnya.
Aku pikir aku harus melihat ke dalam hatiku
Aku pikir aku harus melihat ke dalam hatiku
Aku pikir aku harus melihat ke dalam hatiku
Aku pikir aku harus melihat..
Desember tiba,
Aku lupa maknanya..
Makna Lagu “December”
Lagu “December” dari Acceptance menyajikan gambaran emosional yang kuat tentang kekacauan rumah tangga dan pergulatan batin seorang anak. Tema utamanya berkisar pada ketidakstabilan emosional di rumah, terutama yang melibatkan orang tua, dan upaya penyanyi untuk menemukan pegangan atau makna di tengah kekacauan tersebut.
Bait pertama menggambarkan suasana tegang di rumah saat bulan Desember tiba. Penggunaan frasa seperti “When dad came home, he told me ‘go upstairs'” dan “as I hear mom cry again” menunjukkan adanya konflik serius atau kekerasan emosional di antara orang tua. Narator merasa tidak berdaya, marah, dan mempertimbangkan untuk melarikan diri (“Should I run away?”). Frasa “put him in his place” menyiratkan keinginan untuk mengendalikan situasi yang berada di luar kendalinya.
Bait kedua memberikan sedikit perubahan arah ketika narator teringat makna religius dari bulan Desember (merujuk pada Natal dan Kristus). Ada upaya untuk mencari makna yang lebih tinggi (“I’ll show you there’s a meaning”). Namun, konflik domestik tampaknya masih mendominasi, mendorong narator kembali pada resolusi internal: “I think I should look to my heart.” Ini adalah titik balik dari keinginan untuk melarikan diri fisik menjadi pencarian solusi spiritual atau introspektif—menemukan kedamaian dan jawaban dari dalam diri sendiri, bukan dari pelarian.
Secara keseluruhan, lagu ini adalah tentang perjuangan untuk bertahan hidup dalam lingkungan keluarga yang disfungsional, dan transisi dari keputusasaan eksternal menuju introspeksi diri saat menghadapi kesulitan emosional yang mendalam.








