Informasi Lagu
Artis: Acceptance
Lagu: Diagram Of A Simple Man
Album: Colliding By Design
Tahun Rilis: 2017
Genre: Rock / Alternative Rock
Trivia:
- Album Colliding By Design menandai kembalinya band Acceptance setelah hiatus panjang, dan lagu ini adalah salah satu trek yang menonjol dalam comeback mereka.
- Lagu ini mencerminkan gaya musik post-hardcore/emo-pop yang lebih matang dan introspektif yang dikembangkan band tersebut setelah jeda mereka.
Lirik dan Terjemahan
Kenakan papan namaku
Menatap ke cermin
Beri aku beberapa jawaban
Buatlah lebih jelas sekarang
Lalu aku berada di dalam kepalaku
Saat matahari semakin tua
Sementara jam terus berdetak
Apakah aku lebih dari ini?
Kita terjebak di antara laut dan langit
Beri aku tatapan itu, tatapan di matamu
Kita hidup dalam hitam dan putih
Kita bermimpi dalam warna
Bertemu orang asing di dekat stasiunku
Bilang kamu baik-baik saja
Ambil liburan
Hal-hal yang harus dilihat sebelum aku mati
Saat udara semakin dingin
Saat tahun-tahun berlalu
Di mana aku akan ada?
Kita terjebak di antara laut dan langit
Beri aku tatapan itu, tatapan di matamu
Kita hidup dalam hitam dan putih
Kita bermimpi dalam warna
Kita bermimpi dalam warna
Dan kita hidup dalam hitam dan putih
Kita terjebak di antara laut dan langit
Kita terjebak di antara laut dan langit
Beri aku tatapan itu, tatapan di matamu
Kita hidup dalam hitam dan putih
Kita bermimpi dalam warna
Kita bermimpi, kita bermimpi dalam warna
Dan kita hidup dalam hitam dan putih
Kita bermimpi, kita bermimpi dalam warna
Dan kita hidup dalam hitam dan putih
Makna Lagu
Lagu “Diagram Of A Simple Man” oleh Acceptance tampaknya mengeksplorasi tema introspeksi, keinginan untuk pemahaman yang lebih dalam, dan kontras antara kenyataan hidup yang monoton (“hitam dan putih”) dan harapan atau aspirasi yang lebih kaya (“bermimpi dalam warna”).
Lirik dimulai dengan permintaan untuk kejelasan dan identitas (“Put on my nametag / Stare in the mirror / Give me some answers / Make it clearer now”), menunjukkan pergulatan dengan konsep diri dan tujuan. Frasa “As the sun is getting older / While the clock is counting over” menyiratkan berlalunya waktu dan urgensi untuk menemukan sesuatu yang lebih substansial sebelum terlambat.
Bagian inti dari lagu ini terletak pada kontras: “We live in black and white / We dream in color.” Ini adalah metafora yang kuat untuk bagaimana banyak orang menjalani kehidupan sehari-hari yang terasa datar, rutin, atau tanpa emosi (hitam dan putih), sementara di dalam pikiran mereka, mereka memiliki visi yang lebih hidup, penuh warna, dan bersemangat (bermimpi dalam warna).
Pertemuan dengan ‘orang asing’ yang menyarankan ‘liburan’ berfungsi sebagai pengingat akan hal-hal yang ingin dialami atau dicapai dalam hidup. Lagu ini secara keseluruhan adalah refleksi eksistensial tentang bagaimana menjalani hidup yang terasa kurang memuaskan secara emosional dibandingkan dengan apa yang dapat dibayangkan dalam mimpi.








