Informasi Lagu
Artis: Action Action
Judul Lagu: A Tornado; An Owl
Album: An Army Of Shapes Between Wars
Tahun Rilis Album: 2006
Penulis Lirik: Mark Kluepfel
Genre: Post-Hardcore, Alternative Rock
Trivia: Album An Army Of Shapes Between Wars merupakan album penuh pertama mereka yang dirilis di bawah label independent.
Lirik dan Terjemahan
Ambillah apa yang kau punya, carilah kenyamanan, dalam kenyataan bahwa semua yang kau tahu, atau lihat akan segera menjadi titik yang tidak ada.
Siapa yang akan menyelamatkan dunia yang mengklaim bahwa tidak ada penyelamatan? Sebuah ilusi atau delusi keagungan.
Setengah dari apa yang kukatakan adalah kebahagiaan, separuh lainnya tidak berarti.
Garis-garis yang nyaman. Menunggu jam untuk menyembuhkan kita.
Hilang dan ditemukan, tapi tidak pernah tersentuh.
Jantung yang berdetak lainnya hilang: Kebohongan yang menarik.
Menunggu jam untuk menyembuhkan kita.
Sendirian di kamar kita, sengsara, tornado atau seekor burung hantu, kembalilah dan isolasi keseimbangan.
Tidak ada yang nyata; hatimu di lengan bajumu, hanya kebohongan lain, transendensi kesombongan, oh bahan kimia itu.
Luangkan waktumu, ketiadaan adalah sesuatu dan sesuatu adalah ketiadaan.
Makna Lagu
Lagu “A Tornado; An Owl” dari Action Action menyajikan eksplorasi tentang kefanaan realitas dan pencarian makna di tengah ketidakpastian eksistensial. Liriknya dimulai dengan pengakuan bahwa semua yang kita ketahui dan lihat akan segera lenyap (‘soon be a non existent dot’), menyiratkan tema nihilisme atau setidaknya kesadaran akan kefanaan.
Baris-baris seperti ‘Who’ll save the world that claims there is no saving?’ menunjukkan keputusasaan terhadap upaya penyelamatan dunia, menyebutnya sebagai ilusi atau delusi keagungan. Ini menyoroti perasaan bahwa usaha-usaha besar mungkin sia-sia.
Konsep waktu (‘Waiting for the clock to heal us’) muncul sebagai mekanisme pelarian atau penyembuhan yang pasif. Ada kontras antara apa yang terasa seperti kebahagiaan (‘bliss’) dan apa yang tidak berarti, menunjukkan pergulatan internal sang narator dengan persepsi dan nilai.
Klimaks lirik terletak pada metafora ‘a tornado or an owl, come back and isolate the balance’. Tornado (kekacauan, kehancuran) dan burung hantu (kebijaksanaan, kesendirian/malam) mewakili dua ekstrem keadaan yang dihadapi narator—kekacauan atau kesadaran yang terisolasi. Tujuan akhir adalah untuk ‘mengisolasi keseimbangan’ di antara keduanya.
Bagian akhir menekankan relativitas eksistensi: ‘nothingness is something and something is nothing’, sebuah paradoks filosofis yang menyimpulkan bahwa batas antara ada dan tiada itu kabur, mendorong pendengar untuk ‘take your time’ dalam menghadapi kebingungan ini.







