Lagu ini terdapat dalam album debut Action Action, “An Army Of Shapes Between Wars”, yang dirilis pada tahun 2006. Album ini menjadi titik awal band ini dalam kancah musik rock, menampilkan gaya yang menggabungkan elemen post-hardcore dan rock alternatif dengan lirik yang sangat filosofis dan emosional.
Lirik dan Terjemahan
Aku ingin mengambil kepalaku dan membelahnya sangat lebar.
Ingin memeriksa oh pikiran-pikiran yang sepertinya berputar di dalam.
Setrum pikiranku atau buat diriku siaga.
Aku sudah muak, aku sudah muak…
Mari buka langit dan biarkan klise mengalir.
Semuanya telah dilakukan lebih baik sebelumnya.
Fantasi 8-bit, aku teknologi kemarin.
Ikuti pemimpinnya, melompatlah bersamaku.
Anggur menetes dengan darah dari ujung jariku.
Mitokondria memberontak, tolong urus itu.
Sel-sel karnivora menang melawan bibir kankermu.
Jadi datanglah, jadi datanglah…
Oh Tuhanku, aku ingin mencabik-cabikmu.
Aku berjalan tapi aku masih tertidur.
Oh Tuhanku, ini adalah penghujatan.
Bangunkan aku sebelum aku jatuh terlalu dalam.
Aku berharap aku punya pemikiran orisinal di dalam tengkorakku.
Semuanya telah dilakukan sejuta kali sebelumnya.
Urutan mimpiku telah menjadi hidupku atau sepertinya begitu.
Semua temanku mati, dalam adegan yang sempurna.
Oh Tuhanku, aku ingin mencabik-cabikmu.
Aku berjalan tapi aku masih tertidur.
Oh Tuhanku, ini adalah penghujatan.
Bangunkan aku sebelum aku jatuh terlalu dalam.
Terlalu dalam. Tidak sadar dan mati rasa.
Aku ingin menyakitimu, tapi aku tidak bisa memotongmu cukup cepat.
Tinta menetes, dan suratku menjadi berantakan.
Aku ingin membencimu, tapi benci adalah cinta, hanya terbalik.
Mengapa kita berbicara tentang hal-hal yang paling kita benci?
Lagu “Paper Cliché” oleh Action Action adalah eksplorasi yang gelap dan mentah tentang kelelahan mental dan perasaan terjebak dalam hal-hal yang sudah umum atau klise. Liriknya menunjukkan keinginan untuk melarikan diri dari kebosanan atau kepalsuan yang dirasakan dalam hidup atau hubungan (“Everything has been executed better before”). Penggunaan citra yang kuat seperti membelah kepala, darah menetes, dan pemberontakan mitokondria menyoroti perjuangan internal yang parah dan keinginan untuk autentisitas sejati. Frasa “I wish I had an original thought inside my skull” adalah inti dari tema lagu ini: perjuangan melawan menjadi sekadar salinan dari sesuatu yang sudah ada.








