Smoke And Mirrors - Action Action Lirik Terjemahan

Lirik Lagu Action Action – Smoke And Mirrors dan Terjemahan

Informasi Lagu

  • Artis: Action Action
  • Lagu: Smoke And Mirrors
  • Album: An Army Of Shapes Between Wars
  • Tahun Rilis Album: 2006
  • Penulis Lagu: Mark Kluepfel
  • Genre: Rock (Berdasarkan data dari HTML)

Lirik dan Terjemahan

Comatose, feed my head with liberty, I’ve got an appetite for deceit.
Koma, beri makan kepalaku dengan kebebasan, aku punya selera untuk tipu daya.
I’m done, well done, stick fork in me, cover me in apathy, dicreetly and distinct able.
Aku selesai, sudah matang, tancapkan garpu di tubuhku, selimuti aku dengan apatis, secara tersembunyi dan jelas terlihat.
I am trying to break your heart.
Aku sedang mencoba menghancurkan hatimu.
I’m plagued with doubt, no frogs or murdered first born.
Aku diganggu oleh keraguan, tanpa katak atau anak sulung yang terbunuh.
My thoughts are just a little sun burnt, dismantle all that ever was, strip it down: withdraw the blood.
Pikiranku hanya sedikit terbakar sinar matahari, bongkar semua yang pernah ada, kupas itu: tarik darahnya.
Something going to break real soon, who’s covering whose eyes?
Sesuatu akan segera pecah, siapa yang menutupi mata siapa?
Safety in knowing others lies pulled by the strings of time.
Keamanan dalam mengetahui kebohongan orang lain ditarik oleh benang waktu.
Hold me back: I’m going to throw it all down on the table.
Tahan aku: Aku akan melempar semuanya ke atas meja.
Do you expect us to believe in these fables?
Apakah kau mengharapkan kami percaya pada dongeng-dongeng ini?
Oh, what to do with you? with you, with you, with you?
Oh, apa yang harus kulakukan padamu? denganmu, denganmu, denganmu?
Hold me tight, it seems all I really have is in front of me, is the rest just a dream or a fallacy?
Pegang erat aku, sepertinya semua yang kumiliki sungguh ada di depanku, apakah sisanya hanya mimpi atau sebuah kekeliruan?
Oh, what to do with you? with you, with you, with you?
Oh, apa yang harus kulakukan padamu? denganmu, denganmu, denganmu?
A throw back to all those 80’s slasher flicks, you’re a cheap killer, and I’m getting sick of it.
Sebuah kilas balik ke semua film horor slasher tahun 80-an itu, kau pembunuh murahan, dan aku muak karenanya.
God’s dead, and all bets have waived their rights, all is fair in love and time, who win the game of war?
Tuhan telah mati, dan semua taruhan telah mencabut hak mereka, semua adil dalam cinta dan waktu, siapa yang memenangkan permainan perang?
Illusion, a delusion, a terrible secret, what one does see is another’s lost prophet.
Ilusi, delusi, sebuah rahasia mengerikan, apa yang seseorang lihat adalah nabi yang hilang milik orang lain.
Hold me close, I can see right through you, challegne all you’ve ever heard, incite the search and motivate.
Peluk aku erat, aku bisa melihat menembusmu, tantang semua yang pernah kau dengar, bangkitkan pencarian dan motivasi.
Somthing going to break real soon, who’s covering whose eyes?
Sesuatu akan segera pecah, siapa yang menutupi mata siapa?
Safety in knowing others lies, pulled by the strings of time.
Keamanan dalam mengetahui kebohongan orang lain, ditarik oleh benang waktu.
Please read between the lines, a simple compromise between the sands of time.
Tolong baca di antara barisnya, sebuah kompromi sederhana di antara butiran pasir waktu.
Please say with me, say with me…
Tolong katakan bersamaku, katakan bersamaku…

Makna Lagu

Lagu “Smoke And Mirrors” mengeksplorasi perasaan terperangkap dalam tipu daya dan keraguan. Baris pembuka yang menggambarkan keadaan “koma” dan “nafsu untuk tipu daya” segera menetapkan nada bahwa subjek lagu sedang berada dalam keadaan terasing atau menipu diri sendiri mengenai kebenaran. Frasa “Smoke And Mirrors” (Asap dan Cermin) merujuk pada ilusi yang dibuat untuk mengalihkan perhatian atau menyembunyikan kenyataan.

Lirik ini bergulat dengan ide bahwa apa yang tampak nyata mungkin hanyalah rekayasa. Penyanyi menyatakan keputusannya untuk menghancurkan ilusi tersebut (“dismantle all that ever was, strip it down: withdraw the blood”), menunjukkan kebutuhan yang menyakitkan untuk menghadapi kebenaran yang pahit. Ada rasa urgensi (“Something going to break real soon”) dan refleksi sinis terhadap norma-norma sosial atau keyakinan (“Do you expect us to believe in these fables?”).

Secara keseluruhan, lagu ini adalah tentang pergulatan antara realitas yang menyakitkan dan pelarian yang nyaman dalam ilusi, di mana penyanyi memilih untuk membongkar kepalsuan tersebut meskipun konsekuensinya menyakitkan.

Allen Jonathan
Allen Jonathan
Articles: 1027