Reuptake - Actor | Observer Lirik Terjemahan

Lirik Lagu Actor | Observer – Reuptake dan Terjemahan

Informasi Lagu

Artis: Actor | Observer

Judul Lagu: Reuptake

Album: Pareidolia

Tahun Rilis: 2018

Genre: Post-Hardcore / Metalcore

Trivia: Lagu ini menjadi salah satu trek yang menonjol dari album debut mereka, Pareidolia, yang mengeksplorasi tema-tema psikologis dan filosofis yang kompleks, khas dari genre post-hardcore modern.

Lirik dan Terjemahan


Remedy, remedy
Obat, obat

You’ve become a crutch
Kau telah menjadi tongkat penopang

A pill I take
Pil yang ku minum

To swallow
Untuk menelan

All my sorrow
Semua kesedihanku

Not to change
Bukan untuk berubah

My sadness is not poetic
Kesedihanku tidak puitis

A sickness without a cure
Penyakit tanpa obat

My sadness is not romantic
Kesedihanku tidak romantis

A weakness and nothing more
Sebuah kelemahan dan tak lebih

Maybe I’m being dramatic
Mungkin aku terlalu dramatis

Or maybe it’s because I’m bored
Atau mungkin karena aku bosan

But I’m sick of feeling pathetic
Tapi aku muak merasa menyedihkan

Don’t need this part of me anymore
Aku tidak butuh bagian ini dari diriku lagi

Oh, how we glorify illness
Oh, betapa kita mengagungkan penyakit

Our movement is vain
Gerakan kita sia-sia

If the outcome is stillness
Jika hasilnya adalah ketenangan

We came here to fix ourselves
Kita datang ke sini untuk memperbaiki diri

But found pride in our pain
Tapi menemukan harga diri dalam rasa sakit kita

And made a home out of our hell
Dan membuat rumah dari neraka kita

So if we were to find a cure
Jadi jika kita menemukan obatnya

How could we ever tell?
Bagaimana kita bisa tahu?

Remedy, remedy
Obat, obat

You’ve become a crutch
Kau telah menjadi tongkat penopang

A pill I take
Pil yang ku minum

To swallow
Untuk menelan

All my sorrow
Semua kesedihanku

Not to change
Bukan untuk berubah

I wish I could say
Aku harap aku bisa bilang

That it all floats away
Bahwa semuanya hanyut pergi

But it stays
Tapi itu tetap tinggal

A recessive trait
Sifat resesif

Just laying dormant
Hanya terbaring tidak aktif

A pacified torment
Penyiksaan yang diredakan

Found a way
Menemukan cara

To keep it at bay
Untuk menjauhkannya

But for the first time in years
Tetapi untuk pertama kalinya dalam bertahun-tahun

My head’s finally clear
Kepalaku akhirnya jernih

And that I’ll take
Dan itu akan kuterima

That I’ll take
Itu akan kuterima

It’s enough
Itu sudah cukup

Just to feel okay
Hanya untuk merasa baik-baik saja

But two years on now
Tapi dua tahun berlalu sekarang

Don’t feel quite like myself
Tidak merasa seperti diriku sepenuhnya

But I’m not quite sure how
Tapi aku tidak begitu yakin bagaimana

There’s something in the way
Ada sesuatu dalam jalan

Between who I am now
Antara siapa diriku sekarang

And who I used to be
Dan siapa diriku dulu

For years my pain defined me
Selama bertahun-tahun rasa sakitku mendefinisikanku

Now without it I’m searching
Sekarang tanpanya aku mencari

For some sort of meaning
Untuk semacam makna

I went looking for you everywhere
Aku pergi mencarimu ke mana-mana

But you were gone
Tapi kau telah tiada

Remedy, remedy
Obat, obat

You’ve become a crutch
Kau telah menjadi tongkat penopang

A pill I take
Pil yang ku minum

To swallow
Untuk menelan

All my sorrow
Semua kesedihanku

Not to change
Bukan untuk berubah

Remedy, remedy
Obat, obat

Will I ever change?
Akankah aku pernah berubah?

Makna Lagu

Lagu “Reuptake” dari Actor | Observer ini mendalami tema kecanduan emosional dan ketergantungan pada kesedihan atau mekanisme koping (seperti obat-obatan, metafora dari ‘remedy’ atau ‘crutch’) untuk mengatasi penderitaan mental. Liriknya mengekspresikan konflik batin saat narator menyadari bahwa kesedihannya telah menjadi bagian integral dari identitasnya, meskipun ia muak dengan perasaan ‘pathetic’ tersebut.

Baris kunci seperti “You’ve become a crutch / A pill I take / To swallow / All my sorrow / Not to change” menyoroti bagaimana pengobatan atau kebiasaan yang awalnya dimaksudkan untuk menyembuhkan justru menjadi penopang yang mencegah perubahan sejati. Rasa sakit (‘sadness’) digambarkan sebagai sesuatu yang tidak romantis atau puitis, melainkan hanya kelemahan yang ingin dihilangkan.

Bagian kedua lagu menyoroti paradoks dalam menyembuhkan diri: ketika rasa sakit dihilangkan, timbul kekosongan dan kebingungan tentang identitas diri (*”For years my pain defined me / Now without it I’m searching / For some sort of meaning”*). Kejelasan yang baru dirasakan (‘My head’s finally clear’) disambut dengan rasa takut akan kehilangan narasi diri yang dibangun di atas penderitaan tersebut, yang mengarah pada pertanyaan penutup yang menghantui: “Will I ever change?” Lagu ini adalah komentar tajam tentang glorifikasi penyakit dan kesulitan untuk mendefinisikan diri di luar trauma atau penderitaan.

Allen Jonathan
Allen Jonathan
Articles: 1027