Demons - Ad Infinitum Lirik Terjemahan

Lirik Lagu Ad Infinitum – Demons dan Terjemahan

Informasi Lagu

Artis: Ad Infinitum

Judul Lagu: Demons

Album: Chapter I – Monarchy

Tahun Rilis: 2020

Genre: Power Metal

Penulis Lagu: Melissa Bonny, Niklas Mueller

Trivia: Lagu ini merupakan salah satu trek kunci dari album debut mereka, “Chapter I – Monarchy,” yang dikenal karena perpaduan antara melodi power metal klasik dengan vokal modern yang sangat ekspresif dari Melissa Bonny.

Lirik dan Terjemahan

Until you bleed, until you please my darkest wishes
Sampai kau berdarah, sampai kau penuhi hasrat tergelapku
Until you beg me to forgive your selfish actions
Sampai kau memohon padaku untuk memaafkan tindakan egoismu
I will be watching, tracking every single motion
Aku akan mengawasi, melacak setiap gerakanmu
Until you pray, till you confess all of your sins
Sampai kau berdoa, sampai kau mengakui semua dosamu
Until you recognise your lies and broken promises
Sampai kau menyadari kebohongan dan janji palsumu
I will be guarding the doors and chains of your cell
Aku akan menjaga pintu dan rantai selmu
Your hell
Nerakamu
Now
Sekarang
Now is the time
Sekarang adalah waktunya
No more lies
Tidak ada lagi kebohongan
And they dance in your head
Dan mereka menari di kepalamu
Demons punish your pathetic masquerade
Iblis menghukum topeng menyedihkanmu
And they dance in your head
Dan mereka menari di kepalamu
Nothing good comes from obsessive enmities
Tidak ada kebaikan yang datang dari permusuhan yang obsesif
I hear the cries you hide behind, the words you scream
Aku mendengar tangisan yang kau sembunyikan di baliknya, kata-kata yang kau teriakkan
Manipulation is your weapon. How does that feel?
Manipulasi adalah senjatamu. Bagaimana rasanya?
Reflection of the misery consuming your sanity
Refleksi dari penderitaan yang menghabiskan kewarasanmu
Your dreams
Mimpimu
Now
Sekarang
Now is the time
Sekarang adalah waktunya
No more lies
Tidak ada lagi kebohongan
Now
Sekarang
Now is the time
Sekarang adalah waktunya
No more selfish lies
Tidak ada lagi kebohongan egois
And they dance in your head
Dan mereka menari di kepalamu
Demons punish your pathetic masquerade
Iblis menghukum topeng menyedihkanmu
And they dance in your head
Dan mereka menari di kepalamu
Nothing good comes from obsessive enmities
Tidak ada kebaikan yang datang dari permusuhan yang obsesif
Painful at first, I often found myself wondering how anyone can act in such a destructive and selfish way. But when I looked at the big picture, I saw the misery that led you to these actions, the strength, love, and light that made me overcome them. And the way you must feel now. So I ask myself, will I ever want to exchange the roles, our lives? No, never.
Menyakitkan pada awalnya, aku sering bertanya-tanya bagaimana seseorang bisa bertindak dengan cara yang merusak dan egois seperti itu. Tetapi ketika aku melihat gambaran besarnya, aku melihat penderitaan yang membuatmu melakukan tindakan ini, kekuatan, cinta, dan cahaya yang membuatku mengatasinya. Dan bagaimana perasaanmu sekarang. Jadi aku bertanya pada diriku sendiri, akankah aku pernah ingin bertukar peran, hidup kita? Tidak, tidak akan pernah.
These golden fabrics suit you well
Kain-kain emas ini sangat cocok untukmu
But I can see under that shell
Tapi aku bisa melihat di balik cangkang itu
This crown has always been
Mahkota ini selalu
Heavy on your head
Berat di kepalamu
And they dance in your head
Dan mereka menari di kepalamu
Demons punish your pathetic masquerade
Iblis menghukum topeng menyedihkanmu
And they dance in your head
Dan mereka menari di kepalamu
Nothing good comes from obsessive enmities
Tidak ada kebaikan yang datang dari permusuhan yang obsesif

Makna Lagu

Lirik lagu “Demons” dari Ad Infinitum menggambarkan narasi balas dendam atau konfrontasi dengan seseorang yang telah melakukan kebohongan dan tindakan egois. Penyanyi menempatkan diri sebagai kekuatan yang mengawasi dan menghukum, menuntut pertobatan total dari targetnya (“Until you bleed, until you please my darkest wishes,” “Until you pray, till you confess all of your sins”).

Tema sentralnya adalah kemarahan yang terkontrol terhadap manipulasi. Baris seperti “Manipulation is your weapon. How does that feel?” menunjukkan bahwa penyanyi telah menyadari taktik penipuan orang tersebut. Bagian naratif (“Painful at first… No, never.”) memberikan perspektif yang lebih dalam, di mana penyanyi mengakui penderitaan yang dialami orang tersebut, namun memilih untuk tidak bertukar peran karena melihat kekuatan dan cahaya dalam dirinya sendiri setelah mengatasi penderitaan itu.

Bagian refrain (“And they dance in your head / Demons punish your pathetic masquerade”) menegaskan bahwa konsekuensi dari tindakan tersebut (iblis/demon) kini menghantui pikiran subjek, menyoroti bahwa topeng kepalsuan mereka telah dihancurkan. Lagu ini adalah sebuah pernyataan kekuatan dan penegasan diri setelah melalui masa pengkhianatan yang menyakitkan.

Allen Jonathan
Allen Jonathan
Articles: 1027