Informasi Lagu
- Artis: Ad Infinitum
- Judul Lagu: I Am The Storm
- Album: Chapter I – Monarchy
- Tahun Rilis: 2020
- Genre: Power Metal, Symphonic Metal
- Penulis Lagu: Melissa Bonny (disebutkan di kredit HTML)
- Trivia: Lagu ini adalah salah satu trek penting dari album debut mereka, menampilkan perpaduan khas antara vokal operatik yang kuat dan elemen metal yang intens.
Lirik dan Terjemahan
Melalui mataku, hanya sebuah bayangan (hanya sebuah bayangan)
Berdiri di sana di jendela
Kau adalah hantu di belakang, menghantui diriku
Kau adalah dinding es, tapi aku akan membakarmu hingga rata
Tidak ada yang akan menghalangi jalanku
Saat aku merangkul takdirku
Tidak, panahmu tidak akan menjatuhkanku
Kau hanyalah kebisingan, bisikan di malam hari
Jantungku berdetak lebih keras dari guntur (lebih keras dari guntur)
Dari api, aku dilahirkan
Akulah badai
Awan abu-abu gelap di sekeliling
Angin sedingin es, tapi aku baik-baik saja
Oh, aku melihat lanskap mimpi, tinggalkan tangisan di belakang
Aku bisa membunuh iblis-iblisku dengan senyuman
Tidak ada yang akan menghalangi jalanku
Saat aku merangkul takdirku
Tidak, panahmu tidak akan menjatuhkanku
Kau hanyalah kebisingan, bisikan di malam hari
Jantungku berdetak lebih keras dari guntur (lebih keras dari guntur)
Dari api, aku dilahirkan
Akulah badai
Aku pernah berada di sana sebelumnya
Aku merasakan ketakutan, aku takut pada dingin
Terpenjara dalam kebohongan
Ilusi api, hanya di dalam pikiranku
Aku membuka mataku
Menuju dunia baru
Sebuah tempat di mana kegelapan
Dimaksudkan untuk menunjukkan cahaya batinmu
Tidak ada yang akan menghalangi jalanku
Saat aku merangkul takdirku
Tidak, panahmu tidak akan menjatuhkanku
Kau hanyalah kebisingan, bisikan di malam hari
Jantungku berdetak lebih keras dari guntur (lebih keras dari guntur)
Dari api, aku dilahirkan
Akulah badai
Akulah badai
Makna Lagu
Lagu “I Am The Storm” dari Ad Infinitum adalah sebuah ode yang kuat terhadap ketahanan dan penemuan jati diri setelah melalui masa-masa sulit. Liriknya menggambarkan perjuangan melawan keraguan diri, ketakutan, dan pengaruh negatif dari luar (diwakili oleh “ghost behind” dan “wall of ice”).
Bagian awal lagu menyoroti perasaan terhantui dan terisolasi (“Through my eyes, just a shadow”). Namun, terdapat penolakan yang tegas terhadap kekuatan yang mencoba menahan sang narator (“No, your arrows will not bring me down”). Inti dari lagu ini adalah deklarasi bahwa narator telah berubah menjadi kekuatan alam yang tak terhentikan—”I am the storm”.
Bagian verse kedua berbicara tentang mengatasi iblis batin dan ilusi yang mengancam (“Illusions of flames, only in my mind”). Perjalanan ini adalah transformasi dari ketakutan dan keterpenjaraan menuju pemahaman bahwa kegelapan justru menyoroti cahaya batin. Secara keseluruhan, lagu ini merayakan proses melewati badai pribadi dan keluar sebagai versi diri yang lebih kuat dan bertekad.








