Into The Night - Ad Infinitum Lirik Terjemahan

Lirik Lagu Ad Infinitum – Into The Night dan Terjemahan

Informasi Lagu

Artis: Ad Infinitum

Lagu: Into The Night

Album: Chapter II – Legacy

Tahun Rilis Album: 2021

Genre: Symphonic Metal

Penulis Lagu (Writer(s)): Melissa Bonny, Adrian Thessenvitz, Niklas Mueller, Korbinian Benedict Stocker.

Trivia: Lagu ini merupakan bagian dari album kedua Ad Infinitum, “Chapter II – Legacy,” yang menunjukkan kedewasaan musikal band dan eksplorasi tema-tema yang lebih gelap dan pribadi dibandingkan album debut mereka.

Lirik dan Terjemahan

Eternal battle: what is wrong or right?
Pertarungan abadi: mana yang benar atau salah?
Am I a sinner for shutting the voice of my conscience down
Apakah aku pendosa karena mematikan suara hati nuraniku
How does it feel to fall into your darkness?
Bagaimana rasanya jatuh ke dalam kegelapanmu?
To let it out and step into the night
Untuk melepaskannya dan melangkah ke dalam malam
Into the night
Ke dalam malam
The only place where I belong
Satu-satunya tempat aku berada
Dead or alive
Mati atau hidup
I will find my way, my fears are gone
Aku akan menemukan jalanku, ketakutanku telah hilang
A brand new start
Awal yang baru
I will be alright
Aku akan baik-baik saja
When I step into the night
Ketika aku melangkah ke dalam malam
You walk those lands with a golden crown
Kau berjalan di tanah itu dengan mahkota emas
Bathing in tears, you escape from the guilt with a treacherous smile
Bermandikan air mata, kau lolos dari rasa bersalah dengan senyum licik
How does it feel to dance above all sadness?
Bagaimana rasanya menari di atas semua kesedihan?
To stop the fight and step into the night
Untuk menghentikan perlawanan dan melangkah ke dalam malam
Into the night
Ke dalam malam
The only place where I belong
Satu-satunya tempat aku berada
Dead or alive
Mati atau hidup
I will find my way, my fears are gone
Aku akan menemukan jalanku, ketakutanku telah hilang
A brand new start
Awal yang baru
I will be alright
Aku akan baik-baik saja
When I step into the night
Ketika aku melangkah ke dalam malam
Surrender to darkness
Menyerah pada kegelapan
My humanity, the blood in my veins
Kemanusiaanku, darah di nadiku
Consecration, loneliness
Pengudusan, kesepian
Immortality isn’t priceless
Keabadian tidak ternilai harganya
Into the night, into the night
Ke dalam malam, ke dalam malam
The only place where I belong
Satu-satunya tempat aku berada
Dead or alive, dead or alive
Mati atau hidup, mati atau hidup
I will find my way, my fears are gone
Aku akan menemukan jalanku, ketakutanku telah hilang
A brand new start
Awal yang baru
I will be alright
Aku akan baik-baik saja
When I step into the night
Ketika aku melangkah ke dalam malam

Kredit Penulis

Writer(s): Melissa Bonny, Adrian Thessenvitz, Niklas Mueller, Korbinian Benedict Stocker

Makna Lagu

Lagu “Into The Night” oleh Ad Infinitum mengeksplorasi tema konflik batin yang mendalam dan penerimaan diri, terutama sisi gelap atau tersembunyi dari jiwa seseorang. Liriknya dibuka dengan gambaran “pertarungan abadi: mana yang benar atau salah?”, menyiratkan pergulatan moral atau eksistensial yang konstan.

Penyanyi mempertanyakan apakah mereka seorang pendosa karena memilih untuk mengabaikan suara hati nurani mereka, sebuah tindakan yang kemudian digambarkan sebagai “jatuh ke dalam kegelapanmu” dan “melangkah ke dalam malam.” Bagi narator, malam menjadi tempat perlindungan—”Satu-satunya tempat aku berada”—di mana ketakutan menghilang dan awal baru dapat ditemukan, terlepas dari status hidup atau mati.

Bait kedua menyajikan kontras dengan sosok yang berkuasa namun penuh kepalsuan (“mahkota emas,” “tersenyum licik”) yang melarikan diri dari rasa bersalah. Hal ini menegaskan bahwa narator memilih jalan yang berbeda: menari di atas kesedihan dan memilih kegelapan sebagai pelarian yang otentik.

Bagian tengah lagu menyinggung pengorbanan: “Menyerah pada kegelapan / Kemanusiaanku, darah di nadiku.” Ini adalah penyerahan diri total pada identitas baru atau sisi tersembunyi ini, yang diperkuat dengan pernyataan bahwa “Keabadian tidak ternilai harganya.” Secara keseluruhan, lagu ini adalah ode tentang menemukan kebebasan dan rasa memiliki dalam menerima aspek diri yang mungkin dianggap kelam oleh masyarakat, menjadikannya malam sebagai ruang aman mereka.

Allen Jonathan
Allen Jonathan
Articles: 1027