Informasi Lagu
- Artis: Adelitas Way
- Lagu: Cage The Beast
- Album: Home School Valedictorian
- Tahun Rilis: 2011
- Penulis Lagu: Keith Wallen, Rick Dejesus, Trevor Brice Stafford
Lagu ini merupakan salah satu trek yang kuat dari album debut mereka, “Home School Valedictorian”, yang membantu memantapkan posisi Adelitas Way di kancah rock alternatif/post-grunge.
Lirik dan Terjemahan
Aku melihatnya di matamu
Kau merasa paranoid
Kau tahu persis apa yang telah kulakukan
Kau tahu siapa diriku sekarang
Aku merasakannya jauh di dalam
Dengan semua rasa sakit dan kebohongan
Aku tahu persis apa yang kuinginkan
Aku adalah seekor binatang
Kurasa sudah waktunya aku memberitahumu
Aku bisa mengakhiri semuanya
Kau tidak bisa mengurung sang binatang
Tidak ada yang bisa mematahkanku
Kau tidak bisa mengurung sang binatang di dalam diriku
Aku merasakan amarah
Dan semua rasa sakit itu
Kau tidak bisa mengurung sang binatang di dalam diriku
Di dalam diriku
Aku merasakannya dalam auramu
Kau adalah parasit
Yang tahu persis apa yang telah kulakukan
Kurasa waktumu telah tiba
Kau mencoba membalikkan keadaan
Kurasa kau sudah gila
Takut akan apa yang kuinginkan
Inilah aku sekarang
Kurasa sudah waktunya aku memberitahumu
Aku bisa mengakhiri semuanya
Kau tidak bisa mengurung sang binatang
Tidak ada yang bisa mematahkanku
Kau tidak bisa mengurung sang binatang di dalam diriku
Aku merasakan amarah
Dan semua rasa sakit itu
Kau tidak bisa mengurung sang binatang di dalam diriku
Di dalam diriku
Kau tidak bisa mengurung sang binatang
Tidak ada yang bisa mematahkanku
Kau tidak bisa mengurung sang binatang di dalam diriku
Aku merasakan amarah
Dan semua rasa sakit itu
Kau tidak bisa mengurung sang binatang di dalam diriku
Di dalam diriku
Makna lagu “Cage The Beast” berpusat pada tema pemberontakan dan pelepasan sisi naluriah atau sisi gelap yang terpendam. Liriknya menggambarkan konflik internal di mana sang narator merasa diremehkan atau dikendalikan oleh seseorang yang dianggap sebagai ‘parasit’. Narator menyadari bahwa upaya orang lain untuk ‘mengurung sang binatang’ (sisi buas, amarah, keinginan yang tak terkendali) tidak akan berhasil karena sisi tersebut sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari dirinya. Ini adalah pernyataan tegas tentang penerimaan diri yang liar dan penolakan terhadap upaya pengekangan dari luar.








