Album: Getaway
Tahun Rilis: 2016
Genre: Post-Grunge/Hard Rock
Trivia:
Lagu ini dirilis sebagai bagian dari album ‘Getaway’ oleh Adelitas Way. Gaya musiknya mencerminkan perpaduan antara hard rock modern dengan sentuhan melodi yang lebih emosional, khas musik mereka.
Tentang Lagu
Aku dengar hatimu kotor
Menghancurkan hati seperti anak panah yang sempurna
Kukira dia adalah matahariku
Andai saja aku tahu apa yang kukatakan tidak sampai
Andai saja aku tahu itu sudah mati saat aku menatapmu
Aku juga tidak tahu apa yang akan datang
Aku juga tidak tahu aku telah bebas
Chorus
Hatimu kotor
Hatimu kotor
Verse 2
Kau suka mencintaiku melalui kebencian
Membuatku merasa seperti sampah
Aku selalu ingin mengatakannya
Kau sungguh jalang
Hatimu kotor
Hatimu kotor
Hatimu kotor, hati
Verse 3
Hanya satu lagi yang jatuh begitu keras
Hanya satu lagi yang datang dan pergi
Kukira dia adalah yang satu itu
Andai saja aku tahu apa yang kukatakan tidak sampai
Andai saja aku tahu itu sudah mati saat aku menatapmu
Aku juga tidak tahu apa yang akan datang
Aku juga tidak tahu aku telah bebas
Chorus
Hatimu kotor
Hatimu kotor
Verse 4
Kau suka mencintaiku melalui kebencian
Membuatku merasa seperti sampah
Aku selalu ingin mengatakannya
Kau sungguh jalang
Hatimu kotor
Hatimu kotor
Hatimu kotor, hati
Bridge
Ambillah hidupmu yang cantik dan sembrono
Ambil kata-kata ini dan kembalilah dengan benar
Aku melihat menembusmu
Hatimu kotor
Outro
Hatimu kotor
Kau suka mencintaiku melalui kebencian
Membuatku merasa seperti sampah
Aku selalu ingin mengatakannya
Kau sungguh jalang
Hatimu kotor
Hatimu kotor
Hatimu kotor, hati
Makna lagu “Filthy Heart” tampaknya berpusat pada pengalaman narator dengan seseorang yang perilakunya manipulatif dan merusak dalam suatu hubungan. Baris-baris seperti “You like to love me through hatred” dan “Make me feel like shit” menunjukkan adanya dinamika beracun di mana cinta dan kebencian bercampur aduk, membuat narator merasa direndahkan. Istilah “filthy heart” (hati yang kotor) adalah metafora kuat untuk sifat orang tersebut yang penuh kepalsuan atau keegoisan, yang pada akhirnya terungkap. Narator menyadari bahwa perasaannya telah dimanfaatkan dan dia melihat kebohongan orang tersebut (“I see through you”). Lagu ini merupakan ekspresi kemarahan dan penerimaan pahit atas akhir hubungan yang penuh kepalsuan.








