Informasi Lagu
Artis: Adelitas Way
Lagu: Ready For War (Pray For Peace)
Album: Notorious
Tahun Rilis Album: 2017
Penulis Lagu: Brian Howes, Rick Dejesus, Jason Van Poederooyen, Trevor Stafford.
Trivia: Lagu ini merupakan salah satu lagu yang menonjol dari album Notorious, yang dikenal karena menampilkan suara rock alternatif yang lebih berat dan vokal yang lebih intens dari Adelitas Way.
Lirik dan Terjemahan
Kau jalani hidupmu sembrono
Sulit menyembunyikan rasa iri
Kau bicara sangat cepat
Kau ambil kebenaran dan memutarnya
Kau bawa itu sampai batas (jangan salahkan aku)
Bertahan hidup yang terkuat
Kau potong sumbuku dan menyalakannya
Dan aku adalah ancaman psikopat (jangan salahkan aku)
Aku tidak ingin harus melakukan ini lagi
Aku berdoa untuk perdamaian tapi aku siap berperang
Aku berdoa untuk perubahan karena aku pernah di sini sebelumnya
Aku berdoa untuk perdamaian tapi aku siap berperang
Aku berdoa untuk perdamaian tapi aku siap berperang
Aku berdoa untuk perdamaian tapi aku siap berperang
Hati dan jiwaku menggodaku
(Untuk menghapusmu dari sejarah)
Kau mulai jatuh, membungkuk dan patah
(Kelemahanmu adalah kesengsaraanmu)
Kau bicara sangat cepat
Kau ambil kebenaran dan memutarnya
Kau bawa itu sampai batas (jangan salahkan aku)
Bertahan hidup yang terkuat
Kau potong sumbuku dan menyalakannya
Dan aku adalah ancaman psikopat (jangan salahkan aku)
Aku tidak ingin harus melakukan ini lagi
Aku berdoa untuk perdamaian tapi aku siap berperang
Aku berdoa untuk perubahan karena aku pernah di sini sebelumnya
Aku berdoa untuk perdamaian tapi aku siap berperang
Aku berdoa untuk perdamaian tapi aku siap berperang
Aku berdoa untuk perdamaian tapi aku siap berperang
Aku berdoa untuk perdamaian tapi aku siap berperang
(Tuhan tahu kau sedang berjabat tangan dengan iblis)
Aku berdoa untuk perubahan karena aku pernah di sini sebelumnya
Aku berdoa untuk perdamaian tapi aku siap berperang
Aku berdoa untuk perdamaian tapi aku siap berperang
Aku berdoa untuk perdamaian tapi aku siap berperang
Makna Lagu
Lagu “Ready For War (Pray For Peace)” oleh Adelitas Way mengeksplorasi dualitas emosional dan dilema menghadapi situasi konflik atau perselisihan. Liriknya menggambarkan rasa frustrasi terhadap seseorang yang hidup sembrono, penuh kepalsuan, dan selalu memutarbalikkan kebenaran. Meskipun ada keinginan tulus untuk perdamaian (“I pray for peace”), narator juga mengakui realitas pahit bahwa mereka telah mengalami siklus konflik ini berulang kali (“I’ve been here before”), memaksa mereka untuk bersiap menghadapi konfrontasi (“but I’m ready for war”).
Baris-baris seperti “You cut my fuse and lit it / And I’m a psycho menace” menunjukkan bahwa provokasi telah mencapai titik didih, memicu respons yang agresif dari narator. Ada konflik internal yang kuat, di mana sisi spiritual atau moral (berdoa untuk perdamaian) berbenturan dengan sisi pragmatis atau defensif (bersiap untuk perang). Frasa tentang “shaking the devil’s hand” menyiratkan bahwa orang yang dituju telah melakukan kesalahan moral yang mendalam, sehingga perang atau perlawanan menjadi konsekuensi yang tak terhindarkan.






