Shame - Adelitas Way Lirik Terjemahan

Lirik Lagu Adelitas Way – Shame dan Terjemahan

Informasi Lagu

Artis: Adelitas Way

Lagu: Shame

Album: Getaway

Tahun Rilis: 2016

Penulis Lagu: Johnny Karkazis, Trevor Brice Stafford, Robert Sarkis Zakaryan, Rick Anthony Dejesus, Andrew Cushing.

Trivia: Lagu ini merupakan salah satu trek dalam album studio keempat Adelitas Way, Getaway, yang dikenal dengan nuansa rock yang lebih keras dan tema-tema yang lebih gelap dibandingkan beberapa rilisan mereka sebelumnya.

Lirik dan Terjemahan

Shame, shame
Malu, malu
She ain’t got no shame
Dia tidak punya rasa malu
She’s runnin’ around this little town
Dia berkeliling di kota kecil ini
She just likes to play
Dia hanya suka bermain
Games, games
Permainan, permainan
She likes playing games
Dia suka bermain permainan
She gets me high
Dia membuatku mabuk (ketagihan)
And takes me down
Dan menjatuhkanku
She ain’t got no shame
Dia tidak punya rasa malu
[Am]I’ll put your picture in my hall of fame
Aku akan menaruh fotomu di aula ketenaran-ku
[G]You hung my memory on your wall of shame
Kau gantung kenanganku di tembok malumu
[C]I’m just a loser, you won the game
Aku hanya pecundang, kau memenangkan permainan ini
[F]Shame, shame
Malu, malu
She’ ain’t got no shame
Dia tidak punya rasa malu
[Am]Shame
Malu
She ain’t got no shame
Dia tidak punya rasa malu
[Am]Tame, tame
Jinakkah, jinakkah (Sulit dikendalikan)
She’s so hard to tame
Dia sangat sulit dijinakkan
She’s coming now
Dia datang sekarang
She’s on the prowl
Dia sedang mengintai
And you can’t get away
Dan kamu tidak bisa lari
[Am]Say, say
Katakan, katakan
How much will I pay?
Berapa yang harus kubayar?
My sanity, my vanity?
Kewarasanku, kesombonganku?
‘Cause she ain’t got no shame
Karena dia tidak punya rasa malu
[Am]I’ll put your picture in my hall of fame
Aku akan menaruh fotomu di aula ketenaran-ku
[G]You hung my memory on your wall of shame
Kau gantung kenanganku di tembok malumu
[C]I’m just a loser, you won the game
Aku hanya pecundang, kau memenangkan permainan ini
[F]Shame, shame
Malu, malu
She ain’t got no shame
Dia tidak punya rasa malu
[Am]I wanna see you only
Aku hanya ingin melihatmu
I’d rather be with you than lonely, yeah
Aku lebih baik bersamamu daripada sendirian, ya
Even if you say that you won’t be mine only
Bahkan jika kamu bilang bahwa kamu tidak akan hanya milikku
[Am]I’ll put your picture in my hall of fame
Aku akan menaruh fotomu di aula ketenaran-ku
[G]You hung my memory on your wall of shame
Kau gantung kenanganku di tembok malumu
[C]I’m just a loser, you won the game
Aku hanya pecundang, kau memenangkan permainan ini
[F]Shame, shame
Malu, malu
She ain’t got no shame
Dia tidak punya rasa malu
[Am]Shame
Malu
She ain’t got no shame
Dia tidak punya rasa malu
[Am]Shame
Malu
She ain’t got no shame
Dia tidak punya rasa malu
[Am]Shame
Malu
She ain’t got no shame
Dia tidak punya rasa malu
[Am]Shame
Malu
She ain’t got no shame
Dia tidak punya rasa malu

Makna Lagu “Shame”

Lagu “Shame” dari Adelitas Way menggambarkan hubungan toksik yang penuh dengan permainan dan manipulasi. Narator lagu ini terpesona oleh seorang wanita yang digambarkan memiliki “no shame” (tidak punya rasa malu). Dia menikmati mempermainkan perasaan narator, membuat narator mabuk (high) hanya untuk kemudian menjatuhkannya (takes me down).

Bagian chorus, “I’ll put your picture in my hall of fame / You hung my memory on your wall of shame,” menyoroti kontras antara pengakuan dan pengkhianatan. Narator berjanji untuk mengabadikan wanita tersebut dalam kemuliaan (hall of fame) meskipun ia telah merusak kenangan narator dan meninggalkannya dalam rasa malu (wall of shame). Narator mengakui dirinya sebagai pecundang dalam hubungan ini.

Tema utama adalah ketidakmampuan untuk melepaskan diri dari daya tarik berbahaya wanita tersebut, yang digambarkan sebagai sosok yang sulit dijinakkan (‘She’s so hard to tame’). Meskipun mengetahui bahwa wanita itu bermain-main, narator tetap tertarik, bahkan sampai mempertanyakan harga dari kewarasan dan kesombongannya (‘My sanity, my vanity?’). Ini adalah eksplorasi tentang obsesi dan rasa sakit dalam menghadapi seseorang yang tidak memiliki batasan moral atau emosional.