Informasi Lagu
- Artis: Adema
- Judul Lagu: Trust
- Album: Adema
- Tahun Rilis: 2001
- Genre: Nu Metal, Alternative Metal
- Fakta Menarik: Lagu “Trust” terdapat di album debut Adema yang sukses secara komersial, menampilkan perpaduan elemen metal alternatif dan nu metal yang khas dari band pada awal tahun 2000-an. Liriknya ditulis oleh semua anggota band saat itu.
Lirik dan Terjemahan
Biarkan aku bernapas
Biarkan aku bernapas
Aku bahkan tidak bisa berpikir sekarang
Sesuatu membuatku merasa bersalah
Menyakitimu perlahan tapi pasti
Aku tidak tahu mengapa, mencintaimu begitu banyak
Aku tidak bisa merasakan karena aku tersesat
Tidak banyak yang penting lagi
Apakah itu kamu, apakah itu aku, apakah itu kita, ataukah itu kepercayaan?
Ataukah itu kepercayaan?
Mendorong ke dalam apa yang kuinginkan
Karena aku sangat egois
Meninggalkanmu menggantung, berhenti berhubungan
Aku tidak tahu mengapa, mencintaimu begitu banyak
Aku tidak bisa merasakan karena aku tersesat
Tidak banyak yang penting lagi
Apakah itu kamu, apakah itu aku, apakah itu kita, ataukah itu kepercayaan?
Aku sangat sendirian, hampa dan tersesat, lebih mudah melepaskanmu
Waktu akan mengikis rasa malu dan kesalahan, lebih mudah melepaskanmu
(Apakah itu kamu, apakah itu aku)
Lebih mudah melepaskanmu
(Biarkan aku bernapas)
Biarkan aku bernapas
Aku tidak bisa merasakan karena aku tersesat
Tidak banyak yang penting lagi
Apakah itu kamu, apakah itu aku, apakah itu kita, ataukah itu kepercayaan?
Ataukah itu kepercayaan?
Aku sangat sendirian, hampa dan tersesat, lebih mudah melepaskanmu
Waktu akan mengikis rasa malu dan kesalahan, lebih mudah melepaskanmu
Apakah itu kamu, apakah itu aku
Lebih mudah melepaskanmu
Bernapas
Biarkan aku bernapas
Bernapas
Makna Lagu “Trust”
Lagu “Trust” dari Adema adalah eksplorasi mendalam mengenai keretakan dan keraguan dalam suatu hubungan, yang berpusat pada pertanyaan inti: “Is it you, is it me, is it us or is it trust?” (Apakah itu kamu, apakah itu aku, apakah itu kita, ataukah itu kepercayaan?).
Liriknya menggambarkan keadaan kebingungan dan rasa bersalah sang narator. Frasa pembuka, “Let me breathe” (Biarkan aku bernapas), menunjukkan perasaan sesak dan tertekan oleh situasi tersebut. Narator mengakui telah menyakiti pasangannya secara perlahan namun pasti (“Hurt you slowly but so surely”), mengindikasikan kesalahan pribadi dalam hubungan tersebut.
Inti dari lagu ini adalah pergulatan dengan egoisme dan ketidakmampuan untuk jujur atau berkomitmen sepenuhnya. Baris seperti “Because I am so goddamn selfish” (Karena aku sangat egois) dan “Left you hanging, stopped relating” (Meninggalkanmu menggantung, berhenti berhubungan) menunjukkan bahwa masalahnya mungkin berasal dari sifat sang narator sendiri. Meskipun mengakui cinta yang besar (“love you so much”), perasaan kehilangan (“I can’t feel because I’m lost”) mendorongnya untuk mencari jawaban pada faktor luar—apakah kesalahan terletak pada pasangan, dirinya sendiri, hubungan itu secara keseluruhan, atau intinya, hilangnya kepercayaan.
Bagian bridge memperkuat tema keputusasaan dan pelepasan: “I’m so alone, empty and lost, it’s easier to let you go” (Aku sangat sendirian, hampa dan tersesat, lebih mudah melepaskanmu). Hal ini menyiratkan bahwa beban emosional telah mencapai titik di mana menyerah terasa lebih mudah daripada terus berjuang melawan keraguan dan rasa bersalah yang menggerogoti.








