Black Veins - Adept Lirik Terjemahan

Lirik Lagu Adept – Black Veins dan Terjemahan

Informasi Lagu

Artis: Adept

Judul Lagu: Black Veins

Album: Sleepless

Tahun Rilis: 2016

Genre: Metalcore / Melodic Metalcore

Trivia

  • Album Konteks: Sleepless adalah album studio ketiga Adept, yang dirilis pada tahun 2016. Album ini menandai kembalinya mereka ke suara yang lebih berat dan melodis setelah beberapa perubahan gaya.
  • Penulis Lagu: Lirik lagu ini dikreditkan kepada Robert Ljung dan Gustav Lars Valdemar Lithammer.
  • Tema Lirik: Seperti banyak lagu Adept lainnya, “Black Veins” sarat dengan emosi mentah, sering kali mengeksplorasi perjuangan internal, rasa sakit, dan mencari cahaya di tengah keputusasaan.

Lirik dan Terjemahan (dengan Chords)

I have seen the rise of a thousand suns in front of me
Aku telah melihat terbitnya seribu matahari di depanku
I have seen the rise of a thousand suns in front of me
Aku telah melihat terbitnya seribu matahari di depanku
Heavy eyes on the road of life
Mata yang berat di jalan kehidupan
Cities pass me by like a flash of who I used to be
Kota-kota melewiku seperti kilasan dari diriku yang dulu
The sky is bleeding but I cannot see.
Langit berdarah tapi aku tak bisa melihatnya.
Ironically you spoke about painting my picture and colouring me in
Ironisnya kau bicara tentang melukis gambarku dan mewarnaiku
But the picture you drew didn’t include me
Tapi gambar yang kau buat tidak memasukkanku
It was only you.
Hanya ada kau di dalamnya.
I guess I’m just so fucking tired
Kurasa aku benar-benar sangat lelah
It’s like I’m daydreaming at night and sleepwalking at day
Rasanya seperti aku sedang melamun di malam hari dan berjalan sambil tidur di siang hari
I can’t find my pace nor the strength to stay.
Aku tak bisa menemukan langkahku atau kekuatan untuk bertahan.
You always said I should be open, honest and sincere
Kau selalu bilang aku harus terbuka, jujur, dan tulus
I guess this is a start
Kurasa ini adalah sebuah awal
So for the next forty minutes I will speak from the heart
Jadi selama empat puluh menit ke depan aku akan berbicara dari hati
And the truth is
Dan kenyataannya adalah
Maybe I don’t deserve to be happy
Mungkin aku tidak pantas untuk bahagia
[Chorus]
Light up the darkness!
Terangi kegelapan!
Everywhere I turn I see landscapes in grey
Di mana pun aku berbalik, aku melihat pemandangan dalam abu-abu
It’s a colourless world when the blind lead the way
Ini adalah dunia tanpa warna ketika orang buta memimpin jalan
Our endeavours won’t carry us back!
Upaya kita tidak akan membawa kita kembali!
The essence of hope still lies on the track.
Inti dari harapan masih terletak di jalur itu.
Will we see a new day in this dead and filthy world?
Akankah kita melihat hari baru di dunia yang mati dan kotor ini?
I hear the sound of a thousand screams
Aku mendengar suara seribu jeritan
Break through the silence of shattered dreams
Menerobos keheningan mimpi yang hancur
Don’t ever stray from the path they say
Jangan pernah menyimpang dari jalan yang mereka katakan
Don’t you diverge from the masses.
Jangan kau menyimpang dari keramaian.
I have seen the rise of a thousand suns in front of me
Aku telah melihat terbitnya seribu matahari di depanku
But I never felt the warming touch from the sky above me.
Tapi aku tidak pernah merasakan sentuhan hangat dari langit di atasku.
I have seen the rise of a thousand suns in front of me
Aku telah melihat terbitnya seribu matahari di depanku
But I never felt the warming touch from the sky above me.
Tapi aku tidak pernah merasakan sentuhan hangat dari langit di atasku.
Will the dark clouds swallow me? Will the dark clouds swallow me?
Akankah awan gelap menelanku? Akankah awan gelap menelanku?
I feel the sickness of the world feeding on me
Aku merasakan penyakit dunia memakan diriku
My horizon will fade away
Cakrawalaku akan memudar
Light of tomorrow come today!
Cahaya esok datanglah hari ini!
And as the sun slowly sets tonight
Dan saat matahari perlahan terbenam malam ini
I feel the dark clouds swallow me
Aku merasakan awan gelap menelanku
A last string of hope gets buried
Seutas harapan terakhir terkubur
Death runs in my black veins
Kematian mengalir di nadiku yang hitam
Death runs in my black veins
Kematian mengalir di nadiku yang hitam
I have seen the rise of a thousand suns in front of me
Aku telah melihat terbitnya seribu matahari di depanku
But I never felt the warming touch from the sky above me.
Tapi aku tidak pernah merasakan sentuhan hangat dari langit di atasku.
Will the dark clouds swallow me? Will the dark clouds swallow me?
Akankah awan gelap menelanku? Akankah awan gelap menelanku?
Let the light of tomorrow come today
Biarkan cahaya esok datang hari ini
We’ve been hanging on forever on a spark that never came
Kita telah bergantung selamanya pada percikan yang tak pernah datang
Let the light of tomorrow come today
Biarkan cahaya esok datang hari ini
We’ve been hanging on forever on a spark that never came
Kita telah bergantung selamanya pada percikan yang tak pernah datang
Let the light of tomorrow come today
Biarkan cahaya esok datang hari ini
We’ve been hanging on forever on a spark that never came
Kita telah bergantung selamanya pada percikan yang tak pernah datang
Let the light of tomorrow come today
Biarkan cahaya esok datang hari ini
We’ve been hanging on forever on a spark that never came
Kita telah bergantung selamanya pada percikan yang tak pernah datang

Makna Lagu “Black Veins”

Lirik lagu “Black Veins” dari Adept menggambarkan sebuah perjalanan emosional yang sangat gelap dan penuh perjuangan. Tema utamanya berpusat pada perasaan kelelahan mendalam, kehilangan arah, dan kekecewaan terhadap harapan yang tak kunjung terwujud.

Kelelahan Eksistensial dan Keterasingan: Baris-baris awal seperti “I have seen the rise of a thousand suns in front of me / But I never felt the warming touch from the sky above me” menunjukkan bahwa narator telah menyaksikan keindahan atau potensi (seribu matahari terbit) namun merasa terasing dan tidak mampu merasakan kehangatan atau kebahagiaan sejati. Ia merasa hidupnya seperti berjalan sambil tidur (“daydreaming at night and sleepwalking at day”), sebuah kondisi mati rasa kronis.

Kekalahan dalam Hubungan: Bagian tentang lukisan yang digambar oleh orang lain (“But the picture you drew didn’t include me / It was only you”) mengindikasikan bahwa narator merasa kebutuhannya tidak dilihat atau diakui dalam suatu hubungan, hanya berpusat pada orang lain.

Kerinduan akan Perubahan: Inti dari lagu ini adalah permohonan mendesak untuk sebuah perubahan, sebuah akhir dari kegelapan ini. Seruan “Light up the darkness!” dan “Light of tomorrow come today!” adalah teriakan minta tolong agar harapan (cahaya esok) segera datang, karena mereka telah terlalu lama bergantung pada “percikan yang tak pernah datang.”

Keputusasaan dan Kematian: Puncak emosionalnya terletak pada perasaan bahwa harapan terkubur, dan narator merasa dirinya sedang ditelan oleh keputusasaan (“I feel the dark clouds swallow me”). Frasa kunci, “Death runs in my black veins,” menyimbolkan bahwa keputusasaan dan perasaan negatif telah meresap begitu dalam hingga terasa seperti bagian dari aliran darahnya. Ini adalah representasi kuat dari keputusasaan yang melumpuhkan.

Allen Jonathan
Allen Jonathan
Articles: 1027