First Round, First Minute - Adept Lirik Terjemahan

Lirik Lagu Adept – First Round, First Minute dan Terjemahan

Informasi Lagu

  • Artis: Adept
  • Judul Lagu: First Round, First Minute
  • Album: Death Dealers
  • Tahun Rilis Album: 2011
  • Genre: Metalcore / Melodic Hardcore
  • Penulis Lagu: Jacob Papinniemi, Robert Ljung

Lagu ini menjadi salah satu lagu yang cukup populer dari album Death Dealers, yang merupakan rilisan penting dalam diskografi Adept, menampilkan energi mentah dan lirik yang sangat personal dan intens.

Tentang Lagu

Here we fucking go!
Inilah kita mulai!
Drop it like it’s hot – cold
Jatuhkan seperti itu panas – dingin
Yeah!
Ya!
I need to know if this weakened heart has strength to carry on
Aku perlu tahu apakah hati yang melemah ini punya kekuatan untuk terus berjalan
Another day around the ones who always brings me down.
Satu hari lagi di sekitar orang-orang yang selalu membuatku jatuh.
I make beliefs around the thought that we could be so much more
Aku membuat keyakinan seputar pemikiran bahwa kita bisa menjadi jauh lebih banyak
We’re glowing like the sparks in a fire.
Kita bersinar seperti percikan api dalam sebuah api.
Through the smoke you change your fucking act.
Melalui asap kau ubah sikap sialanmu.
I still don’t know what it means to you.
Aku masih tidak tahu apa artinya itu bagimu.
The time might heal the bruises in my soul,
Waktu mungkin menyembuhkan memar di jiwaku,
but I won’t forget your actions
tapi aku tidak akan melupakan tindakanmu
We’re sinking but I don’t care if we make it.
Kita tenggelam tapi aku tidak peduli jika kita berhasil.
We were always under the surface.
Kita selalu di bawah permukaan.
We let go of all the things we were certain of would hold.
Kita melepaskan semua hal yang kita yakini akan bertahan.
Lets go drown here together.
Ayo tenggelam di sini bersama.
In this darkest hour I need to find myself a light,
Dalam jam tergelap ini aku perlu menemukan cahaya untuk diriku sendiri,
that will shine up on the path I’m heading for.
yang akan menyinari jalan yang kutuju.
I have reached the shore.
Aku telah mencapai pantai.
I will stand my ground until the day that I close my eyes for the last fucking time
Aku akan mempertahankan pendirianku sampai hari aku memejamkan mata untuk terakhir kalinya
I reach up to the sky and believe if we’re not in this together
Aku menjangkau langit dan percaya jika kita tidak bersama dalam hal ini
I will would rather give up on our dream.
Aku lebih baik menyerah pada mimpi kita.
Your wore my heart like a fucking joke.
Kau kenakan hatiku seperti lelucon sialan.
I reach up to the sky and believe
Aku menjangkau langit dan percaya
That the sun sets along with us.
Bahwa matahari terbenam bersama kita.
We’re sinking and I don’t care if we make it.
Kita tenggelam dan aku tidak peduli jika kita berhasil.
We were always under the surface.
Kita selalu di bawah permukaan.
We let go of all the things we were certain of would hold.
Kita melepaskan semua hal yang kita yakini akan bertahan.
Let’s go drown here together.
Ayo tenggelam di sini bersama.
I curse the day, you where fucking born!
Aku mengutuk hari, kau sialan dilahirkan!

Makna Lagu

Lagu “First Round, First Minute” dari Adept tampaknya mengekspresikan perasaan terisolasi, frustrasi, dan keputusasaan dalam menghadapi hubungan atau situasi yang merugikan. Liriknya dipenuhi dengan metafora tentang tenggelam dan berada di bawah permukaan, menyiratkan bahwa sang narator merasa terkekang atau tertekan oleh orang-orang di sekitarnya (“the ones who always brings me down”).

Ada unsur penyerahan diri yang kuat, terutama dalam baris seperti “We’re sinking but I don’t care if we make it” dan “Lets go drown here together.” Ini menunjukkan penerimaan fatalistik terhadap nasib buruk atau kegagalan bersama, mungkin sebagai bentuk perlawanan terhadap harapan palsu atau ekspektasi yang menghancurkan.

Pencarian cahaya di “darkest hour” menunjukkan adanya sedikit harapan atau keinginan untuk mencari jalan keluar dan berdiri teguh (“I will stand my ground”), tetapi sentimen tersebut segera dibayangi oleh rasa sakit dan pengkhianatan yang mendalam, yang berpuncak pada kutukan di akhir lirik: “I curse the day, you where fucking born!” Secara keseluruhan, lagu ini adalah luapan emosi mentah mengenai rasa dikhianati dan perjuangan untuk bertahan hidup dalam lingkungan toksik.

Allen Jonathan
Allen Jonathan
Articles: 1027