Informasi Lagu
- Artis: Adept
- Judul Lagu: Means To An End (The Greatest Betrayer)
- Album: Silence The World
- Tahun Rilis Album: 2013
- Genre: Metalcore
- Penulis Lagu: Robert Ljung, Gustav Lars Valdemar Lithammer (dan anggota lain yang mungkin tidak disebutkan dalam data mentah)
Lagu ini merupakan salah satu trek yang menampilkan ciri khas sound Adept yang melodis namun agresif dari era album Silence The World.
Lirik dan Terjemahan
Aku melihat seribu lampu kota
Dan aku pasti akan melihat seribu lagi
Menerangi jalan yang kita tempuh
Namun aku tak pernah merasa begitu buta.
Aku merasa seperti seorang pria dari kematian.
Setiap hal yang ku sentuh berubah menjadi kematian.
(Aku akan) menguburmu hidup-hidup.
Dan membakar tempat yang paling kau hargai.
Kau brengsek.
Sialan, aku harap kau terbakar di dalam
Ketika aku membakar rumahmu.
Tapi menjadi tikus sepertimu
Aku tidak akan terkejut jika kau berhasil keluar.
Aku merasa seperti seorang pria dari kematian.
Setiap hal yang ku sentuh berubah menjadi mati.
Kau membuatku seperti ini, pengkhianat.
Kau mengambil semua yang pernah kucintai.
Kau membuatku seperti ini, pengkhianat
Aku tidak peduli sedikit pun jika
Kau mati atau hidup.
Bangkitlah keparat!
Suara darimu
Semakin keras di malam hari.
Karena aku tidak bisa mengeluarkannya dari kepalaku.
Ini belum berakhir.
Kau membuatku seperti ini, pengkhianat.
Kau mengambil semua yang pernah kucintai.
Kau membuatku seperti ini, pengkhianat
Aku tidak peduli sedikit pun jika
Kau mati atau hidup.
Selamanya sendiri dalam ini.
Diammu mengkhianati janji-janji yang kau buat.
Selamanya dalam sakit bersamamu.
Kau mengambil penglihatanku, ucapanku, cintaku.
Aku sangat menyesal mendengar
Bahwa aku menyakitimu begitu parah, sayang.
Tapi kau selalu pergi dan kau tidak pernah
Membuatku merasa di rumah.
Bagaimana kau bisa menulis semua hal ini tentangku?
Ketika kita tahu ada lebih dari ini.
Aku sangat menyesal mendengar kau terus
Menulis lagu-lagu ini tentangku.
Kita memang tidak pernah ditakdirkan bersama.
Makna Lagu
Lagu ini menggambarkan luapan emosi negatif yang mendalam akibat pengkhianatan dalam sebuah hubungan. Liriknya dipenuhi dengan narasi kemarahan yang gelap dan intens, menggunakan metafora yang kuat seperti ‘I see a thousand city lights / Still I never felt so fucking blind’ untuk menyoroti rasa terisolasi dan kehilangan arah meskipun dikelilingi oleh kehidupan (‘city lights’).
Inti dari lagu ini terletak pada perasaan dikhianati oleh seseorang yang pernah dekat (‘You made me like this, betrayer’). Sang narator merasa telah kehilangan segalanya karena perbuatan orang tersebut, yang memicu respons ekstrem dan destruktif, seperti ancaman untuk membakar tempat yang disayangi. Bagian akhir lagu menunjukkan sisi penyesalan yang pahit (‘I am so sorry to hear that I hurt you so bad, dear’), namun segera disusul dengan pembenaran diri bahwa hubungan itu memang ditakdirkan untuk gagal karena ketidaksetiaan dan kurangnya rasa nyaman (‘you never made me feel at home’). Secara keseluruhan, ini adalah lagu tentang kehancuran emosional dan balasan dendam yang kompleks terhadap seorang pengkhianat.







