Unbeliever - Adept Lirik Terjemahan

Lirik Lagu Adept – Unbeliever dan Terjemahan

Informasi Lagu

  • Artis: Adept
  • Judul Lagu: Unbeliever
  • Album: *When The Sun Gave Up The Sky* (EP)
  • Tahun Rilis Album: 2005
  • Genre: Metalcore
  • Trivia: Lagu ini merupakan salah satu lagu awal dari Adept, dirilis dalam EP mereka yang menandai awal mula gaya metalcore khas mereka. Meskipun tidak memiliki progresi akor yang rumit (khas untuk genre ini), lagu ini mengandalkan intensitas riff gitar dan vokal emosional.

Lirik dan Terjemahan

Why Suffer?
Mengapa Menderita?
Unbeliever. It’s just a word for the weak
Orang Tak Percaya. Itu hanyalah kata untuk yang lemah
Have you ever seen a sunset burn the horizon, burn the horizon?
Pernahkah kau lihat matahari terbenam membakar cakrawala, membakar cakrawala?
Or When the colours in the autumn match the flames in the skyline,
Atau saat warna-warna di musim gugur serasi dengan nyala api di garis langit,
Or the air from your mouth when you breathe in december.
Atau udara dari mulutmu saat kau bernapas di bulan Desember.
You. You have to wake up, you have to wake up and see and you will
Kau. Kau harus bangun, kau harus bangun dan melihat dan kau akan
Find all the answers standing in front of you.
Menemukan semua jawaban berdiri di hadapanmu.
So you’re standing there, with bloodshut eyes. You were pail and scared
Jadi kau berdiri di sana, dengan mata merah karena darah. Kau pucat dan ketakutan
Was it something I said?
Apakah itu karena sesuatu yang kukatakan?
[Am] (The Only time that I tried to tell you have much I loved you we faded)
(Satu-satunya saat aku mencoba mengatakan betapa aku mencintaimu kita memudar)
[G] (The Only time that I felt so right inside it meant Goodbye. Goodbye.)
(Satu-satunya saat aku merasa sangat benar di dalam itu berarti Selamat Tinggal. Selamat Tinggal.)
A stained perfection, is this all you’ve been waiting for?
Kesempurnaan yang ternoda, apakah ini semua yang kau tunggu?
A chance to let go? Are you just feeling nothing? You must have felt something.
Kesempatan untuk melepaskan? Apakah kau hanya tidak merasakan apa-apa? Kau pasti merasakan sesuatu.
To make a difference into the life we choose to live.
Untuk membuat perbedaan dalam kehidupan yang kita pilih untuk jalani.
You have to see with your eyes and start feeling something, start feeling something.
Kau harus melihat dengan matamu dan mulai merasakan sesuatu, mulai merasakan sesuatu.
[C] She said that everything will be just fine, tonight.
Dia bilang semuanya akan baik-baik saja, malam ini.
[F] She held my hand and it would work out fine.
Dia menggenggam tanganku dan semuanya akan baik-baik saja.
Tonight, everything will be just as fine.
Malam ini, semuanya akan baik-baik saja.
Tonight, everything will be just as fine!
Malam ini, semuanya akan baik-baik saja!

Makna Lagu

Lagu “Unbeliever” tampaknya mengeksplorasi tema keraguan, kehilangan iman (baik secara spiritual maupun interpersonal), dan perjuangan untuk menemukan kebenaran atau koneksi emosional yang mendalam di tengah kekecewaan.

Baris-baris seperti “Unbeliever. It’s just a word for the weak” menyentuh konsep bagaimana label skeptisisme sering digunakan untuk meremehkan atau mengisolasi seseorang yang mempertanyakan keyakinan umum. Lirik juga membandingkan keindahan duniawi (“sunset burn the horizon,” “colours in the autumn”) dengan kehampaan emosional yang dirasakan oleh orang yang dimaksud, menyiratkan bahwa orang tersebut mungkin terlalu fokus pada keraguan sehingga gagal melihat keindahan nyata di sekitarnya.

Bagian chorus yang suram tentang kepahitan dan ketakutan (“So you’re standing there, with bloodshut eyes. You were pail and scared”) serta momen perpisahan yang menyakitkan (“it meant Goodbye. Goodbye.”) menunjukkan adanya keretakan dalam hubungan intim akibat ketidakpercayaan atau ketidakmauan untuk membuka diri.

Puncaknya adalah seruan untuk “start feeling something” (mulai merasakan sesuatu), yang merupakan permohonan mendesak agar subjek lagu tersebut keluar dari kekosongan emosionalnya, meskipun pada akhirnya ada sedikit harapan yang dibisikkan melalui lirik penutup tentang kepastian palsu: “Tonight, everything will be just as fine.”

Allen Jonathan
Allen Jonathan
Articles: 1027