Flesh - Aerosmith Lirik Terjemahan

Lirik Lagu Aerosmith – Flesh dan Terjemahan

Informasi Lagu

  • Artis: Aerosmith
  • Judul Lagu: Flesh
  • Album: Get a Grip
  • Tanggal Rilis Album: 1993
  • Genre: Hard Rock, Blues Rock
  • Penulis Lagu: Desmond Child, Steven Tyler, Joe Perry

Trivia:

  • “Flesh” merupakan salah satu lagu Aerosmith yang paling eksplisit secara lirik, seringkali dianggap sebagai lagu glam/hard rock klasik mereka yang berfokus pada tema dewasa.
  • Lagu ini menampilkan riff gitar khas Joe Perry yang berat dan agresif, sangat cocok dengan nuansa liriknya.
  • Album Get a Grip adalah salah satu album terlaris Aerosmith, melahirkan banyak hits besar seperti “Cryin'” dan “Amazing,” sementara “Flesh” menjadi favorit penggemar di penampilan live karena energi mentahnya.

Lirik dan Terjemahan


The day rolls in, the night rolls out
Hari berganti, malam berganti

Desire rules without a doubt
Nafsu berkuasa tanpa ragu

The heart beats fast, you salivate
Jantung berdebar kencang, kau berliur

And when you come it won’t be late
Dan ketika kau datang, itu tidak akan terlambat

I guess by now you got the score
Kurasa sekarang kau sudah mengerti

A little taste you want it more
Sedikit rasa kau menginginkannya lebih

From San Anton to Marrakesh
Dari San Anton ke Marrakesh

Yeah when the night comes
Ya, ketika malam tiba

Every body’s got to have flesh
Setiap orang harus punya daging (nafsu/hasrat)

You got me all soaking wet
Kau membuatku basah kuyup

Flesh – the only thing that’s worth the sweat
Daging – satu-satunya hal yang sepadan dengan keringat

From the day that Eve did Adam
Sejak hari Hawa merayu Adam

Down to Romeo and Juliet
Hingga Romeo dan Juliet

Everybody gotta have
Setiap orang harus punya

The prince of lust has met his match
Pangeran nafsu telah menemukan tandingannya

The witch has brewed her baddest batch
Penyihir telah menyeduh ramuan terburuknya

His sword is sharp and hard as stone
Pedangnya tajam dan keras seperti batu

Her cauldron begs for one more bone
Kaldronnya meminta satu tulang lagi

And so my love, this story’s told
Dan begitulah cintaku, kisah ini diceritakan

From modern times to days of old
Dari zaman modern hingga masa lalu

From Boston Mass to Bangladesh
Dari Boston Mass hingga Bangladesh

Yeah, when the night comes
Ya, ketika malam tiba

Everybody got to have flesh
Setiap orang harus punya daging (nafsu/hasrat)

It’s got me all soaking wet
Itu membuatku basah kuyup

Flesh – the only thing that’s worth the sweat, yeah
Daging – satu-satunya hal yang sepadan dengan keringat, ya

From the Mississippi River
Dari Sungai Mississippi

To the highest mountain in Tibet
Hingga gunung tertinggi di Tibet

Everybody gotta have
Setiap orang harus punya

Flesh – you got me all soaking wet
Daging – kau membuatku basah kuyup

Flesh – the only thing that’s worth the sweat
Daging – satu-satunya hal yang sepadan dengan keringat

Flesh – you got me all soaking wet
Daging – kau membuatku basah kuyup

Flesh – the only thing, the only thing, the only thing
Daging – satu-satunya hal, satu-satunya hal, satu-satunya hal

From a sufi in a Rickshaw to a bimbo in a pink Corvette
Dari seorang sufi di Bajai hingga seorang jalang di Corvette merah muda

Everybody gotta have flesh
Setiap orang harus punya daging (nafsu/hasrat)

Kredit Penulis


Writer(s): Desmond Child, Steven Tyler, Joe Perry
Penulis: Desmond Child, Steven Tyler, Joe Perry

Makna Lagu

Lagu “Flesh” dari Aerosmith adalah eksplorasi yang blak-blakan dan metaforis tentang hasrat fisik, kebutuhan primal manusia akan koneksi fisik, dan daya tarik universal dari seksualitas. Judul lagu, “Flesh” (Daging), berfungsi sebagai metafora untuk tubuh, keinginan fisik, dan kenikmatan indrawi.

Liriknya menggunakan bahasa yang provokatif untuk menggambarkan bagaimana hasrat ini mendominasi tanpa pandang bulu, melintasi waktu dan budaya. Baris seperti “Desire rules without a doubt” dan deskripsi fisik (“The heart beats fast, you salivate”) langsung menuju inti tema ini.

Aerosmith menggunakan referensi geografis dan historis yang luas (“From San Anton to Marrakesh,” “From the day that Eve did Adam / Down to Romeo and Juliet”) untuk menekankan bahwa kebutuhan akan ‘daging’ ini adalah pengalaman manusia yang abadi dan universal, terlepas dari konteks sosial atau era.

Meskipun nadanya kasar dan vulgar, lagu ini pada dasarnya merayakan energi mentah dan energi kehidupan yang didorong oleh hasrat fisik, menjadikannya salah satu lagu Aerosmith yang paling lugas dalam hal tema seksual.

Allen Jonathan
Allen Jonathan
Articles: 1027