Informasi Lagu
- Artis: AFI (A Fire Inside)
- Judul Lagu: Dream Of Waking
- Album: Art Of Drowning
- Tanggal Rilis Album: 2000
- Genre: Punk Rock, Emo, Post-Hardcore
- Trivia: Lagu ini merupakan salah satu trek yang menampilkan sisi gelap dan lebih introspektif dari AFI pada era album Art of Drowning, yang sering dianggap sebagai karya penting dalam evolusi suara mereka sebelum kesuksesan komersial yang lebih besar.
Lirik dan Terjemahan
Aku merasakannya membanjiriku, gelombang pasang beracun yang lambat
Jarum-jarum kecil menari di atasku
Penyakit yang tak terdefinisi
Now I’m afraid to face the sky
Kini aku takut menatap langit
Please someone hear my haunted cries
Tolong seseorang dengarkan tangisan hantuku
Please let them waken me
Tolong biarkan mereka membangunkanku
Please let them waken me
Tolong biarkan mereka membangunkanku
Please let them waken me
Tolong biarkan mereka membangunkanku
With eyes sewn shut I still can see (I end up somewhere)
Dengan mata tertutup jahitan aku masih bisa melihat (Aku berakhir di suatu tempat)
All that is surrounding me (Somewhere between)
Semua yang mengelilingiku (Di suatu tempat di antara)
Between a dream (I end up nowhere)
Di antara mimpi (Aku berakhir di mana pun)
And motionless reality, will I forever lie?
Dan kenyataan yang tak bergerak, akankah aku berbaring selamanya?
I feel it binding so smoothly
Aku merasakannya mengikat dengan sangat mulus
I see myself below
Aku melihat diriku di bawah
I feel it gnawing, eating me
Aku merasakannya menggerogoti, memakan diriku
Poisonous and slow
Beracun dan lambat
My mind it speeds
Pikiranku berpacu
My voice has died
Suaraku telah mati
God let me make the faintest cry
Tuhan izinkan aku membuat tangisan paling samar
Please let them waken me…
Tolong biarkan mereka membangunkanku…
Go!
Pergi!
With eyes sewn shut I still can see (I end up somewhere)
Dengan mata tertutup jahitan aku masih bisa melihat (Aku berakhir di suatu tempat)
All that is surrounding me (Somewhere between)
Semua yang mengelilingiku (Di suatu tempat di antara)
Between a dream (I end up nowhere)
Di antara mimpi (Aku berakhir di mana pun)
And motionless reality, will I forever lie?
Dan kenyataan yang tak bergerak, akankah aku berbaring selamanya?
Binded by my hands, bind my legs, bind my eyes, bind my mouth, bind everything
Terikat oleh tanganku, ikat kakiku, ikat mataku, ikat mulutku, ikat segalanya
Opened up and for the taking
Terbuka dan siap untuk diambil
Just one touch and I’ll be yours
Hanya satu sentuhan dan aku akan menjadi milikmu
Opened up wide for the breaking
Terbuka lebar untuk dihancurkan
Just one touch and I’ll be yours
Hanya satu sentuhan dan aku akan menjadi milikmu
What’s on the other side behind the mirror?
Apa yang ada di sisi lain di balik cermin?
To try (I try) to break the static keeping me here in between
Untuk mencoba (Aku mencoba) memecahkan statis yang menahanku di antara
Makna Lagu
Lagu “Dream Of Waking” dari AFI mengeksplorasi tema-tema isolasi, ketakutan akan kenyataan, dan kerinduan yang mendalam untuk ‘dibangunkan’ dari keadaan yang tidak menyenangkan atau mimpi buruk. Liriknya menggambarkan sensasi fisik yang menyiksa (“slow poisonous tide,” “Pins and needles dance on me”) yang mengindikasikan keadaan ketidaknyamanan mental atau eksistensial yang parah.
Bagian sentral lagu ini adalah kontras antara “dream” (mimpi) dan “motionless reality” (kenyataan yang tak bergerak). Penyanyi merasa terperangkap di antara keduanya, sebuah zona limbo yang gelap di mana mata yang tertutup masih bisa melihat, menyiratkan bahwa alam bawah sadar atau bahkan mimpi itu sendiri tidak menawarkan pelarian. Permintaan berulang “Please let them waken me” adalah permohonan putus asa untuk keluar dari keadaan stagnan ini, entah itu terbangun dari mimpi buruk fisik/mental atau transisi menuju suatu bentuk akhir.
Baris seperti “Binded by my hands, bind my legs, bind my eyes, bind my mouth, bind everything” menyiratkan rasa kehilangan kendali total atau perasaan terbungkam dan tidak berdaya di hadapan keadaan yang menindas. Bagian terakhir, tentang sisi lain cermin dan mencoba memecahkan ‘statis’, memperkuat ide tentang perjuangan melawan penghalang tak kasat mata yang memisahkan subjek dari dunia nyata atau kejelasan.








