Informasi Lagu
Artis: After Forever
Lagu: Only Everything
Album: Remagine
Tahun Rilis Album: 2005
Penulis Lagu (Writer(s)): Joost Van Den Broek, Floor Jansen, Alexander F M Sander Gommans, Bas Maas, Luuk Van Gerven, Andre Borgman.
Trivia: Lagu ini merupakan salah satu lagu yang menampilkan perkembangan gaya After Forever menuju arah yang lebih progresif dalam album Remagine, sambil tetap mempertahankan akar symphonic metal mereka. Liriknya sangat introspektif dan puitis, khas tulisan Floor Jansen.
Lirik dan Terjemahan
Ruangan berwarna, ilusi halus, atau gerbang menuju angkasa
Tangga tanpa akhir, delusi halus, semua di bawah perintahku
Aku mengejar langit untuk melukisnya merah
Aku mengubah warna kehidupan, dan bermain dengan waktu
Itu semua milikku
Itu hanyalah segalanya, semua yang aku ingin menjadi
Karena itu hanyalah segalanya
Dan bijaksana, lebih bijaksana dari waktu, lebih bijaksana dari kehidupan, lebih bijaksana dari diriku, hanya diriku…
Inilah akhir dari semua nalar, cermin batin terungkap
Ada lebih banyak di luar apa yang kamu yakini, fantasi mimpi
Itu selalu ada, satu-satunya emosi yang sepertinya kita semua tahan
Di sana, saat menjelajahi dimensi
Ada lebih banyak, hanyalah segalanya
Bermimpilah! Secerah atau segelap, sepanas atau sekeras pikiran bertekad
Bermimpilah! Kamu kehilangan kendali, kamu kehilangan kebebasan untuk membatasinya
Aku tidak ingin melihat ini, aku tidak ingin rasa sakit yang belum pernah kurasakan sebelumnya
Rasakan, kita sedang bebas
Kesan membesar
Aku tidak ingin mendengar ini, aku tidak ingin bermimpi untuk merasakan ini lagi
Atau untuk mencicipi
Ini bisa menjadi akhir dari semua nalar, cermin batin terungkap
Ada lebih banyak di luar apa yang kamu yakini, fantasi mimpi
Itu selalu ada, satu-satunya emosi yang sepertinya kita semua tahan
Di sana, masih menjelajahi dimensi
Ada lebih banyak, hanyalah segalanya
Jadilah aku, datang rasakan bersama semua yang kamu lihat
Kendalikan aku, kendalikan kuncinya
Apakah kamu berani untuk menjadi
Begitu dalam, apakah kamu akan menyerah sekarang pada tidurmu?
Hidupkan kembali lamunanmu dan
Datang bergabunglah dengan negeri ajaib batin ini
Datang biarkan setiap emosi berdiri
Untuk berada tepat di bawah perintahmu
Untuk melepaskan fantasi
Untuk mengubahnya menjadi misteri
Di mana waktu kehilangan semua ingatan
Pada keberuntungan dan penderitaan pahit
Hidupkan kembali lamunanmu dalam keadaan sadar
Maka bergabunglah dengan keajaiban hidupmu
Beranikan dirimu untuk menyelam ke dalam diri
Untuk melihat bahwa itu hanyalah segalanya yang bisa kamu lakukan malam ini
Bermimpilah! Sedingin atau sepanas, sehalus atau sekasar pikiran sedang menciptakan
Bermimpilah! Nikmati perjalanannya, nikmati perjalanan tanpa batas yang bisa kamu buat
Aku bisa menjadi pembuatnya, aku bisa menjadi ratu permainan yang bengkok
Lihat kamu sedang bebas
Gambar diperbesar
Aku tidak akan butuh alasan
Aku hanya butuh cermin di dalam diriku untuk mengungkapkan apa yang ada di bawah
Ini pasti akhir dari semua nalar, cermin batin terungkap
Ada lebih banyak di luar apa yang kamu yakini, fantasi mimpi
Itu selalu ada, satu-satunya emosi yang sepertinya kita semua tahan
Di sana, saat menjelajahi dimensi
Ada lebih banyak, hanyalah segalanya
Informasi Penulis
Makna Lagu
Lagu “Only Everything” dari After Forever tampaknya merupakan eksplorasi filosofis tentang batas-batas realitas dan potensi tak terbatas dari kesadaran. Liriknya banyak menggunakan metafora tentang ‘ruangan berwarna’, ‘ilusi halus’, dan ‘tangga tanpa akhir’ untuk menggambarkan dunia batin atau alam mimpi yang dapat dikendalikan oleh pikiran (‘all under my command’).
Tema utamanya adalah tentang kekuatan pikiran untuk membentuk realitas dan menolak batasan konvensional (‘end of all reason’). Pengulangan frasa “It’s only everything” menyiratkan bahwa segala sesuatu yang ada, termasuk kendali, kebebasan, dan emosi, pada dasarnya adalah konstruksi mental atau bagian dari keseluruhan potensi diri seseorang.
Bagian refrain yang mengajak untuk ‘Bermimpilah!’ (Dream!) menekankan pelepasan kontrol dan menikmati perjalanan tak terbatas dari imajinasi. Lirik ini mendorong pendengar untuk melepaskan batasan rasional dan masuk ke dalam ‘wonderland batin’ di mana emosi dan fantasi dapat diwujudkan dan dikendalikan oleh individu tersebut. Ini adalah seruan untuk menerima totalitas diri, termasuk sisi gelap dan terang, sebagai ‘segalanya’ yang mungkin untuk dicapai atau dialami.








