A Little Bitter - Alice In Chains Lirik Terjemahan

Lirik Lagu Alice In Chains – A Little Bitter dan Terjemahan

Informasi Lagu “A Little Bitter”

  • Artis: Alice In Chains
  • Album: The Crow: Original Motion Picture Soundtrack
  • Dirilis: 30 Agustus 1994
  • Genre: Grunge, Rock Alternatif
  • Penulis Lagu: Jerry Cantrell, Mike Inez, Sean Kinney, Layne Staley
  • Trivia: Lagu ini direkam selama sesi untuk album Dirt, tetapi akhirnya hanya muncul di soundtrack film The Crow. Lagu ini sangat mencerminkan tema gelap dan introspektif yang mendominasi karya Alice In Chains pada pertengahan 90-an.

Lirik dan Terjemahan

How the mind does shout for rest
Betapa pikiran berteriak untuk beristirahat
When the bodies shaken, yeah
Ketika tubuh-tubuh terguncang, ya
Oh the tightness in my chest
Oh sesak di dadaku
Still your leaves I’m raking
Masih saja aku menyapu daun-daunmu
Lord is this a test
Tuhan, apakah ini sebuah ujian
Was it fun creating, yeah?
Apakah menyenangkan menciptakannya, ya?
My god’s a little sick
Tuhanku sedikit sakit
And he wants me crazy
Dan dia ingin aku gila
[Am]Who
Siapa
[G]Are you
Adakah kau
[C]Who can say
Siapa yang bisa berkata
[F]It’s ok to live through me?
Tidak apa-apa untuk hidup melalui diriku?
[Am]Live to be
Hidup untuk menjadi
[G]Part of me
Bagian dariku
[C]You’re a wrinkled magazine
Kau adalah majalah yang kusut
[F]Yeah
Ya
Was it something that I said?
Apakah itu sesuatu yang kukatakan?
Was it how they’re breaking, yeah
Apakah seperti itu mereka hancur, ya
I’m so selfish, paying your rent
Aku begitu egois, membayar sewamu
While your blood I’m taking
Sementara darahmu kuambil
[Am]You
Kau
[G]Spend me
Menghabiskan diriku
[C]Like a tree
Seperti pohon
[F]Dirty dollar bills for leaves
Uang dolar kotor sebagai daun
Dark in a sea
Gelap dalam lautan
Of my seeds
Dari benih-benihku
And the tears on which you feed
Dan air mata yang kau makan
You feed
Kau makan
The body is a temple
Tubuh adalah sebuah kuil
A dormant alter
Sebuah altar yang tidak aktif
To where infantile men lie around
Tempat para pria kekanak-kanakan berbaring
Itching and nibbling
Gatal dan menggerogoti
For a small piece of sanity
Untuk sedikit kewarasan
Of which you can not give
Yang tidak bisa kau berikan
Shit!
Sial!
Individuality
Individualitas
Buying pennies with my soul
Membeli sen dengan jiwaku
And a little Heaven spent
Dan sedikit surga yang terpakai
While the Hell I’m taking
Sementara Neraka yang kuambil
[Am]Thieves
Pencuri
[G]Parasites
Parasit
[C]Hide from life
Bersembunyi dari kehidupan
[F]You know they’ll remember me
Kau tahu mereka akan mengingatku
They are abhorred
Mereka dibenci
In self-worth
Dalam harga diri
All that matters much to me
Semua yang sangat berarti bagiku

Makna Lagu “A Little Bitter”

Lagu “A Little Bitter” dari Alice In Chains adalah eksplorasi gelap dan puitis mengenai konflik internal, rasa bersalah, dan hubungan yang merusak, yang sering kali ditafsirkan sebagai refleksi dari perjuangan Layne Staley dengan kecanduan.

Liriknya menggambarkan kondisi mental yang kacau di mana pikiran mencari kedamaian sementara tubuh menderita (“How the mind does shout for rest / When the bodies shaken”). Ada rasa sakit fisik dan emosional (“tightness in my chest”), namun narator terus terlibat dalam perilaku merusak, seolah-olah sedang ‘menyapu daun’ orang lain, yang mungkin melambangkan merawat atau menanggung konsekuensi dari tindakan seseorang yang bergantung.

Bagian kunci adalah pengakuan tentang pengaruh yang merugikan pada orang lain: “I’m so selfish, paying your rent / While your blood I’m taking.” Ini adalah gambaran langsung tentang bagaimana kecanduan bisa membuat seseorang mengambil keuntungan dari orang yang mereka cintai untuk mempertahankan kebiasaan mereka. Majas “dirty dollar bills for leaves” menunjukkan bahwa apa yang seharusnya alami atau murni (seperti daun) telah digantikan oleh uang kotor, mengimplikasikan pertukaran spiritual atau moral.

Refleksi tentang “The body is a temple / A dormant alter” merujuk pada idealisme spiritual yang telah ternoda atau diabaikan, di mana orang lain (“infantile men”) mencari ‘kewarasan’ yang tidak dapat ditawarkan oleh narator. Puncaknya adalah ketika narator mengakui bahwa ia mengambil ‘Neraka’ (penderitaan) sambil berusaha mendapatkan sedikit surga, dan melihat orang lain sebagai ‘pencuri’ dan ‘parasit’ yang memakan nilai dirinya sendiri (“self-worth”). Lagu ini adalah jeritan dari seseorang yang terperangkap dalam siklus merusak yang menggerogoti esensi dirinya dan hubungan di sekitarnya.