kembang api

Temanpintar.com – Pada zaman Cina kuno, bumbudibakar untuk menakut-nakuti Nian, Monster kejam yang suka memakan manusia. Bambu tersebut meledak dan menimbulkan suara ledakan, membuat monster Nian ketakutan dan menghilang dari manusia. Kemungkinan, itulah asal-muasal kembang api yang kita kenal sampai sekarang.
Bangsa Cinalah yang pertamakali menemukan bahan kimia peledak ini. Mereka mencampurkan belerang, arang dan salpatre untuk membuat bahan peledak. Campuran ini pertamakali digunakan saat perang untuk menakut-nakuti dan menyerang musuh. Belakangan, peledak ini digunakan menandai perayaan di benua Eropa.
Unutk mengadakan pertunjukan pyroteknik (kembang api), seorang teknisi kembang api menggunakan berbagai tabung. Tabung utama berfungsi untukserbuk mesiu. Dan tabung-tabung lain yang lebih kecil berisi sebuah cairan butiran logam dengan bahan peledak. Yang berikutnya berisi campuran yang bila terbakar menghasilkan warna-warna indah dilangit.
Berbagai senyawa kimia ditambahkan pada serbuk mesiu untuk menciptakan warna. Unutk membuat warna biru ditambahkan tembaga, untuk membuat warna kuning ditambahkan sodium, dan untuk menciptakan corak keemasan besi ditambahkan. Akan tetapi, kita tidak tahu seberapa banyak tambahan itu. Hingga kini para ahli kembang api masih merahasiakan resep warna-warni kembang api mereka