Oli Sykes (Bring Me The Horizon) diberi kehormatan oleh Linkin Park untuk menyanyikan lagu Crawling dalam konser bertajuk “Linkin Park And Friends Celebrate Life In Honor Of Chester Bennington” di The Hollywood Bowl, USA 27 Oktober 2017. Banyak pihak menyebutkan konser sebesar itu sangat mengecewakan bagi fans BMTH, karena Oli terlihat lip-sync. Ditambah lagi ada semacam play back. Apakah benar begitu?

Oli pun membantah. Kemudian, ia menuliskan di twitter bahwa ia benar-benar bernyanyi. Intinya adalah ia tidak melakukan lip-sync, hanya saja karena ada kesalahan teknis dalam live stream video.

oli sykes lip-sync

Kesalahan teknisnya terletak pada “delay towers”, ini adalah masalah klasik yang kadang bisa muncul di acara panggung besar jika videographernya ‘amatiran’.

Saat menyiapkan pertunjukan konser besar, tidak terhindarkan untuk menggunakan delay towers. Delay towers membantu menyebarkan suara yang keluar dari panggung konser mencapai tepi luar arena dengan kualitas suara maksimal.

Ada beberapa ilmu matematika atau fisika yang terlibat. Videographer harus menghitung penundaan suara yang dibutuhkan oleh ‘menara penundaan’ tertentu. Karena suara bergerak pada kecepatan tertentu, mereka perlu mencocokkan suara yang datang dari menara penundaan dengan suara yang datang dari atas panggung.

Rumusnya adalah V=x/t

V adalah delay time (penundaan waktu)
x adalah jarak antara sumber suara dan delay
t adalah kecepatan suara nilainya 344 m/detik

Misal jaraknya adalah 30 meter, maka nilai yang tepat adalah V=30/344 = 0.087 detik, atau 87 millisecond delay. Maka video harus ditunda 87 milidetik.

Intinya, kesalahan live video terletak pada beberapa unit kamera yang jauh karena tidak menghitung delay towers tadi dengan tepat. Ketika Oli disorot oleh kamera yang berjarak 5 meter, itu tetap pas di video, sedangkan dari salah satu kamera jauh ada penerapan yang kurang pas, jadi terlihat lip-sync.

Hal ini juga merupakan salah satu alasan mengapa nonton konser secara langsung jauh lebih memuaskan daripada nonton di Youtube.

Gimana guys, sudah paham?

Referensi: https://music.tutsplus.com/tutorials/how-to-calculate-a-delay-tower–audio-10471

(Visited 216 times, 3 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *