Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Pancasila udah saya hafalin sejak duduk di bangku SD. Tentunya hafal dengan sendirinya, karena tiap hari senin selalu mengikuti upacara.
Sampai sekarang, gak bakalan lupa deh sama yang namanya pancasila. Bahkan saya pernah menemukan sebuah buku berjudul ‘Jomblo tapi hafal Pancasila’.
Lah, apa hubungannya jomblo sama hafal Pancasila? ternyata dibalik semua itu, si penulis buku adalah sosok langka yang ada di muka bumi ini. Dia adalah Gus Mul, katanya bukan dari golongan ahli ngaji-mengaji di pesantren seperti sebutan mantan Presiden Gud Dur (alm). Tapi nama Gus diambil dari Agus, dan Mul adalah Mulyadi. Asli ndeso tapi rejeki kayaknya udah kota. Gus Mul adalah orang terkenal, bagi mereka yang kenal.
Dalam buku tersebut, banyak review positif yang membanjiri tulisan humor ala orang kampung. Salah satunya adalah penulis tersohor di Indonesia, Puthut E A.
“Si penulis mampu keluar dari mainstream tulisan humor model anak muda metropolis yang menurut saya hanya mampu membuat tawa tapi gagal memberi makna. Lucu tapi tidak norak, spontan tapi tidak dangkal, cair tapi tidak asal.”
Namun sayangnya, makna Pancasila tidak dijabarkan disana. Tentu saja Jomblo Tapi Hafal Pancasila adalah sebuah judul untuk memberi sense of humor.
Kali ini, mari kita membahas makna Pancasila yang sebenarnya.
Pancasila dibentuk sebagai pedoman penghayatan atau disebut dengan Ekaprasetia Pancakarsa. Berasal dari bahasa Sanskerta, secara harfiah “eka” berarti satu atau tunggal, “prasetia” berarti janji atau tekad, “panca” berarti lima dan “karsa” berarti kehendak yang kuat. Dengan demikian, Ekaprasetia Pancakarsa berarti tekad yang tunggal untuk melaksanakan lima kehendak.
Nah, sekarang kita tahu makna dari semua sila diatas. Untuk menjadi warga negara yang baik, semua pedoman diatas kita laksanakan.
Jangan sampai seperti kejadian beberapa waktu lalu, ketika seorang pejabat negara lupa Pancasila.