Kebiasaan Buruk Pengguna Smarphone Saat Mengisi Daya Batrai

ngecas batrai smarphone.
Temanpintar.com Smartphone lebih rakus memakan daya batrai dibandingkan dengan ponsel dasar (feature phone) yang biasanya sih hanya digunakan untuk tlpn dan sms-an. Smartphone paling banter hanya bertahan selama satu hari saja dan harus di ces kembali. Tentunya berbeda sekali dengan ponsel dasar, yang cukup sekali ngecas seminggu sekali ya kan?

karena intensitas pemakaian dan sering di cas membuat batrai dari smartphone harus bekerja ekstra keras.

Berikut inilah kebiasaan buruk yang sering terabaikan dilakukan setiap pengguna smartphone dan sebiknya hal berikut ini harus kamu stop, agar batrai smartphone milik kamu tidak cepet rusak.

Stop kebiasaan pakai powerbank
Inilah juru kunci saat-saat smartphone kamu kehabisan daya batrai (powerbank). Banyak pengguna smartphone yang sering menggunakann perangkat ini, padahal batrai masih cukup.

Sebaiknya kebiasaan ngecas seperti itu kamu hentikan, ketagihan menggunakan powerbank dapat mengakibatkan daya tahan batrai smartphone kamu berkurang.

Tidak seperti ngecas menggunakan listrik, powerbank tidak sepenuhnya mengalirkan daya yang stabil dan sesuai spesifikasi smartphone milik kamu. Apalagi menggunakan powerbank yang kualitasnya ecek-ecek (rendah). Bisa-bisa meledak tuh smartphone mu

Ini apalagi, kebiasaan ngecas menggunakan laptop atau PC melalui kabel data sebaiknya juga segera kamu hentikan. Arus listrik dari Pc atau Laptop tidak dirancang untuk ngecas daya batrai smartphone.

Gunakan powerbank dan Laptop diwaktu mendesak saja sebaiknya jangan keseringan ya?

Stop pakai sembarang charger
Charger smartphone dan tablet Android memiliki bentuk yang sama, sehingga sering dipakai bergantian dengan teman untuk semua perangkat.

Padahal, setiap perangkat carger smartphone dengan spesifikasi khusu yang menyesuaikan dengan jenis perangkat dan tentunya kapasitas batrainya. Biasanyasih untuk perangkat tablet Android memiliki ukuran amper yang lebih besar.

Menggunakan carjer yang tak sesuai dengan smartphone secara perlahan dapat mengakibatkan kinerja dari batrai menjadi menurun, lama-lama ngedrop deh tu batrai.

Stop nge-charge semalaman
Men-carger smartphone terus dalam waktu yang lama itu tidak baik.

Untuk smartphone yang terbaru sekarang biasanya sudah ada fitur overharge protection yang menjaga baterai berhenti diisi saat penuh. Eits, tunggu dulu menurut beberapa riset yang dilakukan, baterai bisa terjaga kualitasnya jika diisi tidak sampai penuh 100 %, cukup sampai 80-90 persen saja.

Jadi, agar usia baterai bisa lebih panjang hindarilah kebiasaan dari nge-charge dalam waktu semalaman.

Stop kosong kelamaan
Apa lagi ini, membiarkan batrai smartphone benar-benar kosong tak lebih baik. Jika Anda sering melakukan hal seperti itu, maka ketahanan batrai bisa menurun drastis.

Kok bisa begitu? Hem tentu ada alasannya.

Jika batrai dalam keadaan kosong, maka sel batrai akan tidur. Jika tak segera di bangunkan, kemungkinan hal yang terburuk akan terjadi, yakni sel tersebut bakalan kehilangan kemampuanya dalam menyerap daya dari alat pengisian.

Menurut sejumlah riset yang dilakukan, untuk pengisian daya batrai sebaknya di bawah angka angka 40%, pada kisaran 15 sampai 35%.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *