Kisah emosional seorang kakek traveling sendiri

Steve Fugate berjalan bermil-mil di tengah gurun California.

Pada tahun 1999, Fugate kehilangan anaknya karena bunuh diri. Beberapa tahun kemudian, dia kehilangan anak perempuannya akibat overdosis obat terlarang.

Pada usia 64 tahun, dia telah berjalan melintasi Amerika Serikat untuk meningkatkan kesadaran akan depresi dan bunuh diri dan untuk menginspirasi orang yang dia temui untuk “Love Life” = “mencintai kehidupan.”

Setelah empat belas tahun dan 34.000 mil berjalan, Steve melanjutkan pencariannya untuk menyembuhkan hatinya dan hati mereka yang membutuhkan.

“Saat cinta memenuhi kehidupanmu, semua keterbatasan hilang. Obat yang dibutuhkan dunia yang sakit ini adalah cinta.” ~ Peace Pilgrim

Nama Steve Fugate mulai dikenal pada tahun 2014, kemudian ia membuat fans paga di facebook: LoveLifeWalk, yang kemudian menjadikan sebuah organisasi yang bermarkas di Vero Beach, Florida, AS.

Persediaan minum seadanya.

Walaupun begitu, ia tidak pernah kehabisan makanan dan minuman. Selalu saja ada orang yang penasaran, mobil berhenti, mendengarkan cerita yang begitu emosional.

“Ketika saya pertama kali bertemu Steve, dia nampak mulai kehabisan air, saya akhirnya beri 5 galon jug. Lalu kita mulai ngobrol dan belajar dari cerita kehidupannya” kata fotografer di Koduroy.tv

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *