Karir band pop punk Bowling For Soup masih terus berlanjut dengan lirik-lirik eksplisit mereka. Band yang udah berdiri sejak 1994 ini baru aja merilis lagu “Don’t Be A Dick” dengan video klip kartun yang cukup menghibur.

Don’t be a Dick sebagai salah satu single yang ada di album ke-13 (album studio ke-10) BFS bertajuk “Drunk Dunasty” 2016.

Cheky punk-pop Bowling for Soup dibentuk pada tahun 1994 di Wichita Falls, Texas, yang menampilkan vokalis / gitaris Jaret Reddick, gitaris / vokalis Chris Burney, bassis Erik Chandler, dan drummer Gary Wiseman.

Memulai sebagai band lokal sampai tahun 1997, akhirnya mereka dapat jadwal tur yang padat membantu memperluas basis penggemar mereka dan mendaratkan tempat terbuka untuk band punk dan ska yang terkenal di Amerika Serikat.

Tahun berikutnya, Bowling for Soup merekam EP debut bersama label FFROE, berjudul Tell Me When to Whoa!; Pada titik ini, markas mereka pindah ke Denton, Texas, tempat markas label juga.

Kemudian pada tahun 1998, Bowling for Soup mengeluarkan album full-length pertama, “Rock on Honorable Ones” Terbukti populer di seluruh negara bagian (Honorable Ones terjual lebih dari 10.000 eksp), dan band ini akhirnya mencetak kesepakatan dengan Jive / Silvertone. Untuk debut major label mereka, Let’s Do It for Johnny!, Bowling for Soup mencatat ulang beberapa lagu terbaik dari catatan indie mereka dan menambahkan beberapa lagu baru, termasuk single utama “The Bitch Song” dan cover Bryan Adams “Summer of ’69”.

Dua tahun kemudian, band ini merilis Drunk Enough to Dance, dan memasukkan nominasi Grammy untuk single “Girl All the Bad Guys Want.” “Hangover You Do not Deserve” mengikuti pada tahun 2004, dan band ini meraih single hit lain dengan judul “1985,” yang membantu menggerakkan Hangover ke nomor 37 di Billboard 200.

Bowling for Soup kembali pada tahun 2005 dengan “Goes to the Movies”. Berbagai lagu tema televisi dan film. The Great Burrito Extortion Case menyusul pada musim gugur tahun 2006, yang dipelopori oleh single “High School Never Ends” lagu yang paling popular, sementara Sorry for Partyin sebagai album ketujuh tiba pada akhir tahun 2009.

Selanjutnya, Fishin’ for Woos (2011), Lunch. Drunk. Love. (2013) dan terakhir Drunk Dynasty (2016).

 

(Visited 71 times, 2 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *