Legenda Angling Dharma: Meriahnya Grebeg Suro di Temanggung

Apakah Anda pernah mendengar legenda Angling Dharma, atau Anda penonton setia film yang dengan judul tersebut di Indosiar beberapa tahun yang lalu? Nah, kali ini Gembel Ontheway menapaki jejak petilasan di Dusun Wonosroyo (Sroyo) Desa Bojonegoro, Kecamatan Kedu, Kabupatan Temanggung, Jawa Tengah.

Bertepatan dengan bulan Suro, setiap tahunnya warga Desa Bojonegoro mengadakan acara kirab budaya: Grebeg Suro Malawapati yang diadakan pada 12 Suro. Kemarin (3 Oktober 2017), kami tak menyangkan begitu banyaknya warga yang datang untuk sekedar menyaksikan, berziarah ke makam Paseban Agung Mawalawati, atau ingin memperebutkan tumpeng atau sesaji.

Makam Paseban Agung Malawapati

Konon katanya, sebuah bangunan yang bersebelahan dengan mushala yang tidak terlalu besar, namun bisa dimasuki orang yang tak terhitung jumlahnya. Memang, masih banyak daerah di Temanggung yang kental dengan dunia mistis.

Angling Dharma

Warga meyakini bahwa petilasan Angling Dharma ada tempat ini.

Sebuah pantangan bagi warga setempat untuk menyebut nama Angling Dharma atau menceritakan tentang kisahnya. Hal ini telah turun-temurun dipercaya oleh masyarakat sekitar. Jika melanggar, akan datang sebuah musibah, celaka, bahkan yang terparah ada yang menyebut akan datang kematian.

Grebek Suro

Mulai dilaksanakan sejak tahun 2007. Sebelumnya, warga setempat hanya berziarah atau nyadran untuk acara lokal. Kini, dari tahun ke tahun, semakin banyak warga yang datang dari berbagai daerah, bahkan kami melihat beberapa turis mancanegara antusias menyaksikan tradisi ini.

Hiburan

Pagelaran wayang kulit dilaksanakan semalam suntuk sebelum hari Grebeg Suro. Selain itu, pasar malam juga telah didirikan jauh hari sebelum acara.

Seperti apa kemeriahan Grebeg Suro Sroyo? simak video kami. Channel: GEMBEL ONTHEWAY

(Visited 53 times, 41 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *