Lirik Asli (Original Lyrics)
In a world of devoid of emancipation
Di dunia yang hampa akan pembebasan
Di dunia yang hampa akan pembebasan
Like leaves too many question marks
Seperti daun terlalu banyak tanda tanya
Seperti daun terlalu banyak tanda tanya
On my conscience, why?
Pada hati nuraniku, mengapa?
Pada hati nuraniku, mengapa?
Why look up
Mengapa melihat ke atas
Mengapa melihat ke atas
The ground is so much more pleasing
Tanah jauh lebih menyenangkan
Tanah jauh lebih menyenangkan
And it’s where these eyes belong
Dan di sanalah mata ini seharusnya berada
Dan di sanalah mata ini seharusnya berada
I renounce,
Aku melepaskan,
Aku melepaskan,
I renounce myself
Aku melepaskan diriku sendiri
Aku melepaskan diriku sendiri
What I have become is not
Apa yang telah kujalani bukanlah
Apa yang telah kujalani bukanlah
What I wish to be
Apa yang ingin kucapai
Apa yang ingin kucapai
Break my neck
Patahkan leherku
Patahkan leherku
I’ve become too accustomed to hopes
Aku terlalu terbiasa dengan harapan
Aku terlalu terbiasa dengan harapan
Hope’s cruel grasp
Cengkeraman kejam harapan
Cengkeraman kejam harapan
Progression or regression
Progres atau regresi
Progres atau regresi
It all ends the same
Semua berakhir sama
Semua berakhir sama
In a world devoid
Di dunia yang hampa
Di dunia yang hampa
Emotionless
Tanpa emosi
Tanpa emosi
In a life such as this
Dalam kehidupan seperti ini
Dalam kehidupan seperti ini
Only death is certain
Hanya kematian yang pasti
Hanya kematian yang pasti
So why wait
Jadi mengapa menunggu
Jadi mengapa menunggu
Break my heart
Hancurkan hatiku
Hancurkan hatiku
Cut my throat
Sayat tenggorokanku
Sayat tenggorokanku
When everything has ended
Ketika semuanya telah berakhir
Ketika semuanya telah berakhir
What have we accomplished
Apa yang telah kita capai
Apa yang telah kita capai
Slaves by design
Budak karena desain
Budak karena desain
Break my neck
Patahkan leherku
Patahkan leherku
Lirik dengan Akor (Lyrics with Chords)
[Intro Riff – Heavy/Fast Palm Muting]
In a world of devoid of emancipation
Di dunia yang hampa akan pembebasan
In a world of devoid of emancipation
Di dunia yang hampa akan pembebasan
[Verse 1]
Like leaves too many question marks
Seperti daun terlalu banyak tanda tanya
Like leaves too many question marks
Seperti daun terlalu banyak tanda tanya
[Pre-Chorus]
On my conscience, why?
Pada hati nuraniku, mengapa?
On my conscience, why?
Pada hati nuraniku, mengapa?
Why look up
Mengapa melihat ke atas
Mengapa melihat ke atas
The ground is so much more pleasing
Tanah jauh lebih menyenangkan
Tanah jauh lebih menyenangkan
And it’s where these eyes belong
Dan di sanalah mata ini seharusnya berada
Dan di sanalah mata ini seharusnya berada
[Chorus/Bridge Riff]
I renounce,
Aku melepaskan,
I renounce,
Aku melepaskan,
I renounce myself
Aku melepaskan diriku sendiri
Aku melepaskan diriku sendiri
What I have become is not
Apa yang telah kujalani bukanlah
Apa yang telah kujalani bukanlah
What I wish to be
Apa yang ingin kucapai
Apa yang ingin kucapai
[Breakdown Riff – Heavily distorted, slower tempo]
Break my neck
Patahkan leherku
Break my neck
Patahkan leherku
I’ve become too accustomed to hopes
Aku terlalu terbiasa dengan harapan
Aku terlalu terbiasa dengan harapan
Hope’s cruel grasp
Cengkeraman kejam harapan
Cengkeraman kejam harapan
Progression or regression
Progres atau regresi
Progres atau regresi
It all ends the same
Semua berakhir sama
Semua berakhir sama
[Verse 2/Build Up]
In a world devoid
Di dunia yang hampa
In a world devoid
Di dunia yang hampa
Emotionless
Tanpa emosi
Tanpa emosi
In a life such as this
Dalam kehidupan seperti ini
Dalam kehidupan seperti ini
Only death is certain
Hanya kematian yang pasti
Hanya kematian yang pasti
[Climax/Outro Riff]
So why wait
Jadi mengapa menunggu
So why wait
Jadi mengapa menunggu
Break my heart
Hancurkan hatiku
Hancurkan hatiku
Cut my throat
Sayat tenggorokanku
Sayat tenggorokanku
When everything has ended
Ketika semuanya telah berakhir
Ketika semuanya telah berakhir
What have we accomplished
Apa yang telah kita capai
Apa yang telah kita capai
Slaves by design
Budak karena desain
Budak karena desain
Break my neck
Patahkan leherku
Patahkan leherku
Tentang Lagu
“Looks Like Yoda” adalah salah satu lagu dari EP debut Parkway Drive, Don’t Close Your Eyes, yang dirilis pada tahun 2004. Lagu ini menampilkan nuansa deathcore/metalcore awal band dengan lirik yang gelap dan penuh keputusasaan, menyuarakan tema emansipasi yang gagal dan rasa kekosongan eksistensial. Judulnya yang unik merujuk pada karakter Yoda dari Star Wars, meskipun liriknya tidak secara langsung membahas karakter tersebut.








