Review Album Asking Alexandria The Black

Hari yang dinanti AA Family seluruh dunia, yep, tanggal 25 Maret 2016 secara resmi Asking Alexandria telah merilis album The Black.

Frontman Ben Bruce sebelum memasuki studio rekaman, pernah mengatakan bahwa album baru akan dibuat lebih banyak menambah musik electronic ( Selengkapnya disini )

Dan apakah janjinya ditepati?

Mulai dari track pertama sampai 12, kita udah punya. So, buat kalian yang belum punya albumnya, kini saatnya Gudangrocker.com memberikan review lengkap tentang album The Black!

1. Let It Sleep

Track nomor 1, Let It Sleep merupakan single keempat di album ini. Musiknya tak jauh bedah, bahkan seperti lanjutan dari single ketiga The Black (track no. 2). Not bad.

Let it sleep, let it sleep, let it sleep
I’ve almost given up
Oh God I know I’m f***ed

Genre : Post-hardcore

Rate : 6

More Info : Let It Sleep

2. The Black

Sebagai single dengan music video pertama AA, dan inilah gaya musik baru Asking Alexandria bersama vokalis baru Denis Stoff. Musik post-hardcore dengan yang powerfull, impressive di awal pada melodi Ben Bruce, drum yang mantab dari James, serta dukungan gitar Cameroon dan bass yang cukup intensif dari Sam. Kita tidak mendengar istrument electronic disini, tapi justru style break vocal dari Denis, sangat menarik. Walaupun lagu ini cukup cadas, namun diakhir terdengar seperti kita sedang mendengarkan rock-screaming ala Linkin Park degnan iringan piano yang cukup indah.

Oh God I wish you’d just speak (speak-speak-speak…) to me
Black (black-black-black….) is all that I see
Speak (speak-speak-speak…) to me
You used to be all that I needed

Genre : Post-hardcore

Rate : 9

More Info : The Black

3. I Won’t Give In

Melodi di lagu ini sangat keren, meskipun dengan alunan easycore, namun selanjutnya dengan komposisi metal, 50% easycore – 50% metal! great job!

Every breath you take
I watch you slip away
You’re slowly killing yourself
I won’t give in

Genre : Metalcore

Rate : 8

More Info : Hammersonic Fest

4. Sometimes It Ends

Punya beat yang cukup cepat, merupakan lagu yang paling emosional.

I lost control…

Genre : Post-hardcore

Rate : 7

5. The Lost Souls

Dengan instrument seperti yang sering digunakan oleh band-band black metal / gothic berkesan horror, lagu ini juga memiliki variasi yang cukup banyak. Sementara scream vokalnya juga tidak terlalu berat. Lagu ini seakan-akan menggambarkan seperti bangkit dari kubur dengan semangat makan orang!

1.. 2.. 3.. let’s go! go! go!

Genre : Black Metal

Rate : 7

6. Just A Slave To Rock & Roll

Lagu yang cukup unik, rock n roll di awal, dan diakhiri dengan post-hardcore. Hampir mirip dengan salah satu lagu yang ada di album Reckless and Relentless : Not The American Average.

F***ing ….. !

Genre : Melodic Hardcore

Rate : 7

7. Send Me Home

Bukanlah lagu metal atau hardcore, melainkan lagu rock melankolis. Lagu ini cukup menyat hati dari nadanya, dengan balutan melody yang indah, lagu ini sangat mengesankan.

So send me home, I have lost my way
And I don’t even know if we’ll make it through today
Take another step, take another breath
I fill my lungs with deepest regrets
And I don’t know if I’ll make it home again

Genre : Alternative Rock (emo)

Rate : 8

8. We’ll Be OK

Ini nih yang paling keren dari album Black, mungkin lagu ini yang dikatakan Ben Bruce dulu. We’ll Be Ok seperti bagian dari album Reckless And Relentless.

We’ll be just fine wouwoooo….

Genre : Post-hardcore

Rate : 9

9. Here I Am

So easy listening dan cukup mendayu-ndayu (ballad-song). Mungkin lagu ini akan cepat popular.

Here I am
This is all of me
I’m not hiding
I’m standing tall for all to see
Here I am

Genre  : Rock

Rate : 7

10. Wish You Were Here (GONE)

Didefinisikan sebagai : lagu sedih. Cocok banget buat yang lagi patah hati. Dengan iringan orchestra, it’s perfect song! Lagu Gone terinspirasi dari kisah Ben Bruce yang kehilangan seorang karena meninggal.

Please don’t be lonely when I’m gone
I’ve been so sad for far too long
And as I gently slip away, this song will always stay

Genre : Pop

Rate : 9

11. Undivided

Sangat enerjik, emosional, dan asyik juga. Habis patah hati, kalian pastinya harus move on!

So take take take all your memories
‘Cuz I don’t want ‘em and I don’t need ‘em
So stay stay stay the hell away from me
The truth is I’m moving on

Genre : Post-hardcore

Rate : 8

12. Circled by The Wolves

Sampai di lagu terakhir, kita tak mendengar house music electronic alias jedhag-jedhug sama sekali seperti saat mendegar beberapa lagu di album pertama mereka. Tapi di Circled by The Wolves, kita seperti kembali mendengarkan Prophecy.

F*** Yeah!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

I don’t care!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Genre : Melodic Hardcore

Rate : 9

Album baru Asking Alexandria “THE BLACK” masih kalah keren dengan album Stand Up and Scream (2009) dan Reckless & Relentless (2011). Sementara dibandingkan dengan From Death to Destiny (2013), The Black penuh warna. Overall, Ben Bruce tak salah memilih Denis untuk band sebesar Asking Alexandria.

I think this band is going to be huge than before! – (JIMMY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *