Kategori
Artwork Daerah Humor

Awas, hati-hati kena serudukan babi hutan

Babi hutan kalau sudah nyeruduk, bisa lebih parah daripada ditabrak becak. Nggak percaya? baru-baru ini telah terjadi peristiwa langka ketika dua warga Kampung Cisaranten, Desa Wangun Jaya, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Ny Nana (50) dan Pepen (45) mengalami luka parah akibat diseruduk babi hutan.

Kedua korban harus dilarikan ke rumah sakit mengingat luka yang dialami bisa saja merenggut nyawa kedua korban tersebut. Ayo kita simak dulu beritanya :

Dilansir dari beritasatu.com, Diduga babi berkeliaran di perkampungan karena adanya aktivitas perburuan. Akibat kejadian tersebut, Pepen mengalami sembilan luka di tubuhnya dan terparah di bagian dada sobek sekitar 10 sentimeter dan luka robek pada bagian kepalanya. Sedangkan Nana mengalami luka memar di kaki, betis, paha serta lengan. Urat nadi Nana hampir putus digigit babi. Saat ini, keduanya masih dirawat intensif di ruang Dahlia Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor.

Salah satu saksi mata, Adong (50) kerabat Pepen saat ditemui di rumah sakit menceritakan. Peristiwa terjadi sekitar pukul 10:00 WIB, Minggu (2/8), saat itu Pepen tengah berada di sungai dan tiba-tiba datang babi hutan dari arah hutan yang letaknya berada di atas sungai dan langsung menghajar Pepen.

“Babi cukup besar, Pepen kalah dan Nana yang berada tidak jauh dari lokasi berupaya mengusir babi dengan melempar sesuatu, namun babi yang brutal juga menghajar Nana,” kata Adong.

Peristiwa tersebut diketahui istri Pepen dan selanjutnya ia berteriak meminta pertolongan kepada warga. Saat ke lokasi, kata Adong, Pepen tengah bergumul dengan babi. “Saya bersama-sama warga mengejar babi dan babi bisa dilumpuhkan dengan cara membunuhnya,” kata Adong.

Babi hutan berukuran besar tersebut dapat dilumpuhkan dengan beberapa tebasan di kepalanya. “Orang berenam tidak bisa mengangkat babi tersebut, karena besarnya,” tambah Adong. Mendapati ke dua korban terluka parah, warga pun segera membawa keduanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

Ngeri juga bukan kalau diseruduk babi hutan. Itu baru babi hutan yang mempunyai ukuran yang tak lebih besar dari kambing jantan. Bagaimana kalau babi hutan yang gedenya seperti ini :

wpid-screenshot_2015-07-30-00-35-33.jpg
humor mediamuda.com : Seorang pengendara motor berpenumpang kaget ketita melihat babi hutan ( orang jawa menyebut celeng ) berukuran besar.

 

 

Kategori
Humor Kreatif

Gempar, Singa Mempunyai Kepala Anjing

Jika dilihat dari kejauhan, nampak hewan berwarna coklat dengan rambut lebat dibagian leher yang identik dengan binatang singa. Hewan tersebut sepertinya tidak berada pada tempanya yaitu di hutan atau kandang yang aman.

Pemilik hewan ini justru membiarkannya di halaman rumah. Ketika dilihat dari dekat, kepala singa tersebut mempunyai bentuk kepala anjing.

Perhatikan hewan dibawah ini :

Hewan singa kepala mirip anjing
Hewan singa kepala mirip anjing

Lebih dekat lagi, bisa kita melihat pada foto bagian depan hewan singa yang mempunyai kepala anjing.

anjing dengan tubuh singa
Kepala anjing tubuh singa

 

Sebenarnya apa yang terjadi?

Ternyata hewan ini adalah anjing beneran, hanya saja di akali dengan bentuk rambut ciri khas dari hewan singa. Binatang ini 100% anjing.

Dikutip dari mirror.co.uk anjing ini didandani layaknya singa yang ganas untuk menjaga rumahnya agar tetap aman. Mungkin keberadaan anjing yang sudah biasa tidak membuat para penjahat yang mengintai rumah ketakutan. Akan tetapi dengan keberadaan hewan mirip singa ini, maling akan berpikr ulang untuk memasuki rumah.

Pemilik anjing tersebut mendapatkan aksesoris bulu / rambut singa tersebut melalui pembelian online ( ebay ) dengan harga 5 poundsterling.

Kategori
Sejarah

Fosil Dinosaurus Kelas Diplodocus Baru Ditemukan di Tiongkok

Sebuah sauropod dinosaurus yang termasuk dalam kategori Diplodocus, biasanya memiliki ukuran leher sepertiga ukuran tubuh mereka. Berdasarkan laporan dari Journal of Vertebrate Paleontology dinosaurus telah ditemukan dengan panjang leher 25-kaki, yang merupakan setengah panjang tubuhnya.

qijianglong dinosaurus leher panjang

Dinosaurus bernama Qijianglong, berarti naga Qijiang. Tulang dino ditemukan tidak jauh dari kota Qijiang di Tiongkok oleh seorang pekerja konstruksi pada tahun 2006. Selain itu, hewan yang termasuk dalam keluarga sauropod yang dikenal sebagai jenis mamenchisaurid.

Sebuah hal yang menarik ketika tulang hewan purba saat ditemukan, kepalanya masih menempel pada tulang. Hal unik tersebut tidak biasa di dunia paleontologi.

“Sangat jarang untuk menemukan kepala dan leher dinosaurus berleher panjang masih dalam keadaan menyatu. Karena kepala dino adalah sangat kecil dan mudah terlepas setelah hewan mati,” kata Miyashita Tetsuto ahli dari University of Alberta paleontolog Philip Currie bersama dengan Profesor dan Lida Xing yang menemukan spesies baru.

Informasi lebih lanjut mengungkapkan bahwa tulang dinosaurus berisi udara, seperti kerangka burung. Hal ini membuat leher cukup ringan untuk ukuran besar.

Seperti dilansir CNET, naga dari Qijiang diperkirakan hidup sekitar 160 juta tahun yang lalu bersama dengan dinosaurus. Panjang leher biasanya menunjukkan berapa lama hewan ini berkembang.

“Qijianglong binatang yang luar biasa. Jika Anda membayangkan binatang besar hanya setengah dari leher, dapat dilihat bahwa evolusi dapat membuat hal-hal yang luar biasa,” tambah Miyashita.

Ahli paleontologi juga mempertanyakan jika China adalah satu-satunya tempat mamenchisaurids ditemukan, maka ini akan memperkuat penyebaran legenda naga di wilayah tersebut.

Kategori
Sejarah

Fosil Hewan Tertua Di Dunia Ditemukan

Sejarah bisa saja berubah dari waktu ke waktu, sebuah hasil penelitian baru memberikan konfirmasi bahwa hewan sudah ada di Bumi setidaknya 600 juta tahun yang lalu.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam “Proceedings of the National Academy of Sciences” menggambarkan penemuan fosil spons primitif di atas batu dengan ukuran seperti biji beras dari 600 juta tahun yang lalu di Provinsi Guizhou, China Barat Daya.

“Ini adalah fosil fosil paling awal dan fosil tubuh hewan yang paling primitif yang paling meyakinkan dalam catatan,” kata pemimpin penulis studi, Maoyan Zhu, dari Nanjing Institute Geologi dan Paleontologi, yang merupakan bagian dari Chinese Academy of Sciences.

“Temuan ini akan membantu menghilangkan keraguan tentang apakah hewan telah muncul di Bumi 600 juta tahun yang lalu,” katanya.

fosil

Fosil binatang dengan lebar sekitar 1,2 milimeter dan tinggi 1,1 milimeter menampilkan beberapa karakter dari spons dewasa modern menurut analisis berdasarkan teknik pencitraan canggih termasuk mikroskop elektron dan sinkrotron X-ray tomography.

Spesimen ini terdiri dari ratusan sel dan memiliki struktur kasar yang meliputi tiga lubang kosong yang berdekatan satu sama lain atas dasar yang sama, menurut para peneliti.

Bentuk seperti ubin datar pada permukaan luar fosil memiliki pori-pori kecil, menyerupai sel datar pinacocyte –sel ditemukan di spons– terluar di spons modern.

Sementara permukaan bagian dalam ditutupi fosil biasa pola lubang seragam, dengan banyak lubang dikelilingi choanocyte kerah seperti spons. Selain ada sistem saluran mengalir masuk dan keluar.

“Properti ini menunjukkan ini hewan yang sangat primitif yang mirip spons modern dan dapat hidup dengan makanan penyaringan melalui sistem saluran sederhana di dasar laut dangkal,” kata Zhu seperti dikutip kantor berita Xinhua.

Spons adalah binatang yang paling primitif. Mereka hanya memiliki sel-sel dibeda-bedakan, organ atau jaringan belum benar-benar.

Fosil tertua spons primitif sebelumnya hanya diketahui dari usia 530 juta tahun yang lalu, pada awal periode Kambrium.

Selain itu ada objek terisolasi lainnya yang diklaim sebagai spons pra-Kambrium fosil, termasuk fosil berusia 760 juta tahun dari Namibia, namun Zhu mengatakan mereka memutuskan untuk menyisihkan temuan benda-benda lain karena “tidak melindungi karakteristik struktural yang khas dari spons modern. ”