Kategori
GAYA HIDUP LUAR NEGERI

Seoul Fashion Week 2019 Dimulai

2019 S / S Hera Seoul Fashion Week, acara fashion utama untuk orang dalam dan orang luar fashion, diatur untuk memulai enam hari berjalan pada hari Senin.

Acara dua tahunan, yang diselenggarakan oleh Yayasan Desain Seoul untuk memperkuat status kota sebagai pusat mode utama Asia, akan berlangsung di Dongdaemun Design Plaza di pusat Seoul hingga Sabtu.

Desainer pakaian pria Woo Young-mi dari Solid Homme akan memulai acara dengan pertunjukan bertajuk “Solid / Beyond 30”. Merayakan ulang tahun ke 30 peluncuran merek tersebut, Woo akan menampilkan 100 kreasi dari koleksi musim gugur musim dingin 2018 dan koleksi musim semi musim panas 2019-nya.

Lebih dari 130 pembeli dari Asia dan 30 pembeli dari Eropa dan Amerika diperkirakan akan berkunjung ke Seoul Fashion Week.

Di Seoul Collection, peragaan busana utama, 42 merek fashion lokal akan menampilkan kreasi mereka untuk musim semi musim panas mendatang.

Untuk 24 merek desainer rookie, Generasi Berikutnya adalah platform untuk menampilkan bakat baru. Seoul Design Foundation telah sepenuhnya mensponsori semua desainer yang berpartisipasi dari Generasi Berikutnya.

Dew E Dew E dan BY.D’BY dimulai sebagai merek GENERATION NEXT dan telah masuk ke Seoul Collection musim ini.

Di luar Dongdaemun Design Plaza, 33 merek fashion akan muncul di berbagai tempat di Seoul, termasuk ruang pamer dan kompleks budaya.

Untuk masyarakat umum yang tertarik pada mode, seminar mentoring akan berlangsung Kamis. Editor mode, kritikus dan pembeli akan membahas pemasaran influencer dan cara menyuntikkan perspektif baru ke dalam industri mode.

Film McQueen, yang merayakan kehidupan perancang busana ternama, Alexander McQueen, akan ditayangkan di bioskop-bioskop terdekat sepanjang pekan mode. Penonton dapat memperoleh diskon 2.000 won dari harga tiket dengan menampilkan foto yang diambil selama setiap acara pekan mode.

“Seoul Fashion Week musim ini bertujuan untuk unggul dalam perannya memberikan para desainer yang sedang naik daun dengan kesempatan untuk bangkit sebagai ahli mode global dan mengubah acara menjadi festival mode terbesar Korea, sehingga publik dapat dengan mudah mengalami dan memahami apa yang benar-benar fashion , ”Kata Jeong Gu-ho, direktur umum Seoul Fashion Week.

Jeong, perancang busana terkenal di sini, telah mengarahkan acara ini selama empat tahun terakhir.

“2019 S / S Hera Seoul Fashion Week akan terus tumbuh sebagai Asia No. 1 Fashion Week dan mengambil lompatan ke depan untuk menjadi acara fashion profesional global,” tambahnya.

Tentang Seoul Fashion Week

SFW adalah acara bisnis mode global yang diselenggarakan oleh kota Seoul, dan diadakan dua kali setahun di SS dan FW musim pada bulan Maret dan Oktober, dan melakukan bisnis strategis setiap musim untuk membuat lompatan ke lima perang mode dunia di New York, Paris, London dan Milan Di sana.

KOLEKSI SEOUL

The Seoul Collection, yang merupakan acara bisnis para desainer terbaik di Korea dan telah menjadi perancang busana ternama, adalah koleksi bunga terbesar di Korea.

GENERATION NEXT

Generation Next adalah kumpulan desainer yang telah bekerja selama lebih dari satu tahun dan merek independen selama kurang dari lima tahun. Generation NeXT, dengan perspektif unik dan ide-ide inovatif, berfungsi sebagai pintu gerbang ke generasi desainer berikutnya.

Kategori
GAYA HIDUP Uncategorized

Faktor-faktor Kemajuan Korea Selatan: Visi, Tekun, Finansial

Untuk kita-kita yang lahir di tahun 1980-an, mungkin saat masih remaja lebih sedikit mendengar negara Korea, baik itu Korea Selatan (Korsel) maupun Korea Utara (Korut). Saat itu, 90-an sampai awal 2000-an, lebih banyak mendengar Hongkong atau Taiwan. Contohnya nonton film Andi Lau yang endingnya selalu ngenes, seringnya mati, dan banyak film lainnya dari Hongkong.

dari-hongkong

Atau nonton film Meteor yang ada Tomingse-Sancai dan segerombol anggota F4 dari Taiwan. Tapi sekarang, kedua negara tersebut tercover oleh Korea Selatan yang semakin maju hampir di segala bidang. Padahal enam dekade lalu, Korea Selatan tercabik perang saudara dan penduduk yang hidup dalam kemiskinan. Tapi kini, Korea Selatan menjadi salah satu Macan Asia dalam perekonomiannya.

Kok bisa ya?

Dikutip dari Liputan6

Melesatnya ekonomi Korea Selatan memang membuat dunia kagum. Tanpa memiliki sumber daya alam seperti minyak atau hutan dan geografisnya yang keras tidak membuat Korea tak bisa apa-apa.

Selepas perang saudara dengan Korea Utara yang berlangsung 1950-1953, Korea Selatan terus bangkit membangun ekonominya hingga menjadi negara maju seperti sekarang ini.

Profesor Seong-Kon Kim, PhD yang pernah menjadi dekan di Seoul National University memberikan penjelasan tentang kunci suksesnya ekonomi Korea kepada peserta The 2nd ASEAN-ROK (Republic of Korea), Next Generation Opinion Leaders Program. Sebuah program dari Korea Foundation selama 15-21 Nopember 2015 yang diikuti perwakilan jurnalis dari 10 negara ASEAN.

Profesor Seong-Kon menyebut tiga kunci yang menjadi kesuksesan Korea Selatan menjadi negara dengan ekonomi yang maju.

1. Pemimpin yang punya visi

Usai perang saudara, pemimpin Korea Selatan memutuskan untuk lebih meningkatkan perekonomian yang bisa mengangkat derajat hidup warganya dan tidak terlalu fokus pada ekonomi militer seperti yang dilakukan tetangganya Korea Utara yang memperkuat ekonomi untuk kepentingan militer.

“Sejak tahun 1960, Korea memutuskan menjadi negara industri dengan fokus pada 3 hal yakni elektronik, otomotif dan perdagangan produk keduanya ke seluruh dunia,” kata Profesor Seong-Kon.

2. Bangsa yang tekun

Minimnya sumber daya alam membuat bangsa Korea tidak dimanjakan oleh alamnya. Sebaliknya menghadapi iklim yang ekstrem, orang Korea harus bisa bertahan. Ketekunan yang dimiliki orang Korea berbuah menjadi budaya kerja yang pantang menyerah dan pentingnya sebuah ketekunan untuk menjadi sukses.

3. Bantuan finansial dari Amerika (Marshall Plan)

Amerika yang menjadi sekutu dan yang membantu Korea Selatan saat perang saudara diakui Profesor Seong-Kon memiliki peran penting di awal-awal kebangkitan Korea. Menurut Profesor Seong-Kon, sebagai bangsa yang baru saja terpuruk setelah perang, memiliki sekutu yang bisa membantu sektor keuangan sangat diperlukan. Namun bantuan keuangan ini tidak membuat Korea terjebak dalam lingkaran hutang seperti yang dialami banyak negara berkembang.

Bantuan yang diberikan Amerika tidak hanya finansial melainkan juga transfer teknologi dan pengetahuan yang akhirnya sangat berguna untuk Korea dalam pengembangan industrinya.

Terbukti dengan 3 kunci itu, ekonomi Korea kini menjadi sangat maju. Produk teknologi Korea diakui dunia seperti KIA, Samsung, LG, industri perkapalan, industri baja, kereta api cepat (KTX Bullet Train) dan banyak lagi.

Korea kini menduduki peringkat 8 dunia untuk perdagangannya setelah Amerika, China, Jerman, Jepang, Prancis, Belanda dan Inggris. Orientasi ekonomi pada ekspor menjadi salah satu pendongkraknya.

Besaran atau ukuran ekonomi Korea Selatan juga menduduki peringkat 12 dunia. Sebagai negara yang menganut paham demokratis, Korea berhasil mengangkat kesejahteraan warganya yang pada 2015 memiliki pendapatan per kapita 28 ribu dolar AS per tahun. Bahkan sebagian besar kelompok masyarakatnya punya pendapatan per kapita 50 ribu dolar per tahun.

Industri MICE

Maraknya aktivitas ekonomi membuat Korea banyak mengadakan pameran atau acara-acara dengan kelas internasional. Efeknya, bisnis MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) ikut tumbuh subur.

Salah satu pameran yang digelar adalah ASEAN Trade Fair 2015 yang berlangsung 18-21 Nopember 2015 di Coex, Seoul Korea. Pameran ini diikuti 10 anggota ASEAN yang bertujuan meningkatkan volume perdagangan, investasi, pariwisata serta memperkaya pertukaran budaya. Masing-masing negara menyajikan produk lokalnya untuk mengambil peluang di pasar Korea serta kesempatan mendapatkan investor.

Ada 10 perusahaan dari Indonesia yang ikut pameran ini yakni PT Fruit-Ing Indonesia, PT Garudafood Putra Putri Jaya, PT Indo American Seafoods, PT Indokom Citra Persada, PT Insan Citraprima Sejahtera, PT Kampung Kearifan Indonesia, PT Manohara Asri, PT Mushroom Factory Indonesia, PT Pondan Pangan Makmur Indonesia, PT Toba Surimi Industries.

Sekjen ASEAN Korea Centre Kim Young-sun mengatakan ASEAN sangat penting sebagai partner Korea, karena kumpulan negara ini memiliki pangsa ekonomi yang besar.

“Korea juga ingin memperkecil kesenjangan dengan ASEAN dengan melakukan capacity building dan integrasi yang lebih baik dengan ASEAN,” ujar Kim Young-sun.

Tak cuma marak acara pameran perdagangan, Korea juga berhasil menjadi tuan rumah Piala Dunia bersama Jepang pada 2002 dan tuan rumah pesta Olimpiade pada 2018. Perlombaan olahraga tingkat dunia seperti ini tak ayal ikut meningkatkan industri MICE negeri ginseng.

Ekonomi K-Pop

faktor-faktor-kemajuan-korea

Keberhasilan di bidang industri rupanya membuat penduduk Korea menjadi lebih kreatif. Industri seni seperti film, drama TV dan musik K-Pop menjadikan bisnis kreatif ini menyumbang banyak pendapatan negara.

Keberhasilan Hallyu atau Korean Wave, dimulai sejak tahun 1993 ketika pertama kali drama Korea masuk ke televisi di China. Drama Korea yang moderen tapi juga tetap mengusung nilai-nilai tradisional Korea ternyata sangat kena dengan kebutuhan hiburan masyarakat China.

Setelah dari China, gelombang budaya Korea juga marak di negara Asia lainnya mulai dari Jepang, Vietnam, Indonesia, Filipina dan hampir semua negara di Asia Tenggara.

“Gelombang budaya Korea mencapai puncaknya ketika beberapa artis Korea mampu menembus Amerika, Inggris, Prancis,” ujar Profesor Seong-Kon.

K-Pop dengan deretan kelompok musik seperti Girls Generation, Super Junior, Big Bang sampai penyanyi Psy dengan lagu Gangnam Style, mampu menyihir pencinta musik global. Psy sampai diundang Presiden AS Barack Obama.

Artis Korea pun bisa menembus perfiliman Hollywood seperti Claudia Kim yang berperan sebagai Dr Helen Co di film Avengers 2. Ada juga aktor Stephen Yeon yang bermain di serial TV Walking Dead. Sementara film kartun Pororo mendulang untung hingga 100 juta dolar AS per tahun.

Pemerintah Korea kini memberikan dukungan yang besar kepada para seniman film maupun musik karena industri kreatif ini memberikan pemasukan devisa yang besar.

Tak cuma kecantikan dan ketampanan artis dan aktor Korea yang membuat orang-orang di belahan dunia lain ingin menirunya. Gaya busana dan make up ala Korea kini menjadi idola kaum wanita.

Pariwisata Melejit

Imbas dari keberhasilan drama Korea salah satunya adalah banyak turis yang datang ke Korea. Tempat-tempat indah dan menawan dalam drama TV membuat orang-orang dari belahan dunia penasaran melihat langsung Korea.Tempat-tempat seperti dalam film Winter Sonata di Pulau Jeju atau drama lain di seputaran Seoul dengan pemandangan metropolitan dan istana kerajaan menjadi daya tarik wisatawan.

Saat ini wisatawan dari China menduduki peringkat nomor satu kunjungan ke Korea yang mencapai 10 juta per tahun. Bayangkan negara dengan penduduk hanya 50 juta itu bisa meraup devisa besar dari sektor pariwisatanya dari belanja turisnya.

Turis tak cuma jalan-jalan, mencoba makanan korea atau membeli make up Korea. Kecantikan orang Korea yang kini sudah sangat akrab dengan operasi plastik, membuat banyak orang memilih Korea sebagai tempat operasi plastik.

 

Kategori
LUAR NEGERI PENDIDIKAN Uncategorized

Di Korea Selatan, Nggak Ada yang Namanya PR buat Murid

Salah satu keluhan bocah sekolah di Indonesia, yakni ada Pekerjaan Rumah atau yang disingkat menjadi PR. Menilik ke negara Asia lainnya, Korea Selatan ternyata telah merencanakan menghilangkan PR yang membuat beban murid Sekolah Dasar (SD).

Departemen Pendidikan Kota Seoul, Korsel, berencana untuk melarang SD ngasih PR ke murid mulai tahun depan. Hal ini buat memperkuat perand pendidikan publik sekaligus mengurangi beban rumah tangga.

Seperti lansiran dari Yonhap 30/8, langkah ini adalah jangka panjang dinas setempat untuk membatasi penyebaran sektor pendidikan swasta yang lebih mahal, memberatkan keuangan rumah tangga.

Korsel merupakan salah satu negara dengan pendidikan paling kompetitif di dunia, banyak siswa yang setelah pulang sekolah, mereka langsung pergi ke pendidikan swasta (les publik / privat) untuk mempelajari lebih lanjut.

Namun tak semua rencana ini akan diterapkan. Ada pengecualian, misalnya ketika guru mempertimbangkan ngasih tugas murid ketika mengejar pelajaran di kelas.

Cho Hee-yoen, Pengawas Departemen Pendidikan Korsel mengatakan bahwa memberi tugas secara serempak untuk murid bakal dilarang. Larangan juga ditujukan kepada guru yang memberikan hukuman ketika murid tidak menyelesaiakan PR mereka.

“Aturan baru ini adalah bentuk harapan kuat kami dengan tujuan semuanya bisa ditangani oleh sistem edukasi publik tanpa adanya proses pembelajaran dulu seperti di lembaga swasta.” kata Cho Hee-yoen.

PR buat Murid

Nah, murid-murid SD di Korea Selatan sekarang merasa merdeka ya…

Kategori
LUAR NEGERI Uncategorized

Politik Korea Utara dan Selatan Memang Tegang, Tapi Olahraga Menyatukan Mereka

Kalau kamu berpikir bahwa Korea Utara memboikot semua acara internasional dan tidak memungkinkan warga sipil untuk bepergian ke luar negeri! Sepertinya itu berita yang salah, guys!

Lee Eun-Ju dari Korea Selatan dan pesaing nya, Hong Un Jong, yang berasal dari Korea Utara. Meskipun negara mereka secara teknis masih berperang, tak membuat kedua atlet saling mencibir, justru bersama-sama mengambil foto selfie bersama.

rio 2016 north korea south

Lee Eun-Ju baru berusia 17 tahun sementara lawannya sudah juara Olimpiade. Hong memenangkan emas di Olimpiade 2008 di Beijing dalam kompetisi women’s vault.

korea damai

Keduanya terlihat mengobrol dan tertawa bersama-sama karena mereka siap untuk bersaing di kualifikasi untuk senam wanita artistik ini. Untungnya, fotografer berada di sana untuk menangkap saat ketika Lee Eun-Ju mengangkat ponsel dengan satu tangan dan membentuk tanda perdamaian dengan Hong Un Jong.