Informasi Lagu “Every Breaking Wave”
- Artis: U2
- Album: Songs of Innocence
- Tanggal Rilis Album: 9 September 2014 (rilis digital gratis mendadak), 10 Oktober 2014 (rilis fisik)
- Penulis Lagu: U2 (Adam Clayton, Dave Evans, Larry Mullen Jr., Paul Hewson)
- Genre: Rock Alternatif, Post-Punk Revival
- Trivia: Lagu ini merupakan salah satu dari tiga lagu baru yang muncul dalam album *Songs of Innocence*. Album ini menjadi terkenal karena secara mengejutkan didistribusikan secara gratis kepada semua pengguna iTunes di seluruh dunia. Lagu ini ditulis dengan fokus pada kerentanan emosional dan dampak pengalaman masa muda terhadap kehidupan dewasa.
Lirik dan Terjemahan (dengan Chords Dasar)
Every breaking wave on the shore
Setiap ombak yang pecah di pantai
Tells the next one there’ll be one more
Memberi tahu yang berikutnya akan ada satu lagi
Every gambler knows that to lose
Setiap penjudi tahu bahwa kalah
Is what you’re really there for
Adalah alasan mengapa kamu benar-benar ada di sana
Summer I was fearless
Musim panas aku tak kenal takut
Now, I speak into an answer phone
Sekarang, aku berbicara ke telepon penjawab
Like every falling leaf on the breeze
Seperti setiap daun yang gugur tertiup angin sepoi-sepoi
Winter wouldn’t leave it alone, alone
Musim dingin tidak akan membiarkannya sendiri, sendiri
If you go
Jika kamu pergi
If you go your way and I go mine
Jika kamu pergi dengan caramu dan aku dengan caraku
Are we so
Apakah kita begitu
Are we so helpless against the tide?
Apakah kita begitu tak berdaya melawan arus?
Baby, every dog on the street
Sayang, setiap anjing di jalanan
Knows that we’re in love with defeat
Tahu bahwa kita jatuh cinta pada kekalahan
Are we ready to be swept off our feet
Apakah kita siap untuk tersapu dari kaki kita
And stop chasing
Dan berhenti mengejar
Every breaking wave?
Setiap ombak yang pecah?
Every sailor knows that the sea
Setiap pelaut tahu bahwa laut
Is a friend made enemy
Adalah teman yang menjadi musuh
Every shipwrecked soul knows what it is
Setiap jiwa yang karam tahu apa rasanya
To live without intimacy
Hidup tanpa keintiman
I thought I heard the captain’s voice
Aku pikir aku mendengar suara kapten
It’s hard to listen while you preach
Sulit untuk mendengarkan saat kamu berkhotbah
Like every broken wave on the shore
Seperti setiap ombak yang pecah di pantai
This is as far as I could reach
Ini adalah sejauh yang bisa kuraih
If you go
Jika kamu pergi
If you go your way and I go mine
Jika kamu pergi dengan caramu dan aku dengan caraku
Are we so
Apakah kita begitu
Are we so helpless against the tide?
Apakah kita begitu tak berdaya melawan arus?
Baby, every dog on the street
Sayang, setiap anjing di jalanan
Knows that we’re in love with defeat
Tahu bahwa kita jatuh cinta pada kekalahan
Are we ready to be swept off our feet
Apakah kita siap untuk tersapu dari kaki kita
And stop chasing
Dan berhenti mengejar
Every breaking wave?
Setiap ombak yang pecah?
The sea knows where are the rocks
Laut tahu di mana batu-batu itu berada
And drowning is no sin
Dan tenggelam bukanlah dosa
You know where my heart is
Kamu tahu di mana hatiku berada
The same place that yours has been
Tempat yang sama tempat hatimu pernah berada
We know that we fear to win
Kita tahu bahwa kita takut untuk menang
And so we end before we begin
Maka kita berakhir sebelum kita mulai
Before we begin
Sebelum kita mulai
If you go
Jika kamu pergi
If you go your way and I go mine
Jika kamu pergi dengan caramu dan aku dengan caraku
Are we so
Apakah kita begitu
Are we so helpless against the tide?
Apakah kita begitu tak berdaya melawan arus?
Baby, every dog on the street
Sayang, setiap anjing di jalanan
Knows that we’re in love with defeat
Tahu bahwa kita jatuh cinta pada kekalahan
Are we ready to be swept off our feet
Apakah kita siap untuk tersapu dari kaki kita
And stop chasing
Dan berhenti mengejar
Every breaking wave?
Setiap ombak yang pecah?
Makna Lagu “Every Breaking Wave”
“Every Breaking Wave” adalah lagu yang sangat metaforis, menggunakan citra laut dan gelombang untuk menggambarkan tema kerentanan, keraguan diri, dan ketakutan akan kegagalan atau bahkan keberhasilan dalam hubungan pribadi. Bono sering menggunakan metafora alam, dan di sini, ombak melambangkan kekuatan yang tak terhindarkan (takdir, waktu, atau perubahan) yang terus datang.
Metafora Ombak dan Arus: Baris-baris awal, seperti ombak yang memberi tahu ombak berikutnya akan datang, menekankan siklus dan ketidakmungkinan menghentikan waktu atau perubahan. Pelaut yang tahu laut adalah ‘teman yang menjadi musuh’ mencerminkan bagaimana hal-hal yang kita cintai atau andalkan (seperti laut bagi pelaut) juga bisa menjadi sumber bahaya terbesar.
Ketakutan akan Keberhasilan (Fear to Win): Inti dari lagu ini terletak pada pengakuan bahwa seringkali manusia takut untuk benar-benar berhasil atau mencapai keintiman sejati karena itu berarti perubahan dan kehilangan kendali. Frasa “Knows that we’re in love with defeat” (Tahu bahwa kita jatuh cinta pada kekalahan) menyoroti kecenderungan manusia untuk tetap berada dalam zona nyaman kegagalan yang akrab daripada menghadapi ketidakpastian kemenangan.
Kerentanan dan Keintiman: Lirik ini berbicara tentang perasaan terputus dan sulitnya mencapai keintiman (“live without intimacy”). Pertanyaan “Are we so helpless against the tide?” menanyakan apakah kita membiarkan diri kita tersapu oleh keadaan atau ketakutan kita sendiri, alih-alih mengambil kendali atau menghadapi emosi yang sebenarnya.
Secara keseluruhan, lagu ini adalah refleksi melankolis tentang perjuangan internal untuk menerima kerentanan, mengatasi ketakutan akan hal yang tidak diketahui, dan berani menerima cinta serta keberhasilan sebelum kesempatan itu berlalu.






