Vokalis Linkin Park Chester Bennington Mati Bunuh Diri

Ini bukan hoax, Chester Bennington mati bunuh diri – kejadiannya cukup memilukan dan bakal mengisi headline news berita di dunia, bahkan di Indonesia. Vokalis Linkin Park Chester Bennington telah meninggal dunia pada usia 41 tahun, laporan dari LA County Coroner (20 Juli 2017).

Alasan bunuh diri

Belum ada konfirmasi dari pihak forensik.

NOTE: Sebelumnya, saya menulis berita kematian pada Chris Cornell bulan Mei dan saya ‘ngaco’ kalau akan ada lagi kasus bunuh diri, dan saya sebut saja Chester. Silakan baca arsip disini: https://www.mediamuda.com/ex-audioslave-chris-cornell-tewas-bunuh-diri-dengan-menggantung-lehernya/

Petugas mengatakan bahwa Bennington melakukan gantung diri. Mayatnya ditemukan di sebuah rumah pribadi di daerah LA pada kamis pukul 09:00 waktu setempat (malam jum’at pukul 00.00).

Chester Bennington dikatakan dekat dengan vokalis Soundgarden Chris Cornell, bunuh diri pada bulan Mei.

Dibentuk pada tahun 1996, Linkin Park telah menjual lebih dari 70 juta album di seluruh dunia dan memenangkan dua Grammy Awards.

Band ini memiliki serangkaian hits termasuk Faint, In The End dan Crawling, dan berkolaborasi dengan rapper Jay-Z.

Untuk kalian sebagai generasi yang tumbuh di awal tahun 2000an, pasti kalian tahu benar Hybrid Theory. Album ini terjual lebih dari 30 juta kopi di seluruh dunia dan tetap menjadi salah satu album penjualan terbesar yang dirilis sejak awal milenium.

Trik sukses Linkin Park adalah memadukan elemen metal dan rock dengan rap dan hip-hop untuk membentuk genre nu-metal pada lagu-lagu seperti Crawling, In The End dan Numb.

Tak diragukan lagi bahwa magnet utama linkin park adalah Chester. Dia memiliki vokal serak yang sangat khas.

Sementara persona vokalnya bisa digambarkan sebagai orang yang marah dan kasar, secara pribadi dia bersikap hangat, artikulatif dan lucu.

Album terbaru band ini, One More Light, melihat arahan yang berbeda saat mereka bekerja dengan penulis lagu pop pop Julia Michaels dan Justin Tranter – dan berkolaborasi dengan artis Badge Inggris Stormzy.

Bennington juga ikut andil dalam band The Stone Temple Pilot antara tahun 2013 dan 2015, serta kelompok supergroup Dead by Sunrise dan Kings of Chaos.

Dia meninggalkan seorang istri, dan enam anak dari dua pernikahan.

Penyanyi tersebut dikatakan telah bertahun-tahun berjuang keras dengan penyalahgunaan alkohol dan narkoba, dan telah berbicara di masa lalu tentang renungan bunuh diri sebagai akibat menjadi korban pelecehan saat masih kecil.

Bennington menulis sebuah surat terbuka kepada mendiang Chris Cornell:

You have inspired me in ways you could never have known… I can’t imagine a world without you in it.

“Anda telah mengilhami saya dengan cara yang tidak pernah Anda ketahui … Saya tidak dapat membayangkan sebuah dunia tanpa Anda di dalamnya.”

Aktifitas Chester terakhir di medsos adalah membagikan tweet dari Seth Borenstein tentang sampah plastik yang menumpuk.

aktifitas terakhir chester

 

Persembahan terakhir, Linkin Park merilis music video “Taking To Myself” di hari yang sama.

Good bye Chester…

(Jimmy)

(Visited 194 times, 8 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *