Waktu yang tepat Main ke Teman di Perantauan
April 18, 2017
0

Kedengarannya sih sepele, orang biasanya bilang “bro, mainlah kesini” misal ada sodara atau teman yang ada di perantauan. Kalau waktunya nggak tepat, bisa jadi bikin suasana jadi canggung.

Kok bisa sih?

Sebenarnya ada beberapa faktor, dan yang paling nyata adalah finansial.

Walaupun teman terlihat sudah mapan, namun yang namanya hidup diperantauan, seperti yang saya lihat, kebanyakan mereka sangat hati-hati dalam memanajemen keuangan. Ok, misal orang punya penghasilan 10juta, dalam satu bulan uang dihabiskan untuk bayar cicilan rumah 3 juta, cicilan mobil 3 juta, motor 2 juta, dan biaya hidup hanya tersisa 2 juta. Nah duit segitu susah buat neko-neko dalam sebulan. Dan, tak sedikit juga orang yang punya gaji mepet, tapi di facebook terlihat keren di perantauan “Biar tekor asal kesohor”.

Tips ala gembel:

Buat kalian yang lagi cekak, kantong bolong dan dompet isinya hanya butiran debu, hehe. Mengunjungi teman di perantauan akan lebih menggebirakan kalau datang pada awal bulan. Kenapa? udah bisa kalian tebak, buat pekerja ini adalah waktu orang baru aja gajian. Otomatis, mereka nggak akan keberatan kalau mau ngajak nongrong ke restoran atau sekedar ngopi-ngopi di cafe. Bahkan kalau kamu pasang muka melas, pulang-pulang bakal dikasih uang saku. Hahaha, hidup gembel!

Lalu, bagaimana jika teman bukan pekerja – misalnya jualan atau usaha yang nggak nentu? hampir nggak ada bedanya, awal bulan tetap waktu yang paling baik. Karena perputaran uang begitu cepat, pedagang pun ikut kecipratan.

Kebalikannya, kalau kita banyak rezeki, akan lebih keren kalau datangnya pertengahan sampai akhir bulan. Datang bak pahlawan, mereka bisa menyebut kita “bos telah datang” hahaha.

Khusus untuk mengunjungi calon bini, waktu kapan aja nggak masalah. Namun yang jadi masalah adalah duit yang kita punya. Makanya, cari duit yang banyak genk…

Advertisement

(Visited 52 times, 3 visits today)

Info Terkait

Mobil Minibus Bikin Nyemplung Dua Truk Derek Gede Suatu ketika, ada sebuah mobil minibus jatuh ke laut. Untuk mengankat mobil sampai ke darat, datanglah truk derek A. Yup, superhero is coming! &...
Tips Menggunakan Tongkat Selfie “Tongsis” Supaya Nggak Ganggu Orang Lain Berikut adalah tips menggunakan tongkat selfie atau yang disebut 'tongsis' (tongkat narsis) supaya nggak ganggu orang lain yang sedang ngupil di jalan...
Alasan Kenapa “Ngobok Sayuran” itu Nggak Baik Jika kalian orang jawa (wong jowo) atau punya teman dari sana, maka akan mendengar istilah 'ngoboki jangan' atau dalam bahasa Indonesianya 'ngobok - n...
Anak Galau: “Mungkin Emang Saatnya Ganti Warnet” Rasa gelisah tidak hanya menimpa pemuda atau remaja, bahkan bocil alias bocah cilik yag masih SD pun mengalami kegalauan yang luar biasa. Sebuah dr...
Stupid of The Day: Kaos Benua Asia, atau Afrika? Ada yang aneh dengan kaos yang satu ini. Kalau dilihat dari bahannya sih, keliatannya oke! enak dipake... tapi kok, kayaknya ada yang aneh. Sam...
Sindoro Sumbing Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing, adalah versi nyata coretan tangan manusia yang memiliki cita-cita menjadi dokter, presiden, dan pilot. Sebenarny...
Basa Jawa Lebih Efisien daripada Bahasa Inggris Tentunya kita sudah tahu bahwa Bahasa Jawa (basa jawa / boso jowo) banyak digunakan di daerah Jawa Tengah, Jawa Timur dan sebagian di negara Suriname....
Visi Media Muda Awal terbuat Awalnya nggak sengaja saya iseng bikin sebuah website. Dan ketika mencoba memasukkan beberapa nama untuk pendaftaran nama domain, banyak...

Mediamuda.com disponsori oleh:

REKA MERCHANDISE

Kunjungi: tokoreka.com

Pusatnya Cetak Mug Premium & Custom Souvenir Kekinian