PERINGATAN ANALIS: Lagu ini menggambarkan situasi pelarian dari sosok yang menakutkan (“man she’s grown so fearful of”). Metafora kacamata hitam di malam hari mengindikasikan upaya menyembunyikan memar atau luka fisik akibat kekerasan.
Lirik & Terjemahan Lengkap
Verse 1: The Escape
Out of the house, she grabs the keys, runs for the hills and doesn’t leave a letter.
Keluar dari rumah, dia menyambar kunci, lari menuju perbukitan dan tidak meninggalkan surat.
Away from the man that she’s grown so fearful of. I don’t ever want to see you again.
Menjauh dari pria yang sangat dia takuti. Aku tidak pernah ingin melihatmu lagi.
Verse 2: The Bruises
Why, oh why, do you wear sunglasses in the home when the sun went down about an hour ago?
Kenapa, oh kenapa, kau memakai kacamata hitam di dalam rumah padahal matahari sudah terbenam sejam yang lalu?
Life should not be that way. Speak now or forever hold your peace in pieces.
Hidup tidak seharusnya seperti itu. Bicaralah sekarang atau selamanya simpan damaimu dalam kepingan.
Chorus
Dream of demons while you sleep that make you stutter when you speak.
Memimpikan iblis saat kau tidur yang membuatmu gagap saat kau berbicara.
Bridge: The Tributes
Bookends, Blue and Clarity, to The Wall and Grace. Darkside, Wish and a toast to the late Figure 8.
Bookends, Blue dan Clarity, untuk The Wall dan Grace. Darkside, Wish dan penghormatan untuk mendiang Figure 8.
The writers weren’t kidding about how all good things must end.
Para penulis tidak bercanda tentang bagaimana semua hal baik harus berakhir.
Struktur & Chord
Tuning: Standard (E A D G B e)
[Intro/Verse]:
A – E – F#m – D
[Chorus]:
A E
Always up or down
F#m D
Never down and out
A E
Dream of demons while you sleep…
[Bridge]:
D – E – A – F#m
(Bagian tribute album)
Analisis Makna
Simbol / Frasa
Interpretasi Mediamuda.com
“Sunglasses in the home”
Simbolisme universal untuk menyembunyikan luka fisik (memar) di wajah akibat kekerasan domestik.
“Dream of demons”
Representasi dari trauma (PTSD) yang menghantui alam bawah sadar hingga mengganggu kemampuan komunikasi korban.
“Peace in pieces”
Sebuah permainan kata (pun). Alih-alih mendapatkan ketenangan (peace), korban hanya mendapatkan kepingan (pieces) dari hidup yang hancur.
“Tribute List”
Daftar album legendaris (Pink Floyd, Elliott Smith, dll) sebagai simbol bahwa musik adalah satu-satunya pelarian yang “terlalu baik untuk dilepaskan”.
Fakta Mendalam
Referensi Album Ikonik
Bagian bridge menyebutkan album-album favorit band: *The Wall* (Pink Floyd), *Grace* (Jeff Buckley), *Blue* (Weezer), *Clarity* (Jimmy Eat World), dan *Figure 8* (Elliott Smith). Ini menunjukkan akar musikal TAI.
Struktur Narasi
Lagu ini secara unik menggabungkan kisah tragis tentang kekerasan rumah tangga dengan perjalanan personal band di jalanan (*on the road*), menciptakan kontras antara penderitaan di rumah dan kebebasan di luar.