Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

Kalau Majalengka adalah “Avatar Pengendali Angin” cabang Jawa Barat, maka Nganjuk adalah cabang Jawa Timurnya. Julukannya sama persis: Kota Angin. Bedanya, angin di sini aromanya campur aduk antara debu dan bawang merah.
Selamat datang di Nganjuk. Sebuah kabupaten yang terjepit di antara Gunung Wilis dan Pegunungan Kendeng. Posisi geografis “lorong” inilah yang bikin angin di sini nggak santai. Julukannya adalah Kota Angin. Kalau kamu punya cita-cita jadi model iklan sampo yang rambutnya berkibar indah, datanglah ke Nganjuk. Gratis, nggak perlu kipas angin studio.
Angin di Nganjuk itu unik. Dia berhembus kencang, konsisten, dan membawa material debu. Selain itu, Nganjuk juga dikenal sebagai Kota Brambang (Bawang Merah). Produksi bawang merah di sini gila-gilaan. Jadi kalau kamu nangis di Nganjuk, itu bukan karena sedih diputusin pacar, tapi karena pedih kena angin campur aroma irisan bawang.
Tempat wisata paling legendaris adalah Air Terjun Sedudo. Mitosnya kuat banget: mandi di sini bisa bikin awet muda. (Syarat dan ketentuan berlaku, ya). Kalau lapar, cari Nasi Becek. Ini sejenis gulai kambing/sapi dengan kuah santan yang gurih dan segar, dikasih irisan seledri dan tauge. Rasanya bikin lupa sama angin ribut di luar.
Tips analis agar kamu tidak ‘masuk angin’ di kota ini:
Kesimpulan: Nganjuk adalah kota yang mengajarkan kita untuk tetap kokoh berdiri meski diterpa badai (angin). Kota yang sederhana, tapi punya karakter kuat dan rasa (bawang) yang tajam.
