Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

Cirebon itu lebih… “berbumbu” (secara harfiah karena terasi).
Selamat datang di Cirebon. Kota unik di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah. Bahasanya campur-campur (Jawa-Sunda), budayanya kaya, dan udaranya… panasnya naudzubillah. Julukannya ada dua: Kota Wali (karena Sunan Gunung Jati) dan Kota Udang. Tapi bagi pecinta kuliner, ini adalah “Kota Empal Gentong”.
Julukan “Kota Wali” bikin Cirebon terasa sakral. Tapi julukan “Kota Udang” bikin kita langsung laper. Udang di sini bukan cuma buat digoreng tepung, tapi diolah jadi benda pusaka bernama Terasi Udang Cirebon. Baunya tajam, warnanya gelap, tapi kalau sudah masuk sambal, rasanya bisa bikin mertua lewat nggak kelihatan.
Analisis cuaca: Cirebon itu panas. Mataharinya terasa ada sembilan. Kalau kamu keluar siang bolong tanpa jaket, kulitmu bisa matang medium rare dalam 5 menit.
Selain makanan, Cirebon punya motif batik paling ikonik: Mega Mendung (awan berarak). Bentuknya keren, gradasi warnanya ciamik. Filosofinya tentang kesabaran. Cocok banget dipakai warga Cirebon yang harus sabar menghadapi panasnya cuaca dan macetnya Pantura.
Tips analis agar kamu selamat di Kota Udang:
Kesimpulan: Cirebon itu kota yang “berasa”. Panasnya berasa, terasinya berasa, sejarahnya berasa. Kota yang wajib dikunjungi minimal sekali seumur hidup (buat makan Empal Gentong).

Cirebon Java Heritage Taste (1)
Cirebon Java Heritage Taste (2)
Cirebon Java Heritage Taste (3)
Cirebon Java Heritage Taste (4)
Ikon Kota: Udang, Wali & Kuliner
Kuliner Khas: Nasi Jamblang