Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

Ini adalah “Permata”-nya Madura. Letaknya di ujung paling timur pulau. Kalau kamu berpikir Madura itu keras, mainlah ke Sumenep. Di sini vibes-nya ningrat, bahasanya halus, dan udaranya bikin panjang umur.
Selamat datang di ujung timur Pulau Garam. Sumenep punya branding yang sangat berkelas: The Soul of Madura (Jiwanya Madura). Selain itu, ia juga diakui UNESCO sebagai Kota Keris karena punya pengrajin keris terbanyak di dunia. Jadi, Sumenep ini adalah perpaduan antara ketenangan jiwa dan ketajaman seni.
Kalau Jawa Tengah punya Solo (Surakarta) yang halus dan ningrat, maka Madura punya Sumenep. Di sini, stereotip orang Madura yang bicaranya keras dan galak itu gugur seketika. Warga Sumenep bicaranya pelan, santun, dan memakai tingkatan bahasa yang rumit. Ini karena Sumenep adalah pusat kerajaan (Keraton) di masa lalu. Jadi, jangan kaget kalau kamu merasa seperti sedang bertamu ke rumah bangsawan.
Ikon utamanya adalah Keraton Sumenep dengan gerbang Labang Mesem (Pintu Tersenyum) yang ikonik. Arsitekturnya campuran Cina, Eropa, dan Islam. Keren abis. Soal perut, kamu wajib coba Kaldu Kokot. Ini bukan soto biasa, tapi sup kacang hijau (iya, kacang hijau!) yang dimasak gurih dengan kikil/kaki sapi. Rasanya aneh di pikiran, tapi pecah di lidah.
Tips analis agar kamu menikmati sisi ningrat Madura:
Kesimpulan: Sumenep adalah wajah Madura yang teduh. Kaya sejarah, kaya oksigen, dan kaya rasa. Tempat yang pas buat menepi dari hiruk pikuk sambil belajar jadi ningrat.





